SKETSA VITAL DARI WAHYU ILAHI DALAM KITAB KELUARAN, IMAMAT, DAN BILANGAN MENGENAI EKONOMI ALLAH TERHADAP UMAT PILIHAN DAN TEBUSAN-NYA (5)
Pembacaan Alkitab: Kol. 1:12; Ef. 3:8; Flp. 1:19
Dalam berita ini kita akan menyimpulkan sketsa vital dari wahyu ilahi dalam Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan mengenai ekonomi Allah terhadap umat pilihan dan tebusan Allah.
V. LAMBANG YANG PENUH DARI GEREJA
DALAM KESATUAN MISTIKAL DENGAN KRISTUS YANG ALMUHIT
(PERWUJUDAN ALLAH TRITUNGGAL YANG
TELAH MELALUI PROSES DAN DISALURKAN)
Kelihatannya, Perjanjian Lama tidak memiliki hubungan dengan gereja. Sebenarnya sejarah orang Israel yang dicatat dalam Perjanjian Lama adalah gambaran hidup gereja. Kita perlu memiliki pemahaman ini ketika kita membaca Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan. Jika kita memiliki pandangan ini, kita akan melihat bahwa dalam wahyu ilahi dalam Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan kita memiliki lambang yang penuh dari gereja dalam kesatuan mistikal dengan Kristus yang almuhit (yang adalah perwujudan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan disalurkan).
A. Lambang yang Penuh dari Gereja
Pertama-tama, mari kita bahas lambang yang penuh dari gereja dan kemudian perkara kesatuan mistikal dengan Kristus yang almuhit.
1. Dipilih oleh Allah
Ulangan 7:6 mengatakan, “Sebab engkaulah umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu; engkaulah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala bangsa di atas muka bumi untuk menjadi umat kesayangan-Nya.” Dalam lambang, ini menunjukkan bahwa gereja dipilih oleh Allah.
2. Ditebus Terlepas dari Penghakiman Allah dan Diselamatkan dari Belenggu Kejatuhan
Perlambangan dalam Keluaran 1, 12, dan 14 menunjukkan bahwa gereja telah ditebus terlepas dari penghakiman Allah dan diselamatkan dari belenggu kejatuhan. Sebagai kaum beriman hari ini, kita tahu hal ini dan mengalaminya.
3. Menikmati Perawatan Ilahi, dan Kristus sebagai Persediaan Surgawi dan Ilahi
Setelah ditebus terlepas dari penghakiman Allah dan diselamatkan dari perbudakan kejatuhan, kita, seperti orang Israel dalam Perjanjian Lama, sekarang menikmati perawatan ilahi dan Kristus sebagai persediaan surgawi dan ilahi (Kel. 15—17). Di bawah perawatan Allah, kita menikmati perawatan dan pengasuhan-Nya dengan Kristus sebagai persediaan kita, sebagai manna, sebagai air hidup yang mengalir dari batu karang yang dipukul yang mengikuti kita, dan sebagai kayu atau pohon (Kristus yang tersalib) yang dilemparkan ke dalam air pahit. Bagaimanapun lingkungan kita, jika kita menerapkan Kristus yang tersalib kepada situasi kita, air pahit akan menjadi manis (Kel. 15:23-25). Ini adalah aspek Kristus sebagai persediaan surgawi dan ilahi. Aspek lain dilambangkan oleh dua belas mata air dan tujuh puluh pohon kurma di Elim (Kel. 15:27).
4. Menerima Wahyu Ilahi dan Dilatih Mengenal Allah,
Dibangunkan Bersama Allah dalam Trinitas Ilahi-Nya
sebagai Tempat Tinggal-Nya di Bumi bagi Ekspresi
dan Kesaksian Allah Tritunggal,
dan dalam Jabatan Imam bagi Pelayanan Ilahi
Di Gunung Sinai orang Israel menerima wahyu ilahi yang dicatat dalam Keluaran 19—40 dan Imamat 10—27. Wahyu ini ajaib; tulisan filsafat manusia, tidak dapat dibandingkan dengannya. Lambang di sini melambangkan bahwa gereja hari ini telah menerima wahyu Allah. Di Gunung Sinai orang Israel bukan hanya menerima wahyu ilahi, tetapi juga dilatih mengenal Allah, dibangun bersama Allah dalam trinitas ilahi-Nya sebagai tempat tinggal-Nya di bumi bagi ekspresi dan kesaksian Allah Tri-tunggal, dan dalam jabatan imam bagi pelayanan ilahi. Orang Israel tinggal di Gunung Sinai selama sembilan bulan, dan selama waktu ini mereka dilatih oleh Tuhan. Kita dapat mengatakan bahwa melalui pelatihan ini mereka menjadi umat yang berbudaya ilahi, dengan Allah sendiri sebagai susunan utama budaya ini. Dalam hidup gereja hari ini, kita juga sedang dilatih oleh Tuhan dalam mengenal Dia, dibangun bersama Dia, dan dalam melayani Dia.
5. Dibentuk Menjadi Pasukan Allah untuk Berperang bagi Ekonomi Allah
Menurut Kitab Bilangan, orang Israel dibentuk menjadi pasukan Allah untuk berperang bagi ekonomi Allah (Bil. 1—4; 21:1-4, 21-35; 31:1-12). Kita memiliki wahyu serupa dalam Surat Efesus. Lima pasal pertama surat ini cukup untuk mewahyukan mengenai gereja. Tetapi dalam pasal 6, Paulus selanjutnya memperlihatkan kepada kita bahwa kaum beriman telah dibentuk menjadi pasukan untuk berperang bagi ekonomi Allah.
6. Berjalan Bersama Allah dan Mengalami Halanganhalangan dan Ujian-ujian untuk Dimurnikan
Gereja hari ini juga berjalan bersama Allah dan mengalami halangan-halangan dan ujian-ujian untuk dimurnikan. Sebelum kita beroleh selamat, kita mengembara di padang gurun duniawi oleh kita sendiri, tetapi sekarang karena kita telah beroleh selamat, kita berjalan bersama Allah. Allah adalah rekan kita bukan saja di samping kita, tetapi terutama di dalam kita. Kadang-kadang kita tidak ingin berjalan bersama Dia, tetapi Dia terus berjalan bersama dengan kita, dan hadirat-Nya mengubah perjalanan kita. Pada kesempatan lain kita mungkin menyebabkan Dia tidak senang dengan kita atau mungkin kita tidak setuju dengan Dia, tetapi kita tidak bisa meninggalkan Dia. Bahkan jika kita memutuskan untuk berhenti berjalan bersama Dia, Dia tidak akan berhenti berjalan bersama kita, dan akhirnya kita harus kembali kepada Dia untuk menjadi satu dengan Dia.
Ketika kita berjalan bersama Tuhan, kita mengalami halangan-halangan dan ujian-ujian untuk memurnikan kita. Ujian-ujian dan halangan-halangan ini berhubungan dengan sifat “antik” kita. Anggota-anggota keluarga kita, saudara dan saudari dalam gereja, dan berbagai orang dan perkara dalam lingkungan kita berkebalikan dengan kita dan menjadi halangan-halangan kita. Namun, halangan-halangan ini diperlukan untuk memurnikan kita.
7. Disiapkan Allah untuk Mengambil Kristus yang Almuhit sebagai Tanah Permai
Sebagai hasil dari yang di depan, gereja disiapkan Allah untuk memperoleh Kristus yang almuhit sebagai tanah permainya.
B. Dalam Kesatuan Mistikal dengan Kristus yang Almuhit (Perwujudan Allah Tritunggal yang Telah Melalui Proses dan Disalurkan)
Lambang yang penuh dari gereja dalam Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan adalah lambang gereja dalam kesatuan mistikal dengan Kristus yang almuhit (yang adalah perwujudan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan disalurkan). Kesatuan mistikal ini adalah nasib dan takdir kita. Dalam berbagai jenis lingkungan dan berhubungan dengan berbagai orang, kita dapat berkata, “Oh Tuhan Yesus, aku perlu Engkau!” Apakah artinya kita memberi tahu Tuhan bahwa kita perlu Dia? Ini sebenarnya berarti bahwa kita menikmati Dia. Hari demi hari, kita menikmati Kristus yang almuhit, yaitu perwujudan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan disalurkan, sebagai tanah permai kita.
1. Sebagai Paskah dan Roti yang Tidak Beragi
Menurut lambang dalam Kitab Keluaran, mula-mula kita menikmati Kristus sebagai Paskah dan roti yang tidak beragi (1Kor. 5:7-8). Paskah adalah untuk keselamatan kita, dan roti yang tidak beragi adalah untuk kita menempuh kehidupan tanpa dosa.
2. Sebagai Manna Surgawi dan Batu Karang yang Mengalirkan Air Hidup
Setelah mengalami Kristus sebagai Paskah dan setelah memulai menikmati Dia sebagai roti yang tidak beragi, selanjutnya kita menikmati Dia sebagai manna surgawi dan batu karang yang mengalirkan air hidup (1Kor. 10:3-4).
3. Sebagai Hukum Ilahi untuk Ekspresi Allah,
Mengemban Gambar Allah, supaya Manusia Dapat Mengenal Allah
Bahkan hukum Taurat adalah lambang Kristus, karena hukum Taurat melambangkan Kristus sebagai ekspresi Allah, mengemban gambar Allah, supaya manusia dapat mengenal Allah (Yoh. 1:18; Ibr. 1:3a).
4. Sebagai Kemah Allah, dengan Tabut sebagai Inti Kesaksian Allah
Yohanes 1:14 mewahyukan bahwa Kristus berkemah di antara kita. Dia adalah Kemah Allah, dengan tabut sebagai inti kesaksian Allah.
5. Sebagai Tempat Pendamaian Allah untuk Bertemu dengan Manusia dalam Kebenaran-Nya
Menurut Roma 3:25, Kristus adalah tempat pendamaian, penutup tabut, tempat Allah bertemu dengan manusia dalam kebenaran-Nya. Kristus adalah tempat di mana Allah bertemu dengan umat-Nya.
6. Sebagai Imam Besar yang Memikul dan Memeluk Umat Tebusan Allah
Dalam Perjanjian Lama imam besar mengenakan tutup bahu dan tutup dada. Ini melambangkan Kristus sebagai Imam Besar memikul dan memeluk dalam kasih umat tebusan Allah (Ibr. 4:14-15; 7:25-26).
7. Sebagai Semua Kurban Persembahan untuk Kaum Beriman
Perjanjian Lama melambangkan dan Perjanjian Baru mewahyukan bahwa Kristus adalah semua kurban persembahan untuk kaum beriman (Ibr. 10:5-7, 9-10).
8. Sebagai Hari Sabat dan Semua Hari Raya untuk Kaum Beriman
Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan banyak mengatakan mengenai hari Sabat dan hari raya. Ini melambangkan Kristus sebagai realitas hari Sabat dan semua hari raya untuk kaum beriman (Kol. 2:16-17).
9. Sebagai Orang Nazir Sejati yang Hidup Mutlak untuk Allah
Bilangan 6 membicarakan nazar orang nazir. Kristus adalah orang nazir sejati yang hidup mutlak untuk Allah (Flp. 2:8; Ibr. 10:9; lihat Mat. 2:23 dankuning catatan 2).
10. Sebagai Lembu Betina Merah untuk Membasuh Kenajisan Kaum Beriman
Kristus juga realitas dari lambang lembu betina merah untuk membasuh kenajisan kaum beriman (1Yoh. 1:7).
11. Sebagai Ular Tembaga untuk Menghapus Dosa Kaum Beriman,
supaya Mereka Dapat Memperoleh Hayat yang Kekal
Yohanes 3:14 dan 15 mewahyukan bahwa Kristus adalah ular tembaga untuk menghapus dosa kaum beriman supaya mereka dapat memperoleh hayat yang kekal.
12. Sebagai Kota-kota Perlindungan untuk Kaum Beriman
Hari ini kita juga dapat menikmati Kristus sebagai Dia yang adalah kota-kota perlindungan untuk kaum beriman (Ef. 1:7).
13. Sebagai Tanah yang Almuhit
dengan Suplai Limpah Lengkap untuk Kaum Beriman
Akhirnya, Kristus adalah tanah yang almuhit dengan suplai limpah lengkap untuk kaum beriman (Kol. 1:12; Ef. 3:8; Flp. 1:19). Ini adalah untuk membangun rumah Allah di bumi (Ef. 2:19; 1Tim. 3:15), untuk mendirikan Kerajaan Allah di bumi (Kis. 1:3; Rm. 14:17), dan, akhirnya, untuk merampungkan rumah Allah dan Kerajaan Allah sebagai Yerusalem Baru dalam kekekalan untuk menggenapkan ekonomi kekal Allah (Why. 21:1-2). Karena itu, apa yang digambarkan mengenai gereja dalam Kitab Keluaran, Imamat, dan Bilangan akan memiliki perampungan sempurnanya dalam Yerusalem Baru dalam langit baru dan bumi baru selama-lamanya.
?
Buku-buku Yasperin
Watchman Nee Witness Lee
Karakter
Buku Karangan Watchman Nee
Buku-buku Umum
Buku Seri Dua Belas Bakul
Buku Seri Pembinaan Dasar
Buku-buku Umum
Allah Abraham, Ishak dan Yakub
Hayat Yang Menang
Hidup Dalam Hukum Hayat
Hidup Oleh Iman
Kehidupan Orang Kristen Yang Normal
Kehidupan Gereja Yang Normal
Kudus Dan Tidak Bercela
Manusia Rohani 1
Manusia Rohani 2
Manusia Rohani 3
Remuknya Insan Keluarnya Roh
Buku Seri Dua Belas Bakul
Volume :
01 02 03 04 05 06 07 08 09 10
Buku Seri Pembinaan Dasar
Bangun-Pagi2 Baptisan Berbagai-Jenis-Sidang
Berdoa Bersaksi Bersidang
Cara-Mengatur-Keuangan Didikan-dan-Hajaran
Hari-Tuhan Kehidupan-Kita Jabatan-Imam
Jalan-Gereja Jika-Seorang-Berbuat-Dosa
Kelepasan Kesatuan Keselamatan-Seisi-Keluarga
Konsikrasi Masalah-Penudungan-Kepala Masuk-Gereja
Melawan-Iblis Membaca-Alkitab Memilih-Jodoh
Memimpin-Orang-Kepada-Tuhan
Mencari-Kehendak-Kekal-Allah Mengasihi Saudara
Menyanyi Minta-Maaf-Ganti-Rugi Mulut-Mengaku
Orang-Tua Pakaian-dan-Makanan Pemecahan-Roti
Pengampunan-dan-Pemulihan Pengampunan-Siasat
Pengaturan-Roh-Kudus Penumpangan-Tangan
Penyakit Penyelesaian-Perkara-Lampau Pernikahan
Pertapaan Pisahkan-Diri-Dari-Dunia
Profesi-Kaum-Beriman Puji-Pujian Reaksi-Orang-Beriman
Rekreasi Suami-Istri Teman
Terhapusnya-Segala-Perbedaan Tubuh-Kristus
Tutur-Kata Wewenang-Gereja
Buku Karangan Witness Lee
Karakter
Benar Tepat Ketat Rajim Lapang
Cermat Stabil Sabar Dalam Murni
Seimbang Tenang Tulus Umum Terbuka
Akrab Gairah Luwes Teguh Lembut
Taat Derita Rendah Miskin Tekun
Sulit Tekan Jernih Murah-Hati Bobot
?
PELAJARAN HAYAT
SURAT EFESUS
BERITA
01 02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24 25