Daftar isi Lukas · bab 33/237

Pembacaan Alkitab: Luk. 4:22-44

Doa baca: “Kata-Nya lagi, ‘Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya.” (Luk. 4:24)

Tahun Rahmat Tuhan

Dalam Lukas 4:19 kita tampak Manusia- Penyelamat diurapi untuk “memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” Tahun rahmat (Yobel) ini adalah zaman Perjanjian Baru yang dilambangkan oleh tahun Yobel (Im. 25:8-17), saat Allah menerima tawanan-tawanan dosa yang kembali (Yes. 49:8; 2 Kor. 6:2) dan saat orang-orang yang tertindas di bawah belenggu dosa menikmati pembebasan yang berasal dari keselamatan Allah. Dalam Lukas 4:18-19 Manusia-Penyelamat mengumumkan yobel kasih karunia. Ini menunjukkan bahwa Dia memulai ministri-Nya dengan memproklamirkan yobel kasih karunia. Istilah “tahun rahmat Tuhan” menunjukkan yobel yang digambarkan dalam Imamat 25, yaitu saat budak-budak dibebaskan dan tanah pusaka dikembalikan kepada para pemiliknya. Maka tahun yobel adalah tahun pembebasan, tahun kebebasan, dan tahun kembalinya tanah milik yang hilang. Orang-orang yang telah dijual sebagai budak dibebaskan selama tahun yobel itu.

Dalam Lukas 4:22, orang-orang heran akan kata-kata kasih karunia yang diucapkan Tuhan, namun kelihatannya mereka tidak memahami kata-kata ini. Ini adalah permulaan yang sebenarnya dari zaman kasih karunia. Zaman sebelumnya adalah zaman hukum Taurat. Tetapi yobel ilahi dalam Lukas 4, yobel kasih karunia, diumumkan oleh Manusia-Penyelamat. Dalam 4:31-44 Manusia-Penyelamat ini melaksanakan amanat empat ganda- Nya, meliputi mengajar (ayat 31-32), mengusir roh-roh jahat (ayat 33-37, 41), menyembuhkan penyakit (ayat 38-40), dan memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Allah (ayat 42-44). Kerajaan Allah adalah Penyelamat (Luk. 17:21) sebagai benih hayat yang ditaburkan ke dalam kaum beriman-Nya, yaitu umat pilihan Allah (Mrk. 4:3, 26), dan berkembang ke dalam suatu alam, yakni kerajaan Allah, yang di dalamnya Allah dapat memerintah dalam hayat ilahi-Nya.

Sumber: Pelajaran-Hayat Lukas , Buku 1 , Berita 11