← Daftar isi Yeremia (2) · bab 23/40

DOSA ISRAEL TERHADAP YEHOVA DAN PENGHUKUMAN YEHOVA TERHADAP ISRAEL (14)

NUBUAT-NUBUAT SEJATI YEREMIA LAWAN NUBUAT-NUBUAT PALSU NABI LAINNYA

Pembacaan Alkitab: Yer. 27—29

Dalam berita ini kita akan meliput pasal dua puluh tujuh sampai dua puluh sembilan. Pasal-pasal ini adalah tentang nubuat-nubuat sejati Yeremia lawan nubuat-nubuat palsu nabi lainnya.

I. MENGENAI NEBUKADNEZAR SEBAGAI BELENGGU DAN KUK ATAS ISRAEL DAN BANGSA-BANGSA DI SEKITARNYA

Yeremia 27:1-15 berkenaan dengan Nebukadnezar sebagai belenggu dan kuk atas Israel dan bangsa-bangsa di sekitarnya.

A. Nubuat Sejati Yeremia

1. Yehova Telah Menyerahkan Israel dan Semua Bangsa di sekitarnya kepada Nebukadnezar

Yeremia menubuatkan bahwa Yehova telah menyerahkan Israel dan semua bangsa di sekitarnya ke dalam tangan Nebukadnezar. Mereka semua harus berada di bawah kuknya (seperti yang dipamerkan oleh Yeremia dengan gandar dan tali pengikat yang dikenakan kepadanya) dan melayani dia dan anaknya dan anak-anak dari anaknya sampai waktu pembalasan atas negerinya tiba (ay. 2-7, 11-12).

2. Bangsa atau Kerajaan Manapun yang Tidak Melayani Nebukadnezar akan Dihukum Mati olehYehova

Bangsa atau kerajaan manapun yang tidak melayani Nebukadnezar raja Babel dan menyerahkan tengkuknya di bawah kuknya akan dihukum mati oleh Yehova dengan pedang, kelaparan, dan penyakit sampar (ay. 8). Dalam ayat 13 Yeremia selanjutnya berkata, “Mengapa engkau bersama rakyatmu harus mati oleh pedang, kelaparan dan penyakit sampar seperti yang difirmankan oleh TUHAN tentang bangsa yang tidak mau takluk kepada raja Babel itu?”

B. Nubuat Palsu dari Nabi-nabi, Juru Tenung, Juru Mimpi, Tukang Ramal, dan Tukang Sihir Israel

Dalam pasal ini kita juga memiliki nubuat palsu dari nabi-nabi, jurutenung, juru mimpi, tukang ramal dan tukang sihir Israel (ay. 9-10). Juru tenung, tukang ramal dan tukang sihir ini melakukan ramalan, dengan mengontaki roh-roh najis. Mereka adalah orang-orang jahat, bukan dalam hal kerasukan roh najis melainkan dalam hal mempunyai kontak yang teratur dengan roh-roh najis. Bukannya mengontaki Allah, mereka malah selalu mengontaki sumber yang jahat dan najis. Inilah cara mereka hidup.

1. Mengatakan Bahwa Israel Tidak Akan Melayani Raja Babel

Nubuat palsu yang diberikan oleh nabi-nabi, juru tenung, juru mimpi, tukang ramal dan tukang sihir ini adalah bahwa Israel tidak akan melayani raja Babel (ay. 9, 14).

2. Akibat dari Nubuat Palsu Mereka

Mereka bernubuat palsu dengan maksud menjauhkan Israel dari negeri mereka. Yehova akan menceraiberaikan mereka dan mereka akan binasa (ay. 10). “Sebab Aku tidak mengutus mereka, demikianlah firman TUHAN, tetapi mereka bernubuat palsu demi nama-Ku, sehingga kamu Kuceraiberaikan dan menjadi binasa bersama-sama dengan nabi yang bernubuat kepadamu itu” (ay. 15).

III. MENGENAI PENGEMBALIAN PERKAKAS-PERKAKAS RUMAH YEHOVA

Yeremia 27:16-22 berkenaan dengan pengembalian perkakas-perkakas rumah Yehova.

A. Nubuat Palsu Nabi Lain

Nebukadnezar telah mengambil beberapa perkakas dari rumah Yehova dan membawanya ke Babel dan menaruhnya di rumah allahnya (Dan. 1:1-2). Dalam nubuat palsu mereka, nabi-nabi palsu itu memberi tahu Israel bahwa tidak berapa lama lagi perkakas-perkakas ini akan dikembalikan dari Babel (Yer. 27:16).

B. Nubuat Sejati Yeremia

Dalam ayat 17 sampai 22 kita memiliki nubuat sejati Yeremia mengenai pengembalian perkakas-perkakas dari rumah Yehova.

1. Menyuruh Umat itu untuk Melayani Raja Babel dan Mereka akan Hidup

Dalam nubuat sejatinya, Yeremia menyuruh umat itu untuk melayani raja Babel dan mereka akan hidup, dan kota Yerusalem tidak akan menjadi reruntuhan (ay. 17).

2. Perkakas-perkakas yang Masih Tinggal di Rumah Yehova Akan Diangkut ke Babel dan Tinggal di Sana sampai kepada Hari Ketika Yehova Melawat Israel

Perkakas-perkakas yang masih tinggal di rumah Yehova, di istana raja Yehuda, dan di Yerusalem akan diangkut ke Babel dan akan tinggal di sana sampai hari ketika Yehova melawat Israel. Kemudian Yehova akan membawa perkakas-perkakas itu dan menyimpannya ke negeri yang kudus itu (ay. 18-22).

Mengenai perkakas-perkakas rumah Yehova ini, ada dua macam nubuat yang berbeda. Nubuat yang berbeda ini membingungkan umat itu, dan sulit bagi mereka untuk membedakan mana yang sejati dan mana yang palsu.

III. MENGENAI PEMATAHAN KUK NEBUKADNEZAR, RAJA BABEL, DAN PENGEMBALIAN PERKAKAS-PERKAKAS RUMAH YEHOVA DAN SEMUA ORANG-ORANG YANG TERBUANG DARI YEHUDA KE BABEL

Nubuat-nubuat dalam pasal dua puluh delapan in berkenaan dengan pematahan kuk Nebukadnezar, raja Babel, dan pengembalian perkakas-perkakas rumah Yehova dan semua orang yang terbuang dari Yehuda ke Babel.

A. Nubuat Palsu Hananya, Bin Azur

Ayat 1 sampai 11 adalah tentang nubuat palsu Hananya, bin Azur.

1. Mengatakan Bahwa Yehova akan Mematahkan Kuk Raja Babel dari Segala Bangsa dalam Waktu Dua Tahun

Hananya, bin Azur, bernubuat palsu bahwa dalam waktu dua tahun Yehova akan mematahkan kuk raja Babel dari segala bangsa, seperti yang dipamerkan oleh Hananya mengambil gandar dari tengkuk nabi Yeremia dan mematahkannya (ay. 2, 10-11). Nubuat palsu ini bukan hanya melibatkan pembicaraan melainkan juga demonstrasi. Yeremia mengenakan gandar untuk menunjukkan bahwa bangsa Israel akan berada di bawah kuk Nebukadnezar. Dalam memamerkan nubuat palsunya, Hananya mengambil gandar itu dari Yeremia lalu mematahkannya.

2. Mengatakan Bahwa dalam Waktu Dua Tahun Yehova Akan Membawa Kembali Semua Perkakas Rumah Yehova dan Semua Orang Buangan Yang Pergi ke Babel

Dalam nubuat palsunya, Hananya juga mengatakan bahwa dalam waktu dua tahun Yehova akan membawa kembali ke negeri yang kudus itu semua perkakas rumah Yehova dan semua orang buangan dari Yehuda yang pergi ke Babel (ay. 3-4).

B. Nubuat Sejati Yeremia

Nubuat sejati Yeremia ada di dalam ayat 12 sampai 17.

1. Memberi Tahu Hananya bahwa Ia telah Mematahkan Gandar Kayu tetapi Yehova telah Membuat Gandar Besi sebagai Gantinya

Setelah Hananya mematahkan gandar kayu dari tengkuk Yeremia, maka firman Yehova datang kepada Yeremia, menyuruhnya pergi dan mengatakan kepada Hananya (ay. 12). Yeremia berkata kepadanya, “Beginilah firman TUHAN: Engkau telah mematahkan gandar kayu, tetapi Aku akan membuat gandar besi sebagai gantinya” (ay. 13).

2. Yehova Akan Menaruh Gandar Besi ke atas Tengkuk Segala Bangsa ini

Yeremia selanjutnya mengingatkan bahwa Yehova, Allah Israel, akan menaruh gandar besi ini ke atas tengkuk segala bangsa agar mereka melayani dapat Nebukadnezar, raja Babel, dan mereka akan melayaninya (ay. 14).

3. Mengatakan kepada Hananya Bahwa Yehova Tidak Mengutusnya dan Bahwa Ia Telah Membuat Bangsa Ini Percaya kepada Dusta

Akhirnya, Yeremia mengatakan kepada Hananya bahwa Yehova tidak mengutusnya dan bahwa ia telah membuat bangsa ini percaya kepada dusta (ay. 15). Yeremia juga memberi tahu Hananya bahwa ia akan mati pada tahun itu juga karena ia telah memberontak terhadap Yehova. Nubuat ini segera digenapi, karena nabi Hananya mati pada tahun itu juga pada bulan ketujuh (ay. 16-17). Hal ini membantu semua bangsa itu untuk membedakan mana yang sejati dan mana yang palsu.

IV. MENGENAI NASIB DARI ORANG-ORANG TAWANAN DI BABEL DAN ORANG-ORANG YANG MASIH TINGGAL DI YEHUDA

Pasal dua puluh sembilan berkenaan dengan nasib dari orang-orang tawanan di Babel dan orang-orang yang masih tinggal di Yehuda. Bani Israel telah pecah menjadi dua kelompok: kelompok yang satu ada dalam pembuangan, di Babel, dan kelompok yang satunya lagi masih tinggal di Yehuda.

A. Nubuat Sejati Yeremia mengenai Orang-orang Tawanan di Babel

Marilah kita lebih dahulu melihat nubuat sejati Yeremia mengenai nasib dari orang-orang tawanan di Babel (ay. 1-7, 10-14).

1. Mengirimkan sepucuk Surat

Nabi Yeremia mengirimkan sepucuk surat dari Yerusalem kepada sisa-sia dari tua-tua yang berada dalam pembuangan, kepada para imam, para nabi, dan kepada semua orang yang dibawa oleh Nebukadnezar ke dalam pembuangan dari Yerusalem ke Babel (ay. 1-2).

2. Memberi Tahu Orang-orang Buangan untuk Mendirikan Rumah untuk Tempat Tinggal Mereka

Dalam suratnya Yeremia menunjukkan kepada orang-orang buangan bahwa mereka seharusnya tidak berharap untuk kembali dalam waktu yang singkat melainkan harus tinggal di Babel sejangka waktu yang lama. Maka, ia memberi tahu mereka untuk mendirikan rumah untuk tempat tinggal mereka, membuat kebun agar menghasilkan makanan, menikah agar mereka dapat bertambah banyak, dan berdoa untuk kesejahteraan kota di mana mereka tinggal agar mereka dapat tinggal tenang (ay. 4-7).

3. Yehova akan Melawat Mereka dan Membawa Mereka Kembali ke Negeri yang Kudus itu

Yeremia menubuatkan bahwa apabila telah genap tujuh puluh tahun, maka Yehova akan melawat mereka dan membawa mereka kembali ke negeri yang kudus itu. Rancangan-rancangan-Nya terhadap mereka adalah rancangan-rancangan damai sejahtera bukan rancangan kecelakaan, dan memberikan kepada mereka hari depan yang penuh harapan (ay. 10-14).

B. Nubuat-nubuat Palsu dari Nabi-nabi, Juru Tenung, dan Juru Mimpi di antara Orang-orang Buangan

Nubuat-nubuat palsu dari nabi-nabi, juru tenung dan juru mimpi di antara orang-orang buangan itu menipu mereka dan mengatakan bahwa Yehova telah mengangkat mereka menjadi nabi-nabi di Babel (ay. 8-9, 15).

C. Nubuat Sejati Yeremia mengenai Orang-orang yang Tidak Mau Pergi ke dalam Pembuangan

Dalam ayat 16 sampai 18 Yeremia menubuatkan mengenai raja yang duduk di atas takhta Daud dan mengenai semua orang yang tinggal di Yerusalem dan yang tidak mau pergi ke dalam pembuangan. Ia memberi tahu mereka bahwa Yehova akan mengirimkan kepada mereka pedang, kelaparan dan penyakit sampar, dan dengannya Dia akan mengejar mereka. Dia akan membuat mereka seperti buah ara yang busuk, dan demikian jeleknya sehingga tidak dapat dimakan. Dia juga akan membuat mereka menjadi kengerian bagi segala kerajaan di bumi, menjadi kutuk, kedahsyatan, suitan, dan aib di antara segala bangsa ke mana Dia telah menceraiberaikan mereka.

D. Nubuat Palsu Ahab, Bin Kolaya, dan Zedekia, Bin Maaseya

Dalam ayat 21 sampai 23 kita memiliki firman tentang nubuat palsu Ahab, bin Kolaya dan Zedekia, bin Maaseya.

1. Demi Nama Yehova

Ahab dan Zedekia bernubuat palsu demi nama Yehova (ay. 21a, 23b).

2. Yehova akan Menyerahkan Mereka ke dalam Tangan Nebukadnezar

Akibat nubuat palsu mereka adalah Yehova akan menyerahkan mereka ke dalam tangan Nebukadnezar, raja Babel, dan ia akan memarang mereka mati melalui memanggang mereka dalam api (ay. 21b-22).

3. Kebebalan Mereka di Israel

Ahab dan Zedekia telah melakukan kebebalan di Israel dan berbuat zinah dengan istri-istri sesama mereka (ay. 23a).

E. Nubuat Palsu Semaya Orang Nehelam

Ayat 24 sampai 29 membicarakan tentang nubuat palsu dari Semaya orang Nehelam.

1. Mengirimkan Surat

Semaya telah mengirimkan surat-surat dalam namanya sendiri kepada semua orang yang ada di Yerusalem, kepada imam Zefanya, bin Maaseya, dan kepada segala imam (ay. 25).

2. Mengatakan Bahwa Yehova Telah Membuat Zefanya menjadi seorang Imam menggantikan Imam Yoyada

Semaya mengatakan bahwa Yehova telah membuat Zefanya menjadi seorang imam menggantikan imam Yoyada, hingga ada pengawas di rumah Yehova atas setiap orang gila yang bernubuat supaya ia dapat memasungkan orang itu dan merantai lehernya dengan besi (ay. 26). Kemudian Semaya bertanya, “Tetapi sekarang, mengapakah engkau tidak menegor Yeremia, orang Anatot itu, yang menganggap dirinya nabi di antaramu? Bukankah ia telah mengirim pesan kepada kami di Babel, katanya: Pembuanganmu masih lama. Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah kebun untuk kamu nikmati hasilnya!” (ay. 27-28). Surat ini dibacakan imam Zefanya ke telinga nabi Yeremia (ay. 29).

F. Nubuat Sejati Yeremia mengenai Semaya

Ayat 30 sampai 32 mencatat tentang nubuat sejati Yeremia mengenai Semaya.

1. Yehova Menyuruh Yeremia untuk Menulis kepada Semua Orang Buangan di Babel

Yehova menyuruh Yeremia untuk menulis kepada semua orang buangan di Babel, dengan mengatakan bahwa Semaya orang Nehelam itu telah bernubuat palsu dan telah membuat orang-orang buangan itu percaya kepada dusta (ay. 30-31).

2. Yehova akan Menghukum Semaya dan Keturunannya

Menurut ayat 32, Yeremia menubuatkan bahwa akibat dari nubuat palsu Semaya ini maka Yehova akan menghukumnya dan keturunannya sehingga ia tidak mempunyai siapa pun yang hidup di antara orang-orang buangan dan tidak akan melihat yang baik yang akan Yehova lakukan terhadap umat-Nya. Semaya akan dihukum oleh Yehova dengan cara ini karena ia telah mengajak murtad terhadap Yehova.

Dalam tiga pasal ini kita melihat bahwa nabi-nabi palsu itu mengucapkan nubuat-nubuat palsu. Yeremia berdiri teguh melawan mereka dengan menubuatkan firman yang sejati dari Allah. Di antara nubuat-nubuat sejati Yeremia dan nubuat-nubuat palsu nabi lainnya ini ada satu pergumulan yang konstan.

Kita dapat menerapkan situasi yang digambarkan dalam pasal-pasal ini dengan Kekristenan pada hari ini. Pada zaman Yeremia hanya ada dua kelompok, tetapi hari ini dalam Kekristenan ada banyak kelompok: aliran Katholik, gereja-gereja Ortodok Timur, denominasi-denominasi protestan, jemaat-jemaat Kaum Persaudaraan, kelompok-kelompok Pentakosta dan kharismatik, dan kelompok-kelompok bebas. Karena situasi yang memalukan ini, maka sulit untuk membantu kaum beriman yang baru untuk mendapatkan realisasi yang tepat akan gereja.

Gereja yang riil adalah Tubuh Kristus sebagai satu organisme dari Allah Tritunggal yang hidup. Menurut Alkitab kita telah dilahirkan dari Allah melalui menerima hayat ilahi untuk menjadi bagian-bagian Kristus. Semua bagian Kristus ini adalah anggota-anggota Tubuh universal-Nya, yaitu gereja, organisme ilahi dari Allah Tritunggal untuk mengeskpresikan Dia, Sang hidup itu. Gereja yang demikian ini unik dan tidak mempunyai nama. Kristus sebagai persona yang hidup hanya dapat memiliki satu Tubuh, dan Tubuh yang satu ini adalah sesuatu yang berasal dari hayat, bukan organisasi. Gereja bukanlah sesuatu yang diorganisir; gereja adalah satu organisme yang dihasilkan oleh hayat Kristus. Dalam organisme ini setiap anggota harus berfungsi. Setiap anggota Tubuh Kristus harus berfungsi dalam hayat sebagai seorang minister, pemberita injil, gembala, dan pengajar bagi pembangunan gereja.