SASARAN ALLAH— SATU MANUSIA KORPORAT
Pembacaan Alkitab
Ef. 3:9-11; 1:22-23; 2:10, 19-22.
Garis Besar
I. Gereja—Tubuh Kristus
II. Karya agung Allah
Sebelumnya kita melangkah lebih jauh, kita perlu melihat suatu hal yang sangat penting agar kita dapat mengerti tentang keselamatan penuh Allah. Sasaran keselamatan Allah bukanlah orang-orang yang individual yang telah diselamatkan oleh Allah, melainkan satu manusia korporat. Apa yang dimaksud dengan satu manusia korporat? Semua manusia adalah individual, tidak saling terikat. Bagaimana mungkin bisa ada satu manusia korporat?
I. GEREJA—TUBUH KRISTUS
Dalam pelajaran yang lalu kita melihat bahwa putra-putra Allah semuanya memiliki hayat Allah. Sebenarnya, hayat Allah bukanlah suatu benda, melainkan merupakan suatu Persona (Pribadi), yaitu Allah sendiri. Memiliki hayat ini berarti memiliki Persona yang hidup di dalam diri kita, yaitu Allah yang hidup. Bila orang-orang yang individual ini diisi oleh satu Allah yang hidup, mereka menjadi satu manusia-Allah yang korporat. Mereka bukan lagi orang-orang yang individual. Mereka semua telah menjadi bagian-bagian dari satu manusia korporat ini, banyak anggota Tubuh Kristus.
Perhatikanlah diri Anda sendiri. Di dalam tubuh Anda, Anda hanya memiliki satu hayat, satu persona. Bila Anda pergi ke sekolah, seluruh persona Anda turut pergi. Bila Anda melakukan suatu pekerjaan, seluruh persona Anda turut bekerja. Segala yang Anda lakukan, Anda melakukannya dalam keesaan, karena di dalam Anda tidak terdapat dua persona melainkan hanya satu.
Bagaimana dengan Allah? Dia juga berada dalam keesaan, dan Dia ingin diekspresikan dalam keesaan ini. Bila ada banyak sekali orang-orang yang individual yang menerima Dia sebagai hayat, mereka menjadi satu dengan Dia, dan mereka disebut gereja, Tubuh Kristus. Di dalam kekekalan yang akan datang, orang-orang ini akan disebut Yerusalem Baru. Inilah yang disebut dengan manusia korporat yang didambakan Allah. Inilah yang membuat Allah berbahagia.
Bila Anda membaca Efesus 3:9-11, Anda akan melihat bahwa gereja bukanlah sesuatu yang muncul secara kebetulan setelah ada orang-orang diselamatkan. Bukan! Melainkan, gereja telah direncanakan di dalam kekekalan yang lampau. Untuk gerejalah orang-orang itu diselamatkan. Ini telah direncanakan di dalam kekekalan yang lampau. Kemudian, di dalam waktu, melalui keselamatan kita dalam Kristus, gereja dihasilkan untuk mengekspresikan Allah. Menurut Wahyu 21 dan 22, hal ini akan terus berlanjut sampai pada kekekalan sebagai sasaran Allah yang kekal dan tempat tinggal Allah yang kekal.
Apa yang dimaksud dengan gereja? Gereja adalah orang-orang yang dipenuhi dengan Allah sebagai hayat mereka. Mereka bukan lagi orang-orang yang individual yang hanya mementingkan diri mereka sendiri. Melainkan, mereka adalah orang-orang yang dipenuhi dengan Allah sebagai hayat mereka dan dibangunkan bersama di dalam Dia. Bila mereka hidup di dalam satu hayat ini, mereka memiliki satu gambar Allah. Mereka adalah satu ekspresi-Nya dan mereka mewakili Allah dengan kekuasaan-Nya.
II. KARYA AGUNG ALLAH
Di dalam semua ciptaan Allah, manusia korporat ini, gereja, adalah yang paling mengagumkan dari semua pekerjaan Allah. Efesus 2:10 memberitahu bahwa gereja adalah ”karya agung” Allah. Bahkan tingkat-tingkat langit dengan segala kehebatannya dan bumi dengan segala keindahannya tidak dapat menandingi gereja. Gereja adalah kedambaan Allah yang unik. Ini adalah tujuan Allah sejak kekekalan, dan adalah hasil dari ekonomi-Nya—kedambaan hati-Nya.
Pertanyaan
1. Apakah arti ”satu manusia korporat”? Bagaimana mungkin begitu banyak orang-orang yang individual dapat menjadi satu manusia korporat?
2. Ayat-ayat manakah di dalam Efesus yang memberitahu bahwa gereja tidak muncul secara kebetulan setelah ada orang-orang yang diselamatkan melainkan menurut rencana kekal-Nya?
3. Bandingkan pengertian ”gereja” menurut kebanyakan orang dengan yang diungkapkan di dalam Efesus. Apakah kedua pandangan ini mempunyai kesamaan?