← Daftar isi Allah Tritunggal adalah Suatu Misteri · bab 1/24

ALLAH TRITUNGGAL ADALAH SUATU MISTERI

Pembacaan Alkitab

Yes. 45:5; 1 Kor. 8:4; Mat. 28:19; Yoh. 1:1;

2 Kor. 3:17; Ibr. 1:8-9; Why. 1:4; 4:5; 5:6.

Garis Besar

I. Allah hanyalah satu

II. Allah adalah Tritunggal---Bapa, Putra, dan Roh

III. Misteri dari segala misteri

I. ALLAH HANYALAH SATU

Pertama, kita harus jelas bahwa hanya ada satu Allah. Allah adalah satu. Tidak ada Allah lain. Allah kita adalah satu-satunya Allah; Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru menerangkan hal ini dengan sangat jelas. Yesaya 45:5 mengatakan, "Akulah Tuhan, dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah." Satu Korintus 8:4 berkata, "Tidak ada Allah lain dari pada Allah yang esa." Di seluruh alam semesta hanya ada satu Allah yang sejati. Allah yang memiliki suatu kerelaan kehendak, maksud, tujuan kekal, dan ekonomi adalah satu. Allah yang memilih kita dan menakdirkan kita adalah satu. Allah yang menciptakan langit, bumi, dan manusia untuk tujuanNya, adalah satu. Allah yang mengasihi manusia adalah satu. Allah yang berinkarnasi untuk mati bagi kita sehingga kita dapat ditebus, diampuni, dibasuh, dibenarkan, dan didamaikan adalah satu. Allah yang bangkit untuk menjadi hayat kita untuk melahirulangkan, menguduskan, mentransformasi, menyerupakan, dan memuliakan kita adalah satu. Kita hanya memiliki satu Allah: bukan dua, atau tiga, atau banyak, melainkan satu.

II. ALLAH ADALAH TRITUNGGAL

---BAPA, PUTRA, DAN ROH

Walaupun Allah kita itu satu, ada sesuatu yang misterius tentang Dia. Dia adalah tiga-satu, atau "tritunggal" atau "triune" (dalam bahasa Latin, "tri" artinya tiga dan "une" artinya satu). Itulah sebabnya mengapa kita menyebut Dia "Allah Tritunggal." Anda mungkin bertanya-tanya dari mana istilah ini berasal, karena di dalam matematika manusia tidak ada angka yang demikian. Di dalam Matius 28:19 Tuhan Yesus berkata, "Baptislah mereka ke dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus." Di sini Tuhan dengan jelas membicarakan ketiganya---Bapa, Putra, dan Roh. Tetapi perhatikanlah bahwa kata "nama" di sini adalah dalam bentuk tunggal. Anda bahkan dapat me-ngatakan bahwa nama Allah kita adalah "Bapa, Putra, dan Roh Kudus." Karena ayat-ayat Alkitab yang seperti inilah, kita dapat melihat bahwa Allah kita adalah satu-namun-tiga dan tiga-namun-satu.

III. MISTERI DARI SEGALA MISTERI

Allah Tritunggal (Bapa, Putra, dan Roh) adalah suatu misterisebenarnya adalah suatu misteri dari segala misteri! Sebagai manusia yang kecil dan terbatas ini, kita tidak dapat me-mahaminya secara menyeluruh dan juga tidak dapat menerang-kannya secara sepenuh. Yohanes 1:1 berkata, "Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Melalui anak kalimat "Firman itu bersama-sama dengan Allah," kita memahami bahwa Firman itu dan Allah adalah dua, karena Firman itu bersama-sama dengan Allah. Tetapi "Firman itu adalah Allah" menandakan bahwa Firman itu dan Allah adalah satu, karena Firman adalah Allah. Mereka itu satu atau dua? Mereka itu satu dan juga dua. Ini adalah suatu misteri.

Dua Korintus 3:17 berkata bahwa "Tuhan adalah Roh." Di sini Tuhan dan Roh itu adalah satu, karena Tuhan adalah Roh itu. Kemudian ayat yang sama ini membicarakan tentang "Roh Tuhan." Ini menandakan bahwa Mereka adalah dua. Tuhan dan Roh itu satu atau dua? Ini adalah suatu misteri.

Perhatikan bahwa di dalam Ibrani 1:8-9, Putra disebut sebagai Allah; lalu Allah ditujukan sebagai Allah "Nya": "Tetapi tentang Putra, TakhtaMu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya...sebab itu Allah, AllahMu telah mengurapi Engkau." Bagaimana Anda dapat menerangkan hal ini? Dapatkah Anda berkata, "Ya Allah, AllahMu?" Ini juga adalah suatu misteri.

Terakhir, di dalam Wahyu 1:4, 4:5, dan 5:6 kita membaca bahwa Roh Allah yang satu itu (Ef. 4:4) disebut "tujuh Roh." Di sini adalah misteri yang lain lagi. Saudara-saudari yang kekasih, kita harus belajar hanya menerima Firman yang murni.

Walaupun demikian, misteri ini tidak seharusnya terlalu mengganggu kita. Banyak hal yang berhubungan dengan kehi-dupan tidak dapat dipahami manusia; kita hanya dapat memiliki pandangan yang umum tentang mereka. Sebagai contoh, walau-pun kita memiliki hayat di dalam tubuh fisik kita, tidak ada seorangpun yang dapat menjelaskan hayat ini secara menye-luruh, karena ini adalah suatu misteri. Lebih jauh lagi, di dalam kita ada roh ini bahkan lebih misterius lagi. Apakah hayat manusia itu? Dan apakah roh manusia itu? Tak ada seorangpun yang dapat memberi penjelasan yang penuh. Jika kita tidak dapat memahami misteri manusia yang demikian kecil, kita tidak seharusnya mengharapkan dapat memahami sepenuhnya misteri besar dari Allah Tritunggal Bapa, Putra, dan Roh. Masih ada banyak hal lain di alam semesta ini yang tidak dapat dijelaskan. Misalnya tentang listrik. Dengan pikiran kita yang terbatas kita hanya dapat memahami bahwa hal-hal tertentu itu memang seperti itu, tetapi kita tidak dapat memahami mengapa mereka itu begitu. Jika kita tidak dapat memahami dengan sepenuhnya sesuatu hal seperti listrik, betapa lebih sedikitnya kita dapat memahami Allah Tritunggal!

KESIMPULAN

Walaupun kita tidak dapat memahami misteri Trinitas Ke-allahan ini, kita dapat menerima dan menikmati Allah yang misterius ini. Kita tidak dapat memahami, tetapi kita dapat me-nikmati! Jaman dahulu manusia tidak memiliki pengetahuan tentang vitamin-vitamin, namun mereka telah banyak menikmati manfaat vitamin-vitamin tersebut. Puji Tuhan! Allah Tritunggal bukanlah untuk kita pahami, melainkan untuk kita nikmati. Semua apa adanya Dia yang untuk kita nikmati telah diwahyu-kan di dalam Kitab Suci. Walaupun kita tidak dapat memahami-nya dengan penuh, kita dapat, menurut semua yang dinyatakan di dalam Alkitab, menerima apapun yang dikatakan Alkitab dan menikmati Dia.

Pertanyaan

1. Kutip dua ayat, satu dari Perjanjian Lama dan satu dari Per-janjian Baru, yang memberitahu kita bahwa hanya ada satu Allah.

2. Apakah arti istilah "Tritunggal (Triune)?"

3. Dapatkah Anda menemukan tiga ayat di dalam Perjanjian Baru yang mengacu kepada ketiga Trinitas?