← Daftar isi Yesaya · bab 14/54

REAKSI YEHOVA TERHADAP KEMEROSOTAN ISRAEL DAN REAKSINYA TERHADAP TINDAKAN BANGSA-BANGSA YANG BERLEBIHAN TERHADAP ISRAEL

YANG MENGHASILKAN KEMBALINYA ISRAEL KEPADA YEHOVA

DAN KEMBALINYA MEREKA KE TANAH KUDUS BAGI PEMULIHAN

(1)

Pembacaan Alkitab: Yes 24—27

Berita ini dan berita selanjutnya akan meliput empat hal utama: reaksi Yehova terhadap kemerosotan Israel, reaksi-Nya terhadap tindakan bangsa-bangsa yang berlebihan terhadap Israel, kembalinya Israel kepada Yehova, dan kembalinya Israel ke Tanah Kudus bagi pemulihan.

I. REAKSI YEHOVA TERHADAP KEMEROSOTAN ISRAEL

A. Kemerosotan Israel

Yesaya 24:5 membicarakan tentang kemerosotan Israel.

1. Bumi Menjadi Cemar karena Penduduknya

Bumi cemar karena penduduknya; karena mereka telah melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Undang-undang di sini adalah prinsip-prinsip, dan ketetapan adalah ketentuan-ketentuan dengan penghakiman.

2. Yang Tidak Setia Menanggulangi dengan Tidak Adil

Dalam 24:16b dan 20b kita dapat melihat bahwa yang tidak setia menanggulangi dengan tidak adil, bahkan dengan sangat tidak adil. Pemberontakan bumi menimpa dia dengan sangat.

B. Reaksi Yehova

Dalam pasal dua puluh empat kita juga melihat reaksi Yehova terhadap kemerosotan Israel.

1. Yehova akan Menanduskan Bumi dan Menghancurkannya

Yehova akan menanduskan bumi dan menghancurkannya; Dia akan membalikkan permukaannya, dan akan menyerakkan penduduknya (ay. 1, 4). Ini berarti bahwa Dia akan membuat satu kekacauan terhadap negeri penduduk Israel.

2. Sumpah Serapah akan Memakan Bumi, dan Penduduknya akan Mendapat Hukuman

Menurut ayat 6, sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapat hukuman. Sebab itu, penduduk bumi akan hangus lenyap, dan manusia akan tinggal sedikit.

3. Kota yang Kacau Riuh Sudah Hancur

Kota yang kacau riuh sudah hancur, dan setiap rumah sudah tertutup tidak dapat dimasuki. Yang terdapat dalam kota hanya kerusakan, pintu gerbang telah didobrak dan runtuh (ay. 10, 12). Ini menunjukkan bahwa seluruh kota itu telah hancur.

4. Dasar-dasar Bumi Goncang

Dasar-dasar bumi goncang. Bumi remuk redam, bumi hancur luluh, bumi goncang gancing. Bumi terhuyung-huyung sama sekali seperti orang mabuk dan goyang seperti gubuk ditiup angin (ay. 18b-20a).

5. Air Anggur Tidak Menggirangkan Lagi, Pohon Anggur Merana, dan Semua Orang yang Bersukahati Mengeluh

Air anggur tidak menggirangkan lagi, pohon anggur merana, dan semua orang yang bersukahati mengeluh (ay. 7). Kegirangan suara rebana sudah berhenti, keramaian orang-orang yang beria-ria sudah diam, dan kegirangan suara kecapi sudah berhenti (ay. 8). Tiada lagi orang minum anggur dengan bernyanyi (ay. 9). Orang menjerit di jalan-jalan karena angur, segala sukacita sudah lenyap, kegirangan bumi sudah hilang (ay. 11).

II. REAKSI YEHOVA TERHADAP TINDAKAN BANGSA-BANGSA YANG BERLEBIHAN TERHADAP ISRAEL

Dalam alam semesta, antara Allah dan manusia, Allah selalu terlebih dahulu melakukan sesuatu. Kemudian manusia bereaksi terhadap apa yang dilakukan Allah itu. Kemudian Allah datang untuk bereaksi terhadap reaksi manusia. Ini agak mirip dengan satu siklus, seperti pertukaran percakapan antara suami dan istri. Suami berbicara kepada istri, dan istri bereaksi. Kemudian suami bereaksi terhadap reaksi istri. Demikian juga pertukaran percakapan ini seringkali terjadi antara Allah dan manusia. Allah mungkin memberi tahu kita bahwa kita harus mengasihi Dia, dan kita menjawab dengan mengatakan bahwa kita tidak dapat mengasihi Dia. Kemudian Allah mungkin mengatakan bahwa Dia akan menjadi kekuatan bagi kita untuk mengasihi Dia, tetapi kita mungkin mengatakan bahwa kita tidak tahu bagaimana untuk menerapkan kekuatan ini. Siklus tindakan dan reaksi ini hanya dapat dihentikan dengan kesadaran kita bahwa kita bukanlah kepala. Kita bukanlah orang yang berhak mengatakan ya atau tidak. Inilah ketaatan.

A. Tindakan Bangsa-bangsa yang Berlebihan terhadap Israel

Karena Israel telah memberontak, maka Allah memakai Asyur untuk mendisiplinkan mereka. Tetapi tindakan Asyur berlebihan; keterlaluan, melampaui batas yang ditentukan Allah.

1. Bangsa-bangsa Dianggap Menjadi Tuan-tuan Lain di samping Yehova

Bangsa-bangsa lain dianggap menjadi tuan-tuan lain di samping Yehova dan menjadi majikan Israel (26:13a). Dalam hal dianggap menjadi tuan dan bertindak seolah-olah mereka adalah tuan, bangsa-bangsa itu keterlaluan.

2. Bangsa-bangsa itu bagi Israel seperti Lewiatan dan Ular Naga

Bagi Israel bangsa-bangsa itu seperti Lewiatan, ular yang meluncur dan ular yang melingkar dan seperti ular naga (atau monster) yang di laut (27:1).

B. Reaksi Yehova

1. Yehova akan Menghukum Tentara Langit di Langit dan Raja-raja Bumi di atas Bumi

Yehova akan menghukum tentara langit dilangit dan raja-raja bumi di atas bumi (24:21). Di sini tentara langit di langit mengacu kepada Setan dan malaikat-malaikatnya di angkasa. Reaksi Yehova akan menanggulangi pasukan Setan di angkasa dan raja-raja di bumi. Mereka akan dikumpulkan bersama-sama, seperti tahanan dimasukkan dalam liang; mereka akan dimasukkan dalam penjara dan akan dihukum sesudah waktu yang lama (ay. 22).

2. Yehova telah Membuat Kota itu Menjadi Timbunan Batu dan Kota yang Berkubu itu Menjadi Reruntuhan

Yehova telah membuat kota itu menjadi timbunan batu dan kota yang berkubu itu menjadi reruntuhan (25:2a). Karena reaksi Yehova, puri orang luar tidak lagi menjadi kota, dan tidak dibangunkan lagi untuk selama-lamanya. Oleh karena itu, suatu bangsa yang kuat akan memuliakan Yehova; kota bangsa-bangsa yang gagah akan takut kepada-Nya (ay. 2b-3).

3. Moab akan Diinjak-injak di Tempatnya Sendiri oleh Yehova

Dalam 25:10b-12 kita melihat bahwa Moab akan diinjak-injak di tempatnya sendiri oleh Yehova, sebagai jerami dinjak-injak dalam lobang kotoran. Moab mengembangkan tangannya di dalamnya seperti cara perenang mengembangkannya untuk berenang. Tetapi Yehova akan mematahkan kecongkakan mereka dengan segala daya upaya mereka. Kubu-kubu temboknya yang tinggi akan ditumbangkan Yehova, dirubuhkan-Nya dan dicampakkan-Nya ke tanah dan debu.

4. Yehova Telah Menundukkan Penduduk Tempat Tinggi, Kota yang Berbenteng

Menurut 26:5 dan 6, Yehova telah menundukkan penduduk tempat tinggi, kota yang berbenteng. Dia merendahkannya sampai ke tanah; dan mencampakkannya sampai ke debu. Kaki orang-orang sengsara, telapak kaki orang-orang lemah akan menginjak-injaknya.

5. Yehova Telah Menghukum dan Memusnahkan Mereka yang Dianggap Menjadi Tuan-tuan atas Israel

Yesaya 26:14 memberi tahu kita bahwa Yehova telah menghukum dan memusnahkan mereka yang dianggap menjadi tuan-tuan atas Israel. Dia telah meniadakan segala ingatan kepada mereka.

6. Yehova Keluar dari Tempat-Nya untuk Menghukum Penduduk Bumi karena Kesalahannya

Yesaya 26:21 mengatakan bahwa Yehova akan keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya. Bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah atasnya dan tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana.

7. Yehova akan Menghukum Lewiatan dan Membunuh Ular Naga

Akhirnya, 27:1 mewahyukan bahwa dalam reaksi-Nya terhadap tindakan bangsa-bangsa yang berlebihan terhadap Israel, Yehova akan menghukum, dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat, atas Lewiatan, ular yang meluncur, dan ular yang melingkar. Dia akan membunuh ular naga (atau monster) yang di laut.