← Daftar isi Allah Tritunggal adalah Suatu Misteri · bab 4/24

ROH ITU ADALAH PERAMPUNGAN AKHIR ALLAH TRITUNGGAL

Pembacaan Alkitab

Yoh. 4:24; 14:26; 15:26; 1 Kor. 12:3;

Yoh. 1:1, 14; 1 Kor. 15:45b.

Garis Besar

I. Allah adalah Roh

II. Roh itu diutus oleh Bapa dan Putra dan datang "dari-bersama" Bapa

III. Roh itu datang dalam nama Putra

IV. Roh itu adalah perampungan akhir (ekspresi akhir) Allah Tritunggal

Sekarang kita perlu melihat bahwa Roh itu juga adalah Allah Tritunggal. Roh itu bukanlah yang ketiga, yang terakhir dari Allah, Dia juga bukanlah hanya suatu kuat kuasa, atau seekor burung merpati; Dia adalah Diri Allah Tritunggal sendiri. Ketika Anda menerima Roh itu, Anda menerima Allah Tri-tunggal.

I. ALLAH ADALAH ROH

Yohanes 4:24 memberitahu kita bahwa "Allah itu Roh." Allah Tritunggal sepenuhnya adalah perkara Roh. Ini mengacu kepada esensi Allah. Sebagai contoh, esensi meja kayu adalah kayu, sehingga kita dapat mengatakan bahwa meja itu adalah kayu. Esensi Allah adalah Roh, sehingga kita dapat mengatakan Allah itu Roh. Jangan mengira bahwa hanya sepertiga dari Allah saja yang adalah Roh, seperti dikira beberapa orang. Seluruh Allah, Allah Tritunggal---Bapa, Putra, dan Roh---adalah Roh.

II. ROH ITU DIUTUS OLEH BAPA DAN PUTRA

DAN DATANG "DARI-BERSAMA" BAPA

Di dalam Yohanes 14:26 Tuhan (Putra) berkata, "Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu." Juga, di dalam Yohanes 15:26 Tuhan berkata, "Tetapi jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran (Realitas) yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku." Pertama-tama di dalam 14:26 Dia mengatakan bahwa Bapa akan mengutus Roh itu; kemudian di dalam 15:26 Dia mengatakan bahwa Putra sendiri akan mengutus Roh itu. Jadi siapakah yang mengutus Roh itu---Bapa atau Putra? Kita harus mengatakan bahwa Roh itu diutus oleh Bapa dan juga Putra, karena, seperti yang telah kita lihat di dalam pelajaran yang sebelumnya, Bapa dan Putra adalah satu. Utusan Bapa adalah utusan Putra, dan utusan Putra adalah utusan Bapa. Ke-Dua-nya adalah satu. Roh Kudus tidak hanya diutus oleh Bapa tapi juga "dari-bersama" Bapa. Anda seharusnya telah mem-pelajari dari Pelajaran Tiga bahwa kata Yunani untuk "dari" mempunyai arti "di samping," dan sering diartikan "dari-bersama." Ketika Bapa mengutus Roh itu, Dia datang bersama Roh itu. Roh itu datang dari Bapa dan bersama Bapa. Ketika Bapa mengutus Roh itu, Dia datang bersama dengan Roh itu. Bapa adalah sumber. Putra ada di dalam Bapa, dan Bapa ada di dalam Putra, maka ketika Roh itu datang, Bapa dan Putra juga datang. Seluruh Allah Tritunggal datang.

III. ROH ITU DATANG DALAM NAMA PUTRA

Di dalam Yohanes 14:26, Roh Kudus datang dalam nama Putra untuk menjadi realitas namaNya. Apakah artinya "dalam namaKu?" Nama itu adalah Diri Putra sendiri, dan Roh itu ada-lah persona, diri, dari Putra. Ketika kita menyeru nama Putra, kita memperoleh Roh itu (1 Kor. 12:3) Putra datang dalam nama Bapa (Yoh. 5:43) karena Putra dan Bapa adalah satu (Yoh. 10:30). Sekarang, Roh itu datang dalam nama Putra karena Roh itu dan Putra juga adalah satu (2 Kor. 3:17). Ini adalah Allah Tritunggal (Bapa, Putra, dan Roh) mencapai kita sebagai Roh itu.

Secara ringkas, Bapa mengutus Roh itu bersama DiriNya sendiri. Karena Roh itu datang bersama dengan Bapa, Bapa da-tang bersama dengan Roh itu. Roh itu juga datang dalam nama Putra dan sebagai Putra. Ketika Roh itu datang, Putralah yang datang. Maka, ketika Roh itu datang, ketiganya hadir.

IV. ROH ITU ADALAH PERAMPUNGAN AKHIR (EKSPRESI AKHIR)

ALLAH TRITUNGGAL

Mari kita melihat ayat-ayat berikut ini: Yohanes 1:1 ber-kata, "Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah." Yohanes 1:14 ber-kata, "Dan Firman itu telah menjadi manusia (daging) dan diam (berkemah) di antara kita." Yesaya bernubuat, "Seorang Putra telah diberikan...dan namanya akan disebut...Bapa yang kekal" (Yes. 9:5). Seperti yang telah kita semua ketahui, Firman yang adalah Allah telah menjadi daging dan daging itu adalah Tuhan Yesus Kristus kita; Yesus ini juga adalah Bapa yang kekal. Satu Korintus 15:45 mewahyukan bahwa Adam yang akhir telah menjadi Roh pemberi hayat. Semua pelajar Alkitab yang baik setuju bahwa Adam yang akhir itu adalah Kristus di atas kayu salib, mengakhiri ras Adam. Kristus, melalui kematian dan di dalam kebangkitan, telah menjadi Roh pemberi hayat. Haleluya! Yang kita lihat di sini adalah Putra yang bersama-sama dengan Bapa dan yang adalah Bapa yang menjadi Roh itu. Roh itu adalah perampungan akhir, ekspresi akhir, Allah Tritunggal. Ketika kita menerima Roh itu, kita menerima Allah Tritunggal. Semua yang direncanakan, diinginkan, dan apa adanya Bapa, ditambah dengan semua yang telah digenapkan, dicapai, dan diperoleh Putra sekarang telah menjadi riil dan tersedia bagi kita di dalam Roh ini.

Nama Roh itu adalah "Tuhan Yesus," karena Dia datang dalam nama Putra. Maka, ketika kita menyeru "Tuhan Yesus" kita mendapatkan Roh itu, yang adalah Allah Tritunggal! Kita perlu menyeru setiap hari, dari pagi sampai malam. Ketika Anda sedang sedih, Anda seharusnya menyeru. Ketika Anda sedang gembira, Anda seharusnya menyeru. Ketika Anda tidak tahu apa yang harus Anda lakukan, Anda seharusnya menyeru. Ketika Anda tahu dengan tepat apa yang harus Anda lakukan, Anda bahkan seharusnya lebih menyeru. Ketika Anda merasa bahwa Anda berada di dalam roh, Anda seharusnya menyeru. Ketika Anda merasa bahwa teman-teman Anda sedang menggoda Anda untuk melakukan sesuatu yang tidak berasal dari Tuhan, Anda seharusnya lebih menyeru, berseru dengan lebih nyaring. Roh itu, Allah Tritunggal, akan datang untuk melepaskan Anda dari masalah Anda, dari diri Anda, dan dari situasi Anda. Haleluya! Inilah jalan untuk diselamatkan! Puji Tuhan karena Dia telah melalui suatu proses untuk menjadi Roh itu, dan bahwa Dia telah memberi kita namaNya, "Tuhan Yesus!" Sekarang kita dapat mengalami keselamatan penuh Allah Tritunggal dengan mudah, setiap hari, dan setiap saat. Haleluya!

Pertanyaan

1. Siapakah yang mengutus Roh itu? Berikan referensinya.

2. Mengapa ketika kita menyeru "Tuhan Yesus," Roh itu datang?

3. Persekutukanlah dengan teman-teman Anda bagaimana seluruh Allah Tritunggal datang bersama dengan Roh itu.

4. Apakah artinya ketika kita mengatakan, "Tuhan telah melalui suatu proses?" Berikan referensinya.