← Daftar isi Yesaya · bab 54/54

HAMBA YEHOVA SEBAGAI YANG DIURAPI YEHOVA DAN MALAIKAT KEHADIRAN YEHOVA BAGI PEMULIHAN ISRAEL KEPADA LANGIT BARU DAN BUMI BARU

Pembacaan Alkitab:

Yes. 61:1-3; 63:1-6, 9; 64:1; 65:17-25; 66:15, 22

Doa: Tuhan betapa kami bersyukur kepada-Mu untuk belas kasihan-Mu dan kasih karunia yang Kaubawa kepada kami pada hari ini. Tuhan Engkau tahu apa yang kami perlukan. Kami bersyukur kepada-Mu bahwa kami telah melalui semua poin mengenai diri-Mu sebagai Kristus yang almuhit dalam Yesaya ini. Terima kasih kepada-Mu malam ini bahwa Engkau telah membawa kami kepada berita yang terakhir. Tuhan, berkati kami seperti yang Engkau lalukan sebelumnya. Kami bersandar kepada-Mu, dalam belas kasihan-Mu, dalam berkat-Mu, dalam pengungkapan-Mu, dalam pembicaraan-Mu, dan bahkan dalam kami menjadi satu roh dengan-Mu. Berdirilah bersama dengan kami dan berbicaralah dalam pembicaraan kami. Kalahkanlah si musuh dan berkati setiap orang yang hadir. Terima kasih kepada-Mu. Amen.

Dalam berita ini kita akan melihat Kristus yang almuhit sebagai Hamba Yehova dalam dua aspek. Pertama, Dia adalah yang Diurapi Yehova. Ini adalah satu istilah yang sangat mustika di dalam Perjanjian Lama. Kedua, Dia adalah Malaikat kehadiran Yehova. Ada yang berpikir bahwa mengatakan “Malaikat kehadiran Yehova” itu salah. Kita mungkin lebih suka mengatakan “Malaikat dalam kehadiran Yehova.” Tetapi teks dalam Kitab Suci mengatakan “Malaikat kehadiran-Nya” (Yes. 63:9).

Pasal yang paling tegas tentang Malaikat Yehova adalah Keluaran 3. Malaikat Yehova adalah Dia yang mengawal seluruh ras Israel keluar dari Mesir melalui padang gurun ke dalam tanah permai. Akhirnya, Dia ini, yaitu Malaikat Yehova, ada dalam Zakharia 1. Dia adalah Orang yang mengendarai kuda merah, yang menderita bersama dengan umat Allah yang menderita untuk melayani Dia. Malaikat Yehova melayani bani Israel dalam seluruh perjalanan mereka selamat empat puluh tahun di padang gurun. Dalam Keluaran 14 kita dapat melihat bahwa Dia mengambil pimpinan di depan. Ketika tentara Mesir mengejar Israel, Malaikat itu beralih arah ke belakang mereka (ay.19). Dia sendiri yang melindungi Israel dari tentara Mesir. Malaikat Yehova itu adalah Tuhan Yesus.

Butir yang terakhir tentang Kristus yang almuhit dalam kitab Yesaya ini adalah Malaikat Yehova, bukan Malaikat dalam kehadiran Yehova. Dia menjadi Malaikat kehadiran Yehova itu berarti bahwa Dia adalah kehadiran Yehova. Of menunjukkan keterangan tambahan. Jika saya bersama dengan Anda, itu berarti bahwa Anda dan saya adalah dua persona. Jika saya dari Anda, maka ini membuat kita menjadi satu. Seorang suami dapat mengatakan bahwa ia of istrinya. Itu berarti bahwa ia dengan istrinya adalah satu. Dalam kehadiran menunjukkan dua persona. Dari kehadiran menunjukkan satu persona. Malaikat Yehova adalah kehadiran Yehova. Jika saya mengatakan, “hayat ada di dalam Kristus,” ini berarti bahwa hayat dan Kristus itu dua. Jika saya mengatakan , “hayat Kristus,” ini berarti bahwa hayat itu adalah Kristus. Malaikat kehadiran Yehova berarti bahwa Malaikat itu adalah kehadiran Yehova.

Malaikat Yehova, sejak Keluaran 3 melalui Yesaya sampai Zakharia ini, selalu menyertai Israel. Seringkali Dia menderita bersama dengan Israel. Zakharia 1 menyajikan satu visi tentang seorang manusia sebagai Malaikat Yehova yang menunggang kuda merah dan berdiri di antara pohon-pohon murad yang di dalam jurang (ay. 7-17). Pohon-pohon murad menandakan kerendahan umat Isarel dalam penawanan mereka. Kristus sebagai Malaikat Yehova berdiri di antara pohon-phon murad yang ada di dalam jurang ini. Ini berarti bahwa Dia tetap menyertai dengan kokoh di antara Israel yang tertawan itu dalam jurang yang paling dasar dalam kerendahan mereka.

Akhirnya, Dia akan menginjak-injak kilangan anggur yang besar di Harmagedon. Harmagedon ditunjukkan dalam Yesaya 63. Pengilangan anggur itu akan meluas dari Bozra ke Edom (ay. 1-6) sampai ke Harmagedon (Why. 16:16), satu jarak sekitar seribu enam ratus stadia, yaitu seratus delapan puluh dua mil (Why. 14:20). Malaikat Yehova, yaitu Yesus yang akan datang kembali ini, akan menginjak-injak kilangan anggur yang besar itu. Tanpa Yesaya kita tidak akan tahu bahwa orang yang menginjak-injak kilangan anggur yang besar itu adalah Malaikat kehadiran Yehova.

Yang diurapi Yehova dan Malaikat kehadiran Yehova adalah dua butir yang terakhir dari apa adanya Kristus yang almuhit bagi Israel dalam Yesaya ini. Yang Diurapi Yehova adalah satu istilah yang manis bagi umat Allah. Tetapi Malaikat kehadiran Yehova adalah satu istilah yang seringkali diterapkan terhadap musuh-musuh umat Allah. Pertama, Dia di sana menanggulangi Firaun dan tentara Mesirnya. Dia melindungi umat Allah di depan dan di belakang. Bahkan dalam Zakharia Dia juga adalah Malaikat pelindung, seperti yang diramalkan sebagai penunggang kuda merah. Yesaya menyimpulkan pandangannya tentang Kristus yang almuhit ini dengan dua butir—yang pertama begitu manis bagi umat pilihan Allah, dan yang kedua begitu kuat terhadap musuh-musuh umat pilihan Allah.

Musuh Israel yang terakhir adalah Antikristus dan semua bangsa yang ada bersamanya. Wahyu 19 memberi tahu kita bahwa Antikristus akan mengumpulkan semua orang jahat di bumi ini untuk menjadi pasukan-pasukan untuk menghancurkan Israel. Bahkan hari ini pun ada banyak negara-negara Arab yang ingin menghancurkan Israel. Orang yang terakhir yang memiliki komplotan yang demikian untuk menghancurkan Israel adalah Antikristus dengan sekutu-sekutunya, yaitu bangsa-bangsa. Tetapi Malaikat Yehova akan menjatuhkannya, mengalahkannya, dan akan langsung melemparkannya ke dalam telaga api. Malaikat Yehova ini adalah Tuhan Yesus sebagai kehadiran Allah Tritunggal. Dia akan datang untuk mengalahkan Antikristus dan pasukan-pasukannya.

II. YANG DIURAPI YEHOVA

Yesaya 61:1-3 adalah satu nubuat mengenai Kristus sebagai yang Diurapi Yehova.

A. Nubuat ini Memiliki satu Penggenapan Pencicipan pada Kedatangan Kristus yang Pertama

Nubuat mengenai Kristus sebagai yang Diurapi Allah ini memiliki satu penggenapan pencicipan pada kedatangan Kristus yang pertama. Dalam Perjanjian Lama, kita tidak dapat melihat dua kedatangan Kristus. Perjanjian Lama hanya memperlihatkan kepada kita bahwa Kristus akan memiliki satu kedatangan. Dua kedatangan Kristus ini dapat disamakan dengan dua puncak dari gunung yang berjajar. Dari jarak jauh keduanya mungkin kelihatan seperti satu puncak, tetapi bila Anda datang mendekatinya, maka Anda akan melihat bahwa ada dua puncak dengan satu lembah yang besar, satu daratan yang besar, di antara keduanya. Nubuat mengenai kedatangan Kristus dalam Yesaya 61 ini sebenarnya berada dalam dua aspek.

Dalam Perjanjian Baru, puncak dari kedatangan Tuhan yang pertama di singgung dalam Lukas 4. Lukas 4 membicarakan tentang Tuhan masuk ke dalam sebuah sinagoge pada hari Sabat. Ada gulungan kitab nabi Yesaya pada-Nya, dan Dia membacakan ayat-ayat yang pertama dalam Yesaya 61. Kemudian Tuhan menutup gulungan kitab itu dan, memberikannya kepada pejabat, kemudian Dia duduk dan berkata, “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya” (ay. 21). Semua orang itu heran akan kata-kata indah yang diucapkan-Nya (ay. 22).

Lukas 4 memberikan kepada kita satu catatan tentang “puncak” yang pertama dari nubuat dalam Yesaya 61:1-3. Tetapi dalam Yesaya 61 itu sendiri kita dapat melihat hanya ada satu puncak, bukan dua puncak. Dua puluh tujuh pasal yang terakhir dari Yesaya, yaitu dari Yesaya 40 sampai 66, membicarakan tentang kedatangan Kristus. Yesaya memberi tahu kita bahwa kedatangan Tuhan akan membawa masuk waktu pemulihan, yaitu pemulihan Israel. Tetapi ketika kita sampai kepada Yesaya 40—66 pada hari ini, maka dalam pandangan dari terang Perjanjian Baru, di sini kita dapat melihat dua kedatangan.

Misalnya, Yesaya 40 membicarakan tentang kemuliaan Yehova dinyatakan (ay. 5) dan tentang kedatangan Tuhan Yehova dengan kekuatan (ay. 10). Ini mengacu kepada penampakan Yesus. Penampakkan itu tentunya bukanlah kedatangan-Nya yang kedua kali. Itu adalah kedatangan-Nya yang pertama yang dibawa masuk oleh Yohanes Pembaptis (ay. 3-5; Luk. 3:4-6). Pasal-pasal yang mengikuti Yesaya 40 ini mengandung banyak ayat yang memberi tahu kita tentang kedatangan Kristus. Yesaya 53 memberi tahu kita bahwa Tuhan akan datang sebagai taruk yang lembut, dan sebagai tunas dari tanah kering (ay. 2), dan sebagai seorang manusia yang penuh dengan kesengsaraan (ay. 3). Ini tentunya mengacu kepada kedatangan-Nya yang pertama. Hari ini kita mengenal hal ini, tetapi pada zaman dulu mereka tidak memiliki pemikiran ini. Saya juga ragu apakah Yesaya juga mengenal hal ini. Mereka hanya tahu bahwa Mesias akan datang. Bagi mereka hanya ada satu kedatangan. Tetapi sebenarnya Mesias, yaitu Dia yang Diurapi Allah, akan datang dua kali. Yang pertama adalah pada zaman kasih karunia, dan yang kedua adalah pada zaman pemulihan.

Zaman kasih karunia merupakan pencicipan dari zaman pemulihan. Ibrani 6 memberi tahu kita bahwa zaman kasih karunia adalah pencicipan dari kuasa pada zaman yang akan datang (ay. 5). Hari ini kita sedang menikmati kuasa pada zaman yang akan datang, yaitu zaman pemulihan. Zaman yang akan datang ini adalah zaman kerajaan, zaman seribu tahun. Ketika kita masuk ke dalam zaman kasih karunia, maka kita sedang berjalan mengarah kepada zaman selanjutnya, yaitu zaman pemulihan, zaman kerajaan. Apa yang sedang kita nikmati pada hari ini adalah satu pencicipan, tetapi pencicipan ini akan menjadi satu kenikmatan yang penuh pada zaman pemulihan. Penggenapan nubuat yang pertama mengenai kedatangan Kristus ini adalah satu pencicipan, sedangkan penggenapan yang kedua adalah kenikmatan yang penuh.

Nubuat mengenai Kristus sebagai yang Diurapi Yehova memiliki penggenapan pencicipan, yaitu pada kedatangan Kristus yang pertama, selama zaman kasih karunia, dalam menghasilkan gereja, sebagai tahun rahmat Yehova (Luk. 4:16-22a). Dalam Perjanjian Lama gereja itu tersembunyi. Gereja tersembunyi di antara dua puncak kedatangan Kristus. Setelah Tuhan membacakan Yesaya 61:1-2, Dia duduk dan berkata, “Pada hari ini genaplah nas itu sewaktu kamu mendengarnya” (Luk. 4:21). Itu berarti bahwa sejak Tuhan ada di sana, maka itu adalah tahun rahmat Yehova. Tetapi ini hanyalah satu pencicipan. Tahun rahmat Yehova akan penuh ketika Kristus datang kedua kalinya.

B. Memiliki Penggenapan Kenikmatan yang Penuh pada Kedatangan Kristus yang Kedua

Nubuat mengenai Kristus sebagai yang Diurapi Yehova dalam Yesaya 61:1-3 ini akan memiliki penggenapan kenikmatan yang penuh pada kedatangan Kristus yang kedua, selama pemulihan Israel kepada langit baru dan bumi baru. Zaman pemulihan ini akan membawa masuk langit baru dan bumi baru.

C. Roh Tuhan Yehova Ada pada-Nya

Yesaya 61:1a mengatakan, “Roh Tuhan ALLAH ada padaku.” Roh Tuhan Yehova ada pada Kristus dalam kedatangan-Nya yang pertama dan akan ada pada-Nya dalam kedatangan-Nya yang kedua. Ketika Tuhan Yesus datang kedua kalinya, makna yang tegas adalah bahwa Roh Tuhan Yehova ada pada-Nya. Di sini Yesaya secara khusus menambahkan kata Tuhan. Ini bukan saja Roh Yehova melainkan Roh Tuhan Yehova. Roh dari Dia yang demikian ini akan ada pada Yesus yang akan datang.

D. Yehova telah Mengurapi Dia

Yehova telah mengurapi Kristus (Yes. 61:1b; Mat. 3:16). Dia mengurapi Kristus dalam kedatangan-Nya yang pertama. Ketika Kristus dibaptis, Dia bangkit dari air itu dan Roh Allah turun ke atas-Nya seperti seekor burung merpati (Luk. 3:21-22). Hari ini Roh itu ada pada kita bukan dalam gambar yang kelihatan. Tetapi pada hari Yesus dibaptis, Roh itu turun ke atas-Nya seperti seekor burung merpati. Ini sangat tegas. Kedatangan Roh itu kepada Yesus setelah pembaptisan-Nya adalah penggenapan dari Yesaya 61:1 dan dilaksanakan untuk mengurapi Raja yang baru dan memperkenalkan-Nya kepada umat-Nya. Pengurapan Roh itu akan tetap bekerja pada kedatangan-Nya yang kedua.

Yehova mengurapi Dia untuk melakukan banyak hal. Pertama, Dia diurapi untuk memberitakan kabar baik, yaitu injil kepada orang-orang yang sengsara dan menderita (Yes. 61:1c). Kedua, Dia diurapi untuk merawat orang-orang yang remuk hati (ay. 1d) dan ketiga, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan kelepasan kepada orang-orang yang terkurung dalam penjara (ay. 1e). Ini mungkin berarti kelepasan orang-orang yang dipenjarakan. Keempat, Kristus diurapi untuk memberitakan tahun rahmat Yehova dan hari pembalasan Allah kita (ay. 2a). Tahun rahmat adalah terhadap umat Allah; hari pembalasan adalah terhadap musuh-musuh umat Allah. Ketika Kristus datang lagi kepada Israel, maka itu akan menjadi tahun rahmat bagi mereka dan juga hari pembalasan Allah atas musuh-musuh Allah, yaitu Antikristus dan para pengikutnya. Kelima, Yehova mengurapi Kristus untuk menghibur semua orang berkabung (ay. 2b). Berkabung menunjukkan bahwa Anda telah banyak menderita. Pada permulaan penderitaan Anda, Anda mungkin tidak berkabung. Tetapi kelak, Anda akan berkabung.

Keenam, Kristus diurapi untuk mengaruniakan kepada orang-orang yang berkabung di Sion perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar (ay. 3a). Zakharia memberi tahu kita bahwa ketika Kristus datang kembali semua Israel yang tercerai berai akan kembali ke negeri nenek moyang mereka. Dua pertiga dari mereka akan dibunuh oleh musuh-musuh mereka (13:8). Bahkan hari ini bangsa-bangsa di sekeliling Israel juga membenci Israel. Keadaan Israel yang menyedihkan sepanjang dua puluh abad ini adalah penggenapan perkataan Tuhan dalam Matius. Tuhan meratapi Yerusalem (Mat. 23:37) dan menubuatkan tentang datangnya penghancuran (24:2). Nubuat ini digenapkan ketika Titus dan pasukan Roma datang pada tahun 70 M untuk menghancurkan Yerusalem dan bait Allah, dan tidak meninggalkan satu batu pun di atas batu lainnya. Sejak hari itu bangsa Israel tercerai berai dari negeri nenek moyang mereka ke semua bangsa selama hampir seribu sembilan ratus tahun. Mereka berkelana ke banyak negara, tetapi pada tahun 1948 mereka terbentuk kembali sebagai satu bangsa. Sembilan belas tahun yang lalu, yaitu pada tahun 1967, mereka menawan kembali Yerusalem dan Golan Heights melalui peperangan selama enam hari.

Hari ini Israel sedang ditindas untuk melepaskan negeri yang telah mereka dapatkan itu. Israel tidak akan melakukan hal ini. Hari ini semua negara Arab yang mengelilingi Israel membenci Israel. Pada masa yang akan datang Antikristus dan pasukannya akan berusaha sebaik mungkin untuk membunuh bangsa Israel. Menurut Zakharia mereka akan membunuh dua pertiga dari bangsa Israel, maka hanya ada sepertiga lagi yang tersisa (13:8-9). Karena sepertiga ini, maka setengah kota Yerusalem akan ditawan (14:2). Kemudian Tuhan akan kembali untuk berperang dan mengalahkan Antikristus dan pasukan-pasukannya.

Pada waktu itu Tuhan akan mengaruniakan sesuatu kepada orang-orang yang berkabung di Sion. Mereka berkabung karena mereka kehilangan sanak famili mereka. Tetapi ketika Kristus datang, Dia akan memberikan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu. Perhiasan kepala adalah ikat kepala/serban. Orang-orang yang berkabung di Israel menaburkan abu ke atas diri mereka sendiri, tetapi Kristus akan menyingkirkan abu itu dan memberikan serban, yaitu perhiasan kepala kepada mereka. Dia juga akan memberikan minyak untuk pesta ganti kain kabung, dan jubah pujian untuk memuji Yehova ganti semangat yang pudar. Ini juga sangat cocok bagi kita kaum beriman pada hari ini. Sebelum kita diselamatkan, pada aspek negatif kita seperti ini, tetapi Tuhan memberikan diri-Nya sendiri kepada kita dengan demikian kaya seperti semua butir di atas. Dia juga akan menjadi semua hal ini bagi Israel pada kedatangan-Nya kembali.

Tuhan akan melakukan semuanya ini agar bangsa Israel dapat disebut pohon tarbantin kebenaran, tanaman Yehova, agar Dia dapat dimuliakan (Yes. 61:3b). Meskipun ada banyak dari antara mereka yang terbunuh, tetapi orang-orang yang tersisa itu akan menjadi pohon tarbantin yang bertumbuh. Tarbantin, menurut pengkajian saya, adalah kayu yang terbaik. Bangsa Israel adalah tanaman Yehova, agar Yehova dapat dimuliakan. Ini akan terjadi pada kedatangan Kristus yang kedua, di mana Dia akan menjadi yang Diurapi Allah untuk merawat umat Allah yang tercerai berai dan menderita ini.

E. Sebagai satu Panji-panji yang Ditegakkan bagi Perhimpunan Umat Yehova yang Tercerai Berai

Pada kedatangan kembali Kristus, Dia akan menjadi satu panji-panji yang ditegakkan bagi perhimpunan umat Yehova yang tercerai berai (Yes. 62:10b). Menjelang waktu itu, semua Israel akan datang kembali. Mereka akan melihat satu tanda, satu panji-panji, yang kepadanya mereka semua akan dikumpulkan bersama-sama. Kristus, yang Diurapi Yehova akan menjadi panji yang mengumpulkan itu.

F. Sebagai Keselamatan yang akan Datang kepada Sion untuk Menyelamatkannya dari Pembinasaan Antikristus dan Bangsa-bangsa yang ada bersama dengannya

Yang Diurapi Yahova ini akan datang untuk menyelamatkan Sion. Sion adalah salah satu gunung yang di atasnya Yerusalem Baru dibangun dan gunung itu asalnya disebut Moria, di mana Abraham mempersembahkan anaknya, Ishak (Kes. 22:1-2). Bait Allah dibangun di atas Gunung Moria di Yerusalem (2 Taw. 3:1). Kemudian, Moria diacukan sebagai Gunung Sion (Mzm. 2:6; 48:2, 11; 74:2). Tuhan akan menjadi keselamatan yang akan datang kepada Sion untuk menyelamatkannya dari pembinasaan Antikristus dan bangsa-bangsa yang ada bersama dengannya (Yes. 62:11b; Zak. 12:2-9). Pada peristiwa itu, Antikristus akan menawan setengah dari penduduk di Yerusalem. Kristus sebagai yang Diurapi Yehova akan datang untuk menyelamatkan mereka keluar dari tangan Antikristus yang membunuh ini.

II. MALAIKAT KEHADIRAN YEHOVA UNTUK MENANGGULANGI BANGSA-BANGSA

Kristus adalah Malaikat kehadiran Yehova untuk menanggulangi bangsa-bangsa (Yes. 63:1-6, 9; 64:1; 65:17-25; 66:15, 22).

A. Untuk Mengoyak-ngoyak Langit dan Datang untuk Menyelamatkan Israel dari Bangsa-bangsa

Dia akan mengoyak-ngoyak langit dan akan datang untuk menyelamatkan Israel dari bangsa-bangsa (Yes. 63:9; 64:1). Langit akan terkoyak dan akan ada satu pembukaan yang luas bagi Malaikat kehadiran Yehova untuk muncul, dan datang ke bumi. Menjelang waktu itu, Dia tidak akan menjadi taruk yang lembut lagi. Dia akan menjadi sangat besar.

B. Datang dengan Api untuk Menghakimi Bangsa-bangsa dengan Pembakaran-Nya

Dia akan datang dengan api untuk menghakimi bangsa-bangsa di seluruh bumi dengan pembakaran-Nya (Yes. 66:15-16a). Belakangan ini ada satu api yang ganas, yaitu kebakaran yang besar, di Oakland, Kalifornia dan banyak orang kehilangan rumah mereka. Tetapi ketika Kristus datang untuk kedua kalinya, seluruh bumi akan penuh dengan api ganas. Dia akan datang dengan api untuk menghakimi bangsa-bangsa dengan pembakaran-Nya.

C. Untuk Menginjak-injak Kilangan Anggur yang Besar, yaitu untuk Menghancurkan Antikristus dan Orang-orang Jahat dari Bangsa-bangsa di Harmagedon

Dia juga akan datang untuk menginjak-injak kilangan anggur yang besar, yaitu untuk menghancurkan Antikristus dan orang-orang jahat dari bangsa-bangsa di Harmagedon (Yes. 63:1-6; Why. 16:12-16; 19:19-21). Menginjak-injak ini bukanlah satu tuaian yang positit dari satu hasil panen. Ini adalah tuaian yang negatif dari penghakiman Allah terhadap orang-orang jahat.

D. Untuk Membawa Masuk Zaman Pemulihan—Kerajaan Seribu Tahun sampai kepada Langit Baru dan Bumi Baru

Akhirnya, ketika Kristus datang kembali, Dia akan membawa masuk zaman pemulihan—kerajaan seribu tahun sampai kepada langit baru dan bumi baru (Yes. 65:17-25; 66:22; Why. 20:4-6). Pada kedatangan Kristus kembali, Dia akan membakar dunia dan menginjak-injak kilangan anggur yang besar, termasuk Antikristus. Dengan melakukan dua hal ini, maka Dia akan membersihkan seluruh bumi. Kemudian Dia akan membawa masuk kerajaan Allah ke bumi ini, dan itu akan menjadi zaman pemulihan. Orang-orang Yahudi yang kembali dan bertobat ini akan menikmati pemulihan itu, dan orang-orang Kristen yang menang akan berada di bagian surgawi dari kerajaan surga. Orang-orang Yahudi akan tetap tinggal di bumi ini untuk menikmati ciptaan Allah, yang telah rusak tetapi akan dipulihkan pada kedatangan Kristus yang kedua. Pemulihan itu akan membawa masuk langit baru dan bumi baru. Ini adalah eskatologi yang terbaik.

?

PELAJARAN HAYAT

YEREMIA

Berita

01 02 03 04 05 06 07 08

09 10 11 12 13 14 15

16 17 18 19 20 21 22 23

24 25 26 27 28 29 30

31 32 33 34 35 36 37 38

39 40