← Daftar isi Allah Tritunggal adalah Suatu Misteri · bab 9/24

ALLAH TRITUNGGAL SEPERTI YANG DIWAHYUKAN DI DALAM SURAT-SURAT RASUL (1)

Pembacaan Alkitab

Rm. 8:9-11, 2 Kor. 13:14.

Garis Besar

I. Allah Tritunggal di dalam kaum ImaniNya (Roma 8)

II. Kenikmatan akan Allah Tritunggal (2 Korintus 13:13)

Surat-surat rasul adalah surat-surat yang ditulis oleh para rasul kepada berbagai orang. Empatbelas ditulis oleh Paulus, dua oleh Petrus, tiga oleh Yohanes, dan satu masing-masing oleh Yakobus dan Yudas. Pemikiran utama dari surat-surat rasul adalah bahwa Kristus hari ini adalah Roh pemberi hayat yang menghuni roh kita. Dia adalah hayat kita dan segala sesuatu yang dibutuhkan bagi pembangunan gereja, TubuhNya. Rasul-rasul telah mengalami dan menikmati Allah Tritunggal dan keselamatan penuhNya. Allah Tritunggal bagi mereka bukanlah suatu doktrin (pengajaran). Dia adalah hayat dan kenikmatan mereka dalam segala situasi mereka sehari-hari. Apa yang mereka tulis benar-benar datang dari pengalaman-pengalaman ini. Di dalam pelajaran ini dan pelajaran selanjutnya kita akan melihat bahwa apa yang mereka tulis bukanlah untuk pelajaran teologi, tetapi untuk menunjukkan kepada kita bagaimana Allah dalam TrinitasNya yang menakjubkan dan misterius mendispensikan DiriNya sendiri ke dalam umat pilihanNya. Pendispensian ini memiliki suatu sasaran, suatu hasil: supaya kita mengekspresikan Allah Tritunggal.

I. ALLAH TRITUNGGAL DI DALAM KAUM IMANINYA (ROMA 8)

Roma 8 memberitahu kita bahwa Allah Tritunggal ada di dalam kita. Ayat 9 sampai 11 mengatakan, "Roh Allah diam dalam kamu"; "Dan jika Kristus berada di dalam kamu"; dan "RohNya yang diam di dalam kamu." Ayat-ayat ini memberitahu kita bahwa Roh Allah, Kristus, dan RohNya berhuni di dalam kita. Roh Allah adalah Diri Allah sendiri. RohNya, tentu saja, adalah Roh Kudus. Jadi Allah, Kristus, dan Roh Kudus ada di dalam kita. Tapi berapa banyak menurut Anda yang ada di dalam Anda? Anda hanya dapat mengatakan, satu! Ketika Anda berdoa, apakah Anda merasakan ada tiga di dalam Anda? Tentu saja tidak. Anda berdoa hanya kepada satu Allah dan Anda merasakan hanya satu Persona di dalam Anda. Di dalam firman, ada tiga, tapi di dalam pengalaman, hanya ada satu. Kita tidak memiliki kekacauan di dalam kita! Kita memiliki Allah Tritunggal sebagai Roh itu berhuni di dalam kita.

II. KENIKMATAN AKAN ALLAH TRITUNGGAL (2 KORINTUS 13:13)

Karena Allah secara esensial adalah satu, kita hanya merasakan satu di dalam kita; tetapi allah secara ekonomikal adalah tiga karena Dia ingin masuk ke dalam kita. Walaupun kita memiliki Allah Tritunggal di dalam kita, Dia hanya berada di dalam bagian dari kita yang kecil. KedambaanNya adalah memenuhi kita secara menyeluruh, roh dan jiwa dan tubuh, dan Dia menggenapkan ini melalui dispensiNya. Hari demi hari kita perlu mengalami Allah mendispensikan diriNya ke dalam kita. Inilah sebabnya mengapa di dalam 2 Korintus 13:13 Paulus berkata, "Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan Kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian." Dengan cara inilah Allah Tritunggal mendispensikan DiriNya ke dalam kita.

Kasih karunia Tuhan adalah Diri Tuhan sendiri untuk dinikmati oleh kita. Ketika kita menikmati Tuhan, kita memiliki kasih karunia. Kasih Allah adalah Diri Allah sendiri. Kasih adalah sumber kasih karunia. Kasih karunia berasal dari kasih dan kasih karunia adalah kasih yang terekspresi. Persekutuan Roh adalah Roh itu sendiri. Ketika Roh itu mentransmisikan kepada kita kasih karunia dengan kasih, kita memiliki persekutuan. Walaupun demikian, kasih karunia, kasih, dan persekutuan bukanlah tiga perkara yang terpisah. Mereka adalah tiga aspek dari satu hal, sebagaimana halnya Tuhan, Allah, dan Roh bukanlah tiga Allah yang terpisah. Pada saat kita mengalami yang satu, kita mengalami mereka semua. Kasih Allah adalah sumber, kasih karunia Tuhan adalah aliran dan persekutuan Roh itu membawa kasih karunia dengan kasih masuk ke dalam kita. Transmisi ini adalah untuk pengalaman dan kenikmatan kita akan Allah Tritunggal---Bapa, Putra dan Roh Kudus.

Bapa adalah sumber keselamatan kita, maka Paulus mengatakan, "Kasih Allah." Kedatangan Kristus Putra adalah bagi penggenapan keselamatan dan kenikmatan kita yang penuh akan Allah, karena itu dia mengatakan, "kasih karunia Tuhan." Roh itu, dimana Kristus menjadi Dia, adalah pentransmisian ke dalam kita segala apa adanya Bapa dan semua yang telah digenapkan Kristus; karena itu Paulus menyebutnya "persekutuan Roh Kudus." Seluruh Allah Tritunggal bekerja dalam keesaan untuk mendispensikan DiriNya ke dalam kita. Akhirnya, roh dan jiwa dan tubuh kita akan dijenuhi dengan Dia. Haleluya!

Maka 2 Korintus 13:13 adalah bukti yang kuat bahwa Allah adalah tritunggal untuk pengalaman kita, bukan hanya untuk pengajaran. Paulus tidak hanya mengatakan, "Bapa, Putra dan Roh Kudus menyertai kamu semua." Ya, dia menyinggung Trinitas, tetapi sebagai kasih karunia, kasih, dan persekutuan. Ini sangat bersifat pengalaman dan menunjukan dispensi Allah. Tapi bagaimana kita mengalami dan menikmati dispensiNya? Dan apa yang seharusnya menjadi hasilnya? Di dalam gereja, setiap orang terdorong untuk membaca Firman Allah, berdoa, dan menyeru namaNya. Itu mutlak benar; tetapi Anda seharusnya selalu ingat bahwa dispensi Allah adalah untuk menghasilkan ekspresiNya. Pembacaan, doa, dan seruan kita seharusnya mempengaruhi kehidupan kita di rumah dan di sekolah. Kenikmatan kita bukan hanya bagi diri kita sendiri; itu adalah untuk Allah ditampilkan dari kita.

Apakah artinya bagi Allah untuk ditampilkan dan diekspresikan melalui kita? Pertimbangkanlah kebenaran, sebagai contohnya. Allah adalah benar. Dia mutlak benar dan jujur dalam segala sesuatu yang Dia perbuat. Bagaimana dengan kita? Di dalam diri kita sendiri, kita tidak benar. Misalnya Anda membeli sesuatu di toko dan secara tidak sengaja kasir tidak menagih Anda harga yang sebenarnya. Kebanyakan orang-orang muda hari ini tidak akan pernah mengatakan sesuatu. Malah, mereka akan sangat gembira karena telah menghemat uang. Tapi itu tidak benar. Itu adalah ekspresi dari Iblis. Mungkin Anda mengatakan bahwa itu adalah kesalahan toko atau memang mereka menagih terlalu banyak. Alasan-alasan Anda itu menunjukkan betapa Anda mencintai uang Anda dan betapa tidak benarnya Anda. Sebenarnya, mempertahankan uang tersebut adalah sama dengan mencuri.

Misalnya pada saat itu Anda berdoa: "Tuhan, saya tahu saya seharusnya mengatakan sesuatu, tapi saya tidak bisa. Tuhan Yesus, saya tidak benar tetapi Engkau benar---Saya mau berpaling kepadaMu." Setelah berdoa demikian dapatkah Anda mempertahankan uang extra tersebut? Tidak, Anda akan membayar jumlah yang benar. Itu adalah Allah Tritunggal ditampilkan dari Anda sebagai kebenaran. Di dalam diri Anda sendiri, Anda akan dengan begitu saja keluar dari toko itu dengan gembira, tapi dengan berpaling kepada Tuhan, Anda membiarkan Dia mendispensikan DiriNya ke dalam Anda sehingga Anda dapat membayarkan uang itu. Anda mengambil lebih banyak kebenaran Allah. Orang-orang di dalam dunia mengekspresikan ketidakbenaran, tapi karena mengalami dispensi Allah, Anda mengekspresikan Allah sebagai kebenaran.

Sasaran Allah adalah sekelompok orang yang dipenuhi dengan Dia sehingga mereka dapat mengekspresikan Dia. Gereja seharusnya mempunyai ekspresi yang paling tinggi di alam semesta. Kita seharusnya mengekspresikan segala apa adanya Allah. Allah adalah kasih; bahkan Dia mengasihi musuh-musuhNya. Allah adalah pengampun; Dia mengampuni dosa yang paling buruk. Tetapi kita bahkan tidak dapat mengasihi saudara atau saudari sendiri, juga tidak dapat mengampuni dosa yang paling kecil sekalipun. Karena itu hari demi hari kita perlu mengalami dan menikmati Allah Tritunggal. Kita perlu berdoa, menyeru namaNya, dan membaca Firman supaya Dia dapat mendispensikan DiriNya lebih banyak ke dalam kita sehingga kita dapat mengekspresikanNya.

Dia begitu menakjubkan. Dia perlu dialami. Dia sungguh nikmat. SasaranNya ialah untuk menjadikan kita putra-putraNya sehingga kita bisa menjadi anggota-anggota Tubuh Kristus untuk mengekspresikan Dia. Dia dapat mencapai sasaranNya melalui kenikmatan semacam ini. Begitu mudah. Haleluya untuk dispensi Allah Tritunggal kita! Puji Tuhan bagi sasaran keselamatan penuh Allah!

Pertanyaan

1. Gunakan 2 Korintus 13:13 untuk menulis suatu nubuat mengenai kenikmatan Allah Tritunggal.