TANYA JAWAB TENTANG INJIL
Tanya: Ketika kita bertemu dengan orang yang sulit beroleh selamat, harus bagaimana? Injil di atas mimbar dengan Injil di bawah mimbar, adakah jalur yang berbeda?
Jawab: Dalam pemberitaan Injil, yang paling penting adalah belajar bekerja sama dengan Roh Kudus. Bagaimana Roh Kudus bekerja, kita harus mengikuti pergerakan Roh Kudus, jangan berlawanan dengan Roh Kudus, ini adalah perkara yang paling penting. Lagi pula, menyelamatkan orang bukan hanya menyelamatkan orang yang mudah beroleh selamat, tetapi juga menyelamatkan orang yang sulit beroleh selamat, karena Anda akan mendapatkan banyak pelajaran dari hal ini. Kalau Anda bisa menyelamatkan seorang yang sulit beroleh selamat, berangsur-angsur Anda bisa menyelamatkan orang yang sulit beroleh selamat yang lainnya.
Memberitakan Injil di bawah mimbar sama dengan memberitakan Injil di atas mimbar. Hanya ada satu hal yang sangat penting, yaitu harus membawa orang berdosa ke hadapan Tuhan, harus membawa dia berlutut berdoa; begitu dia berdoa, bisa segera dibawa ke hadapan Tuhan.
Tanya: Ketika memberitakan Injil, bolehkah hanya memakai salah satu jalur dari lima jalur yang pertama?
Jawab: Jalur memberitakan Injil asalnya ada enam, jalur yang keenam adalah "iman yang hidup", adalah pelengkap dari lima jalur yang di depan. Anda boleh memakai lima jalur yang di depan, tetapi akhirnya Anda boleh berkata, Tuhan adalah sahabat orang berdosa, Anda boleh menurut apa adanya Anda datang kepada-Nya. Yang bisa percaya, boleh datang; yang tidak bisa percaya, juga boleh datang. Yang bisa bertobat boleh datang, yang tidak bisa bertobat juga boleh datang. Karena Tuhan adalah sahabat orang berdosa, bagaimanapun keadaan Anda, boleh datang memohon pertolongan Tuhan. Orang berdosa asal dengan iman menjamah Tuhan, Tuhan akan memberi karunia. Asal Tuhan mau memberi karunia, orang pasti bisa beroleh selamat.