RODA-RODA YANG TINGGI DAN MENAKUTKAN
Pembacaan Alkitab : Yeh. 1:15-21
Butir-butir dalam Yehezkiel 1 disajikan dalam urutan yang baik. Pertama, kita memiliki angin dan diikuti oleh awan, api, dan suasa. Kemudian makhluk-makhluk hidup tampil dengan empat muka untuk mengekspresikan Kristus secara korporat. Kemudian kita memiliki sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu. Semua hal ini adalah untuk koordinasi. Makhluk-makhluk hidup bergerak secara koordinasi. Pasal ini maju untuk berbicara mengenai api yang naik dan turun dan bara api yang membara dan sumbu yang terbakar. Setelah semua hal ini, ayat 15 sampai 21 menjelaskan roda-roda yang tinggi dan menakutkan. Di samping masing-masing makhluk hidup terdapat sebuah roda. Roda-roda ini sangat tinggi sehingga menakutkan; roda-roda ini tinggi yang menakutkan. Dalam berita ini kita akan mempertimbangkan makna dari roda-roda yang tinggi dan menakutkan.
Roda adalah untuk bergerak, bukan dengan cara yang biasa, tetapi dengan cara khusus. Di rumah, ketika kita berjalan dari dapur menuju kamar tidur atau ruang tengah, kita tidak memerlukan roda. Tetapi ketika kita pergi dengan jarak jauh, kita perlu roda. Ketika kita melakukan sesuatu untuk menggenapkan suatu tujuan, kita juga mungkin memerlukan sebuah roda. Jadi, pergerakan oleh sebuah roda bukanlah pergerakan biasa, tetapi pergerakan khusus dengan suatu tujuan. Roda dalam Yehezkiel 1 menyiratkan sebuah pergerakan dengan suatu tujuan. Lagipula, roda menyiratkan bahwa pergerakan ini bukan oleh kekuatan kita sendiri.
BAGI EKSPRESI TUHAN YANG KORPORAT
Empat makhluk hidup adalah bagi manifestasi, ekspresi dari Tuhan. Mereka adalah untuk ekspresi korporat dari Kristus, dan karena itu mereka mengekspresikan Kristus secara korporat. Tuhan di atas takhta terlihat seperti seorang manusia, dan empat makhluk hidup mengekspresikan Tuhan juga terlihat seperti seorang manusia. Tuhan di atas takhta terlihat seperti api yang membakar, dan empat makhluk hidup juga terlihat seperti api yang membakar. Dari hal ini kita melihat bahwa makhluk-makhluk hidup adalah ekspresi dari Tuhan. Apa adanya Tuhan, mereka ekspresikan. Tuhan itu hidup, dan mereka juga hidup. Tuhan adalah Allah yang hidup, dan mereka adalah makhluk-makhluk hidup. Apa adanya Tuhan, mereka adalah. Apapun yang Tuhan ekspresikan, mereka juga ekspresikan. Oleh karena itu, empat makhluk hidup adalah ekspresi dari Tuhan.
BAGI PERGERAKAN TUHAN
Dalam ayat 15 sampai 21 empat makhluk hidup tidak hanya untuk ekspresi Tuhan, tetapi juga untuk pergerakan Tuhan. Pergerakan Tuhan di atas bumi adalah oleh mereka.
Kapankala sebuah gereja adalah tepat, mengekpresikan Tuhan, dan memiliki koordinasi yang tepat dengan api yang naik dan turun, pergerakan Tuhan akan menyertai gereja itu. Namun, jika sebuah gereja menyatakan dirinya tepat dan masih belum ada pergerakan Tuhan, maka ada sesuatu yang salah. Jika tidak ada penambahan jumlah dari tahun ke tahun dan tidak ada pertumbuhan hayat di antara anggota-anggota, maka tidak ada pergerakan yang menyertai gereja itu. Bersama mereka yang ada dalam gereja itu, tidak ada pertambahan atau penyebaran. Ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan gereja itu. Jika sebuah gereja adalah tepat, maka ia akan memiliki roda yang besar di sampingnya.
Menyatakan kepada Semua
Jika sebuah gereja lokal memiliki roda semacam itu di sampingnya, maka tidak perlu baginya untuk membuat pernyataan bahwa ia memiliki sebuah roda. Setiap orang akan melihat pergerakan dari roda ini. Jika sebuah gereja membuat pernyataan bahwa ada pergerakan Tuhan, ini mungkin menunjukkan bahwa pada gereja itu tidak benar-benar ada pergerakan Tuhan. Ketika gereja memiliki pergerakan Tuhan, tidak diperlukan seorang pun untuk mengumumkan, “Lihatlah pergerakan Tuhan di tengah-tengah kami”. Jika disana ada pergerakan, itu akan dinyatakan kepada semua. Setiap orang dapat melihat roda yang besar, tinggi dan menakutkan, karena roda itu berada di samping makhluk-makhluk hidup untuk dilihat oleh semua orang. Secara sederhana, roda itu ada di sana.
Setiap gereja lokal perlu memiliki roda semacam ini yang tinggi dan menakutkan di sampingnya. Lagipula, setiap kaum beriman secara individu, jika ia tepat dan normal, harus juga memiliki sebuah roda.
Ini adalah situasi di dalam Kisah Para Rasul 13. “Pada waktu itu dalam jemaat di Antiokhia ada beberapa nabi dan pengajar.… Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus, "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka” (ay. 1-2). Nabi dan pengajar ini adalah makhluk-makhluk hidup yang berkoordinasi bersama dan memiliki bara api yang membara dan suluh yang terbakar. Mereka menggenapkan semua permintaan di dalam Yehezkiel 1 berhubungan dengan berada di dalam pergerakan Tuhan. Maka, pergerakan dari roda besar menyertai mereka.
Pergerakan yang Luar Biasa
Makhluk-makhluk hidup itu memiliki lebih dari satu cara untuk bergerak. Pertama, mereka dapat bergerak dengan cara terbang karena mereka memiliki sayap-sayap rajawali. Mereka juga dapat bergerak dengan cara berjalan pada kuku-kuku anak lembu. Dua cara berjalan ini adalah pergerakan yang biasa. Tetapi ketika mereka perlu untuk bergerak dengan cara yang khusus, mereka bergerak dengan sebuah roda.
Dalam pekerjaanmu kamu perlu bergerak sehari-hari dengan sayap-sayap rajawali dan kuku-kuku anak lembu. Jika kamu bergerak dengan cara demikian, rekan kerjamu akan melihat bahwa ada sesuatu yang penuh kuasa menyertaimu. Kamu dapat memikul sesuatu yang tidak dapat dipikul oleh orang lain dan kamu dapat bertahan terhadap sesuatu dimana orang lain tidak dapat bertahan terhadapnya, karena kamu memiliki sayap-sayap rajawali. Mereka juga dapat menyadari bahwa dalam karakter dan tingkah lakumu, kamu adalah seorang yang jujur, lurus, terus terang, dan tulus hati, dan tidak bengkok. Mereka akan melihat sayap-sayap rajawali dan kuku-kuku anak lembu pada kamu, dan karena itu mereka akan diyakinkan olehmu di dalam hati nurani mereka.
Sebagai tambahan pada pergerakan semacam ini yang menyertaimu pada pekerjaanmu, seharusnya juga ada pergerakan macam lain—pergerakan yang luar biasa, pergerakan dari sebuah roda. Akhirnya, karena pergerakan roda ini menyertai kamu, beberapa dari rekan kerjamu didapatkan oleh Tuhan.
Jika kamu harus bekerja selama beberapa tahun dan tidak ada yang terjadi bagi kepentingan Tuhan, ini menunjukan bahwa tidak ada pergerakan Tuhan yang menyertai kamu. Kamu mungkin menganggap dirimu rohani dan surgawi, tetapi kamu kekurangan roda. Jika tidak ada pergerakan Tuhan menyertai kamu, patut dipertanyakan apakah kamu memiliki sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu. Ini mungkin menunjukkan bahwa ketika kamu di tempat kerja, kamu agaknya duniawi dan bahwa kamu bukanlah manusia yang tepat; oleh karena itu, pergerakan Tuhan tidak menyertaimu. Tetapi jika kamu memiliki sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu, maka pasti akan ada sebuah roda di sampingmu. Pergerakan Tuhan akan menyertaimu.
Kemanapun kita pergi, seharusnya ada roda tinggi dan menakutkan menyertai kita. Jika kamu pindah ke suatu kota, maka seharusnya ada sebuah roda di kota itu. Jika kamu pindah ke suatu negara, maka seharusnya ada roda di negara itu. Kehadiran roda membuktikan bahwa kita adalah tepat, yaitu bahwa kita memiliki sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu. Seperti yang telah kita tunjukkan, jika kita tidak memiliki sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu, kita tidak bersyarat memiliki roda berdiri di samping kita.
Jika kita ingin memiliki roda, kita perlu menjadi makhluk-makhluk hidup yang tepat. Ini berarti bahwa kita perlu mengalami tiupan angin, penudungan Roh, dan pembakaran Roh untuk mendapatkan banyak suasa. Kita juga perlu memiliki empat muka mengekspresikan Kristus secara tepat dan sayap-sayap rajawali yang dengannya kita dapat bergerak dan bertingkah laku secara ilahi. Lagipula, kita perlu kuku-kuku anak lembu untuk berjalan secara lurus dan tulus, dengan cara yang meyakinkan orang lain dan mempercayakan kita kepada hati nurani mereka. Jika ini adalah situasi kita, pasti di sana ada roda tinggi dan menakutkan di samping kita. Roda ini adalah pergerakan Tuhan.
Pertimbangkanlah rasul Paulus. Dengan membaca Surat Kirimannya dan kita Kisah Para Rasul, kita dapat menyadari bahwa Paulus menganggap dirinya sendiri yang terkecil daripada yang paling kecil di antara segala orang kudus (Ef. 3:8). Bahkan namanya, Paulus, berarti “kecil”. Paulus adalah manusia yang kecil, namun ada sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu menyertai dia. Jadi, kemanapun dia pergi, ada roda besar, tinggi, dan menakutkan. Situasinya seharusnya sama dengan kita hari ini. Kita harus memiliki sayap-sayap rajawali, tangan-tangan manusia, dan kuku-kuku anak lembu, dan dengan demikian memiliki roda besar bagi pergerakan Tuhan.
RINCIAN MENGENAI
RODA-RODA TINGGI DAN MENAKUTKAN
Sekarang marilah kita lanjutkan untuk mempertimbangkan sejumlah rincian mengenai roda tinggi dan menakutkan.
Roda-Roda Berada di Samping
Muka dari Makhluk-Makhluk Hidup
Roda-roda berada di samping muka dari makhluk-makhluk hidup (Yeh. 1:15). Ini menunjukkan bahwa jika kita ingin memiliki pergerakan Tuhan, pertama kita harus memperhidupkan Tuhan, mengekspresikan Dia. Jika kita memperhidupkan ekspresi Kristus, kita akan memiliki roda bagi pergerakan Tuhan.
Roda-Roda Berada di atas Bumi
Dalam ayat 15 kita diberitahu bahwa roda-roda berada di atas bumi. Jangan mengharapkan bahwa pergerakan Tuhan berada di surga. Allah memiliki malaikat-malaikat untuk melaksanakan pergerakan-Nya di surga. Apa yang Dia perlukan adalah sebuah pergerakan di atas bumi. Allah perlu sebuah pergerakan di Amerika Serikat dan di banyak negara.
Roda-Roda Memiliki Rupa Permata Pirus
Ayat 16a berkata, “Rupa roda-roda itu dan pekerjaan mereka seperti kilauan permata pirus.” Menurut Daniel 10:6 permata pirus adalah rupa Tuhan ketika Dia bergerak. Ini menunjukkan bahwa di dalam pergerakan roda-roda itu ada rupa Tuhan. Kemanapun roda iru pergi membawa rupa Tuhan. Jika roda itu bergerak ke tempat tertentu, roda itu akan membawa rupa Tuhan ke tempat itu. Jika roda menyertai kamu di sekolah atau di tempat kerja, roda itu akan membawa rupa Tuhan di sana. Orang lain akan sanggup melihat permata pirus, rupa Tuhan.
Roda-roda itu Memiliki Rupa yang Sama
Ayat 16b berkata, “keempatnya adalah serupa”. Disini kita diberitahu bahwa keempat roda memiliki penampilan yang sama, rupa yang sama. Ini menunjukkan bahwa pergerakan Tuhan memiliki rupa dan penampilan yang sama di setiap gereja. Semua pergerakan mengemban penampilan yang sama akan Tuhan. Oleh karena itu, rupa semua roda adalah sama.
Jika gereja di satu lokalitas memiliki rupa, penampilan yang berbeda dari rupa gereja di lokalitas lain, ada sesuatu yang salah. Kaum saleh dalam satu gereja mereka mengira bahwa mereka perlu membangun perbedaan yang ada di lokal mereka, bahwa mereka perlu membangun sesuatu secara lambang dan unik lokal. Ini berlawanan dengan Yehezkiel 1, dimana kita diberitahu bahwa keempat roda mengemban rupa yang sama.
Kita tidak seharusnya mengira bahwa roda yang bergerak di Amerika Serikat seharusnya mengemban satu penampilan dan bahwa roda yang bergerak di negara lain harus mengemban penampilan yang berbeda. Di setiap tempat dan setiap negara, roda itu harus mengemban penampilan yang sama. Ini tidak berarti bahwa semua gereja harus mengikuti satu gereja tertentu. Sebaliknya, semua gereja lokal harus saling mengikuti satu sama lain (1 Tes. 2:14).
Roda-Roda Berjalan menuju Keempat Jurusan
“Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan; mereka tidak berbalik kalau berjalan” (Ezek. 1:17). Roda-roda menuju empat sisi—empat jurusan—tidak berbelok saat mereka pergi. Ini menunjukkan pergerakan dalam koordinasi, tanpa belokan apapun.
Roda-Roda Tinggi Menakutkan
Yehezkiel 1:18a berkata, “Mereka mempunyai lingkar, mereka begitu tinggi sehingga menakutkan”. Di sini saya ingin menunjukkan bahwa kita seharusnya tidak pernah mencoba untuk membuat diri kita besar; sebaliknya, kita harus menjadi orang kecil. Namun, roda di samping kita seharusnya menjadi begitu tinggi, yaitu menakutkan. Dalam lokalitas kita, kita tidak seharusnya memiliki roda kecil yang hanya memiliki diameter beberapa inchi. Sebaliknya, di kota kita seharusnya ada roda yang tinggi, roda yang tinggi menakutkan dan bahwa akan mengejutkan yang lain. Roda di setiap gereja seharusnya menjadi sangat tinggi, yaitu menakutkan.
Roda-Roda Penuh dengan Mata
Ayat 18b selanjutnya berkata, “bahwa sekeliling lingkar yang empat itu penuh dengan mata”. Di sini kita melihat bahwa roda-roda yang tinggi dan menakutkan penuh dengan mata. jika kita menerapkan ini pada pengalaman rohani kita, kita akan menyadari bahwa sangatlah benar secara mutlak untuk mengatakan bahwa roda-roda penuh dengan mata. Jika gereja tidak memiliki pergerakan dan tidak memiliki roda di sampingnya, gereja itu buta. Jika kamu tidak memiliki pergerakan apapun, namun kamu menyatakan bahwa kamu memiliki beberapa pergerakan, kamu tentunya buta. Kamu tidak memiliki mata. Jika gerejamu memiliki satu roda yang tinggi dan menakutkan, pergerakan yang tinggi dan menakutkan, di dalam pergerakan itu akan ada banyak mata. Hasilnya, kamu akan memiliki pandangan ke dalam, pandangan ke luar, dan pandangan macam lainnya.
Jika kamu adalah orang Kristen yang tidak memiliki roda dan yang hanya tahu bagaimana bertingkah laku secara tepat, kamu itu buta. Jika kamu berbisnis dengan Tuhan bagi pergerakan-Nya di bumi hari ini, kamu akan menjadi penuh dengan mata, sehingga kamu akan memiliki pandangan ke dalam dan pandangan ke luar. Karena Paulus adalah orang yang penuh mata, dia sangat jernih. Dia jernih tentang masa kini, masa yang akan datang, situasi dunia, Firman, gereja, hal-hal fisik, dan hal-hal rohani. Sebagai seorang yang penuh mata, dia jelas tentang segala sesuatu.
Sebaliknya, beberapa orang Kristen, tidak memiliki mata. Demikian juga, beberapa gereja lokal tidak memiliki mata. Alasan orang Kristen ini dan gereja ini buta adalah bahwa pada mereka tidak ada roda, tidak ada pergerakan Tuhan. Tetapi semakin kita memiliki pergerakan Tuhan, semakin kita diterangi. Semakin kita bergerak, semakin kita akan sanggup melihat.
Jangan menjadi seperti katak dalam sumur—terbatasi oleh lingkunganmu dan hanya mampu melihat aapa yang langsung berada di atasmu dengan cara yang sangat sempit. Kamu perlu melompat keluar dari “sumur”-mu dan berpartisipasi di dalam pergerakan Tuhan. Semakin kamu berada di dalam pergerakan Tuhan, semakin matamu akan memiliki dan semakin jelas kamu akan melihat. Semakin banyak pergerakan yang kamu miliki, semakin kamu dapat melihat.
Saya dapat bersaksi tentang hal ini dari pengalaman saya pribadi di dalam pergerakan Tuhan. Selama bertahun-tahun lalu, saya telah berpergian. Saya berpergian sepanjang Cina, Amerika, dan Eropa. Semakin saya berpergian, semakin banyak mata yang saya terima. Di tahun 1958 saya berpergian melewati tiga puluh negara berbeda. Dengan berpergian saya menerima banyak mata, dan saya melihat banyak hal.
Kita perlu terkesan bahwa roda-roda penuh dengan mata. Saat roda bergerak, roda melihat. Semakin roda bergerak, semakin roda melihat. Jika roda berhenti bergerak, roda itu akan berhenti melihat. Ini seharusnya menjadi jalan gereja hari ini. Kita melihat dengan bergerak. Semakin kita bergerak, semakin kita melihat. Mungkin hari ni kita hanya dapat melihat sampai tahap tertentu, tetapi besok kita akan melanjutkan dan melihat lebih banyak. Jika kita berhenti bergerak, kita akan berhenti melihat. Kita, orang Kristen harus menjadi orang yang bergerak. Gereja harus bergerak untuk melihat.
Roda di dalam Roda
Ayat 16c mengatakan, “Penampilan dan buatannya seolah-olah roda yang satu di tengah-tengah yang lain”. Hal ini sangatlah bermakna bahwa roda-roda itu terlihat seperti roda di dalam roda. Ketika kita berbicara mengenai roda, kita berkata bahwa di sekeliling roda adalah lingkaran, bahwa di tengah-tengahnya adalah pusatnyanya, dan bahwa di antaranya adalah jari-jari. Jadi, kita memiliki tiga bagian utama dari roda: lingkaran, pusat, dan jari-jari. Tetapi di dalam Yehezkiel 1 tidak ada pusat, dan juga tidak ada jari-jari. Sebaliknya, ada roda di dalam roda.
Yakobus 5:17 dapat membentu kita untuk memahami perkara ini. Ayat ini memberitahu kita bahwa Elia berdoa dengan sungguh-sungguh. Secara hurufiah, bahasa Yunani menerjemahkan “berdoa dengan sungguh-sungguh” berarti “doa di dalam doa.” Ini menunjukan bahwa doa dari Tuhan diberikan kepada Elia, yang dengannya Elia berdoa. Dia tidak berdoa menurut perasaannya, pemikirannya, perhatiannya, atau suasana hatinya, atau di dalam berbagai macam motivasi, yang muncul dari lingkungan atau situasi, untuk menggenapkan tujuannya sendiri. Sebaliknya, dia berdoa di dalam doa yang diberikan oleh Tuhan untuk menggenapkan kehendak-Nya. Bagi Elia berdoa di dalam doa berarti bahwa ada doa di dalam doanya. Ini adalah roda di dalam roda.
Kita dapat menerapkan perkara roda di dalam roda ini kepada kehidupan gereja. Jika gereja tepat dan sedang bergerak, kemudian di dalam pergerakan gereja akan ada pergerakan Tuhan. Ini berarti di dalam pergerakan kita ada pergerakan Tuhan. Ketika kita sedang bergerak, Tuhan sedang bergerak di dalam kita.
Roda di dalam adalah sumber kuasa dari pergerakan ini. Ini berarti roda di dalam adalah “motor” yang menyebabkan roda bergerak. Jika pergerakan kita sejati, haruslah bahwa di dalam pergerakan kita ada pergerakan Tuhan.
Setiap roda memiliki pusat yang menggerakkan roda. Jika pusatnya berhenti, roda berhenti. Kita boleh berkata bahwa pusat adalah roda kecil di dalam lingkaran dari roda besar. Roda besar bergerak karena roda kecil sedang bergerak. Dalam hidup gereja, Tuhan Yesus adalah pusat—roda di dalam roda—dan kita adalah lingkarannya. Jika gereja tidak bergerak bersama Tuhan, kita tidak memiliki jalan untuk maju karena tidak ada roda di dalam roda. Tetapi ketika gereja bergerak bersama Tuhan Yesus, Dia menjadi roda di dalam roda.
Tidak akan ada yang menghalangi atau menghentikan pergerakan semacam ini. baru-baru ini, sejumlah kaum saleh di dalam gereja bermigrasi ke kota lain untuk penyebaran hidup gereja. Ketika beberapa orang mendengar tentang migrasi ini, mereka meremehkannya dan bertanya apakah hal itu akan menggenapkan sesuatu. Saya dapat bersaksi bahwa migrasi adalah pergerakan Tuhan, pergerakan roda, dan bahwa di dalam roda ini ada roda lain. Dalam migrasi ini ada roda di dalam roda.
Roda Mengikuti Makhluk-Makhluk Hidup
Yehezkiel 1:19 berkata, “Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga berjalan di samping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat”. Ayat ini memberitahu kita bahwa bukan makhluk-makhluk hidup yang mengikuti roda, tetapi bahwa rodalah yang mengikuti makhluk-makhluk hidup. Ketika makhluk-makhluk hidup bergerak, roda-roda bergerak. Ketika makhluk-makhluk hidup berhenti, roda-roda berhenti. Ketika makhluk-makhluk hidup terangkat, roda-roda terangkat.
Ini berlawanan dengan konsep yang dipegang oleh banyak kaum beriman, bahwa kita perlu menunggu sampai Tuhan bergerak sebelum kita dapat bergerak. Saya telah diberi beban oleh Tuhan untuk memberitahu anak-anak-Nya bahwa tidak perlu bagi mereka untuk menunggu Tuhan untuk bergerak. Tuhan telah menunggu hampir dua ribu tahun. Jika kita maju, Tuhan akan mengikuti kita. Jika kita tidak melatih untuk bergerak, tidak akan ada roda, tetapi jika kita bergerak, roda-roda akan mengikuti kita. Pergerakan pekerjaan Allah, pergerakan injil, dan pergerakan gereja semua bergantung pada pergerakan gereja. Kita perlu memiliki keyakinan, jaminan, dan iman untuk maju dengan berani. Jika kita bergerak dengan berani, roda-roda akan mengikuti kita. Marilah kita bertindak dengan berani dan bergerak untuk mengambil alih negara ini dan mengambil alih bumi.
Roh Berada di dalam Roda-Roda
Ayat 20 melanjutkan, “Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi, dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka, sebab roh makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya”. Roda-roda mengikuti makhluk hidup, dan makhluk-makhluk hidup mengikuti Roh itu, tetapi Roh itu ada di dalam roda. Sulit untuk dikatakan siapa mengikuti siapa. Kita bersatu dengan Dia. Satu hari ketika kita bertemu Tuhan, kita boleh berkata, “Tuhan, kami mengikuti Eangkau”, tetapi Tuhan mungkin berkata, “Tidak, Aku mengikuti kamu.”
Jika kita memiliki roda menyertai koordinasi, sulit untuk menentukan siapa mengikuti siapa. Kita bersatu dengan Tuhan, dan Tuhan bersatu dengan kita. Tuhan mengikuti kita, kita mengikuti Roh itu, dan Roh itu ada di dalam roda. Inilah pergerakan Tuhan di bumi hari ini, dan inilah pemulihan Tuhan.