PEMULIAAN
Pembacaan Alkitab
Yoh. 1:14; Rm.3:23; 8:30; Kol. 1:27b; 3:4; 2 Tes. 1:10a.
Garis Besar
I. Kemuliaan—Allah terekspresi
II. Mekarnya benih itu
III. Kristus di dalam kita, harapan kemuliaan
IV. Pada kedatangan Kristus yang kedua kali
Pemuliaan adalah tahap terakhir dari keselamatan penuh kita. Ketika kita dimuliakan, kita mencapai klimaks keselamatan penuh Allah dan masuk ke dalam kenikmatan yang penuh sampai kekekalan. Inilah saat yang sangat dinantikan oleh semua orang Kristen. Inilah harapan mulia kita.
Apakah pemuliaan itu? Pemuliaan adalah poses membawa sesuatu atau seseorang masuk ke dalam kemuliaan. Jadi, apakah arti kata ”kemuliaan” menurut Alkitab?
I. KEMULIAAN—ALLAH TEREKSPRESI
Roma 3:23 berkata, ”Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Menurut Alkitab, ”kemuliaan” adalah Allah terekspresi atau ekspresi Allah. Bila Allah tersembunyi, di sana tidak ada kemuliaan. Bila Allah terlihat dan terekspresikan, kemuliaan itu ada.
Manusia diciptakan untuk diisi hayat Allah dan untuk mengekspresikan Dia dengan hayat yang demikian. Oleh karena itu, kita dapat mengatakan bahwa manusia diciptakan untuk kemuliaan. Tetapi manusia ini telah berdosa, kehilangan haknya untuk menerima hayat Allah. Akibatnya, manusia tidak dapat mengekspresikan Allah. Sehingga Alkitab mengatakan bahwa dia telah kehilangan kemuliaan Allah. Pemuliaan adalah tindakan Allah dalam membawa kita ke dalam ekspresi Allah. Dia melakukan hal ini dengan cara yang hidup.
II. MEKARNYA BENIH ITU
Benih anyelir adalah suatu biji yang kecil, bulat dan tanpa keindahan, namun benih itu memiliki kemampuan hayat untuk mekar. Pemekaran itu adalah ekspresi penuh semua yang ada di dalam benih yang kecil itu. Inilah kemuliaan dari benih itu. Setelah penanaman, penyiraman, dan pertumbuhan, benih ini menjadi sebuah tanaman. Setelah beberapa saat, tanaman itu mekar. Pemekaran ini adalah benih itu sendiri. Ketika benih itu bertumbuh dengan penuh, Anda melihat sebuah bunga. Benih itu menjadi bunga, dan bunga itu adalah benih itu yang bertumbuh secara penuh. Jika Anda memiliki benih itu, Anda memiliki harapan hidup bunga itu. Jika Anda tidak memiliki benih, Anda tidak memiliki harapan yang hidup dan praktis dari sebuah bunga. Jadi, di dalam benih itu ada suatu hayat untuk berbunga, dan hayat ini adalah harapan kemuliaan benih itu.
III. KRISTUS DI DALAM KITA,
HARAPAN KEMULIAAN
Kolose 1:27b berkata, ”Kristus di dalam Anda, harapan kemuliaan.” Ketika injil diberitakan kepada Anda dan Anda percaya, Kristus masuk ke dalam Anda sebagai suatu benih hayat. Benih ini di dalam Anda adalah harapan Anda akan kemuliaan di masa yang akan datang. Harapan kita untuk dibawa masuk ke dalam ekspresi penuh Allah ada di dalam benih Kristus ini.
Hari ini, kita tidak kelihatan mulia. Kristus yang di dalam kita belum bertumbuh begitu banyak. Tetapi sejak kelahiran kembali melalui proses pengudusan, transformasi, dan penyerupaan, Kristus ditambahkan ke dalam kita dan bertumbuh di dalam kita seperti benih anyelir yang tumbuh di dalam tanah. Suatu hari, ketika Kristus bertumbuh secara penuh, Dia akan ”mekar” di dalam kita. Apa yang tersembunyi di dalam benih ini akan diekspresikan secara penuh, dan kita akan dimuliakan!
IV. PADA KEDATANGAN KRISTUS
YANG KEDUA KALI
Kolose 3:4 memberitahu kita bahwa ”apabila Kristus yang adalah hayat kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” Kedatangan Kristus yang kedua kali, ketika Dia datang kembali ke bumi, adalah penyataan diri-Nya. Jika kita hidup oleh Kristus sebagai hayat kita hari ini, kita akan dinyatakan bersama dengan Dia dalam kemuliaan ketika Dia muncul. Kita akan dimuliakan. Kemuliaan ini datangnya dari dalam kita; kemuliaan ini tidak menimpa atas diri kita dengan tiba-tiba dari luar. Pertama, benih ini ditaburkan ke dalam roh kita. Kemudian, benih itu bertumbuh ke dalam seluruh bagian jiwa kita; dan akhirnya, benih itu bahkan memenuhi dan menjenuhi tubuh fisik kita, membuat kita menjadi seperti diri Tuhan Yesus sendiri. Pada saat itu, kita akan menjadi banyak putra Allah sepenuhnya.
Betapa mulianya hari itu. Tetapi sekarang, kita semua harus bertumbuh dalam hayat sehingga kita akan mekar dalam hayat pada hari itu. Ini bukanlah suatu keajaiban, tetapi merupakan hasil pertumbuhan hayat. Dua Tesalonika 1:10a berkata, ”Apabila Ia datang pada hari itu untuk dimuliakan di dalam orang-orang kudus-Nya.” Ayat ini memberitahu kita bahwa kedatangan-Nya adalah pemuliaan kita. Bila Dia datang, kita akan dimuliakan di dalam Dia dan Dia akan dimuliakan di dalam kita! Betapa ajaib! Melalui keselamatan Allah, kita orang-orang berdosa menjadi putra-putra Allah, penuh dengan hayat dan kemuliaan Allah agar mengekspresikan Dia sampai kekekalan!
Pertanyaan
1. Apakah arti kata ”pemuliaan”?
2. Di dalam konsepsi Alkitab, apakah ”kemuliaan” itu?
3. Apa yang dimaksud Alkitab ketika mengatakan bahwa Kristus di dalam kita adalah ”harapan kemuliaan”? Anda boleh menggunakan ilustrasi bunga untuk menjelaskannya.
4. Kapan kita akan mengalami pemuliaan?
5. Apa yang diperlukan hari ini agar kita dapat dimuliakan pada kedatangan Kristus? Apa yang dapat kita lakukan untuk memenuhi keperluan ini?