JURUSELAMAT—ALLAH
Pembacaan Alkitab
Kej. 3:15; 22:18; Yes. 7:14; 9:5; Yoh. 1:1, 14; 1 Ptr. 3:18;
Yoh. 1:29; 3:14; 12:24; 1 Kor. 15:45b; Gal. 3:14.
Garis Besar
I. Hak lahir manusia—untuk diisi Allah sebagai hayat
II. Juru Selamat yang dijanjikan oleh Allah
III. Juru Selamat yang dinubuatkan oleh Allah
IV. Manusia-Allah Juru Selamat
A. Berinkarnasi
B. Disalibkan
C. Dibangkitkan
Allah bukan hanya Hakim kita karena kebenaran-Nya, melainkan Dia juga adalah Allah Juru Selamat kita karena Dia mengasihi kita. Allah menghakimi manusia menurut kebenaran-Nya setelah manusia berdosa di dalam taman Eden; namun karena Dia mengasihi manusia, Dia juga berjanji untuk menyelamatkannya.
I. HAK LAHIR MANUSIA—
UNTUK DIISI ALLAH SEBAGAI HAYAT
Manusia dibuat oleh Allah untuk diisi Dia sebagai hayat. Inilah hak lahir manusia. Hak lahir berarti sesuatu yang menjadi hak Anda melalui kelahiran. Hak lahir seorang pangeran muda adalah jabatan raja, yaitu, menjadi raja untuk memerintah dan untuk menikmati semua hak istimewa raja. Jika pangeran itu diculik dan dibawa ke negeri lain, dia akan kehilangan hak lahirnya, walaupun dia masih seorang putra raja. Ketika manusia ditipu oleh Satan untuk tidak menaati Allah dan membawa masuk hayat dan sifat Satan, dia diculik dari tujuan Allah dan kehilangan hak lahirnya untuk diisi Allah sebagai hayat. Manusia ”diculik” dan berada di bawah kontrol Satan. Karena itu, dia telah kehilangan Allah sebagai hayat.
II. JURU SELAMAT YANG DIJANJIKAN OLEH ALLAH
Untuk membereskan kedua masalah ini, Allah memberi manusia dua janji yang utama. Allah berjanji untuk menyelamatkan manusia dari kontrol Satan. Dia juga berjanji untuk memberikan hayat-Nya kepada manusia untuk memenuhi tujuan-Nya.
Di dalam Kejadian 3:15 Allah berjanji bahwa benih perempuan itu akan datang untuk meremukkan kepala ular. Di dalam Kejadian 22:18, Allah berjanji bahwa di dalam benih Abraham semua bangsa akan diberkati.
III. JURU SELAMAT YANG DINUBUATKAN OLEH ALLAH
Menurut janji-janji ini Allah bernubuat di dalam Perjanjian Lama tentang Seseorang yang akan datang yang adalah Diri Allah sendiri yang datang di dalam daging untuk menyelamatkan manusia.
Pertama, Perjanjian Lama menubuatkan tentang kelahiran-Nya; yaitu, dari siapa Dia akan lahir (Yes. 7:14) dan di mana Dia akan lahir (Mikha 5:1). Selanjutnya Perjanjian Lama, memberitahu kita bagaimana rupa-Nya (Yes. 52:14; 53:2) dan bagaimana Dia akan bekerja (Yes. 61:1; 42:1). Kemudian, meramalkan tahun, bulan, hari, tempat dan cara Dia akan mati (Dan. 9:24-26; Kel. 12:1-6; Kej. 22:2; Bil. 21:23; Zak. 12:10; Mzm. 34:21). Perjanjian Lama memberitahu dengan memberikan gambaran bahwa Dia akan masuk ke dalam kematian dan dikuburkan dan bangkit pada hari yang ketiga (Yun. 1:2, 17; 3:2-10; Mat. 12:40). Ketika Kristus datang, Dia menggenapkan semua janji dan nubuat itu. Betapa mengagumkannya! Subyek dari seluruh Perjanjian Lama adalah Orang yang menakjubkan ini, Orang ini telah dijanjikan dan dinubuatkan oleh Allah.
IV. MANUSIA-ALLAH JURU SELAMAT
A. Berinkarnasi
Yohanes 1:1 mengatakan bahwa Firman itu adalah Allah. Yohanes 1:14 mengatakan bahwa Firman itu telah menjadi daging. Firman yang telah menjadi daging ini adalah Yesus Kristus. Dia benar-benar adalah Allah dan benar-benar adalah manusia. Ketika Dia datang, Dia menggenapkan semua janji dan nubuat Allah di dalam Perjanjian Lama. Sebagai manusia-Allah, Dia dilahirkan dari seorang dara di Betlehem, dan hidup selama tigapuluh tiga setengah tahun sebagai manusia yang sejati namun tanpa dosa. Kemudian Dia disalibkan di dalam tahun, bulan, hari, dan tempat yang telah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya.
B. Disalibkan
Kematian Kristus telah merampungkan banyak perkara yang ajaib bagi kita. Kita ditebus, diampuni, dicuci, dibenarkan, dan didamaikan dengan Allah. Ditebus berarti suatu harga telah dibayar untuk membeli kita kembali bagi Allah. Dibenarkan berarti Allah menganggap kita sama benarnya dengan Dia. Didamaikan berarti bahwa kita, yang adalah musuh-musuh Allah, sekarang telah didamaikan dengan Allah. Pada puncak dari semuanya itu, kematian-Nya juga meremukkan kepala Satan, seperti yang telah Allah janjikan di dalam Kejadian 3:15 (lihat Ibr. 2:14).
C. Dibangkitkan
Pada hari yang ketiga, Dia bangkit menjadi Roh pemberi hayat untuk memberikan hayat kepada manusia, sehingga menggenapi janji di dalam Kejadian 22:18 (lihat Gal. 3:14). Dia telah menjadi Roh yang dijanjikan itu untuk memberikan hayat kepada manusia sebagai berkat yang kekal. Betapa menakjubkan! Masalah negatif manusia dibereskan dan hak lahirnya dipulihkan oleh kematian Manusia ini, Yesus Kristus. Semua masalah manusia yang berhubungan dengan dosa dihadapan Allah telah dibereskan, dan kepala Satan, si ular yang telah menculik manusia, diremukkan. Sekarang, manusia dapat percaya ke dalam Yesus ini sehingga diselamatkan dari dosa dan kematian, dan menerima hayat Allah untuk menggenapi tujuan kekal Allah. Kita telah dipulihkan kembali kepada Allah dan dapat menikmati hak lahir kita untuk diisi hayat Allah. Kita harus memuji dan mengasihi Allah Juru Selamat kita untuk semua yang telah Dia perbuat.
Pertanyaan
1. Apakah arti dari kata ”hak lahir”? Apakah hak lahir manusia? Mengapa manusia mempunyai hak lahir yang demikian?
2. Apakah dua janji utama Allah di dalam Perjanjian Lama? Bagaimana dua janji Allah itu berhubungan dengan masalah manusia?
3. Baca ayat-ayat tentang nubuat-nubuat mengenai Kristus yang diberikan di dalam pelajaran ini dan daftarkan apa yang dituliskan sebelum Dia datang.