← Daftar isi Amos · bab 3/3

TUHAN BERURUSAN DENGAN KAUM YAKUB (2)

DAN PEMULIHAN KAUM ISRAEL DENGAN PEMBANGUNAN KEMBALI PONDOK DAUD

YANG TELAH ROBOH UNTUK KERJARAAN KRISTUS

Pembacaan Alkitab: Amos 6–9

Amos 3:1–9:10 membahas TUHAN berurusan, peperangan lisan-Nya, dengan kaum Yakub. Seperti kita lihat dalam berita sebelumnya, dalam pasal 3 sampa 5 kita memiliki tiga teguran TUHANkepada Israel. Dalam 6:1–9:10 kita memiliki bencana-bencana dari lima tanda yang dilihat oleh Amos, dan dalam 9:11-15, perkataan mengenai pemulihan kaum Israel dengan pembangunan kembali pondok Daud yang telah roboh untuk Kerajaan Kristus.

II. BENCANA-BENCANA LIMA TANDA YANG DILIHAT OLEH AMOS

A. Pendahuluan

Amos 6:1-14 adalah pendahuluan untuk bencana-bencana dari lima tanda.

1. Israel, Khususnya Kelas Tinggi, Menempuh Hidup Aman dengan Kemewahan

Dalam pendahuluan ini Israel, khususnya kelas tinggi, adalah gambaran menempuh hidup yang aman dan kesenangan tetapi mengubah keadilan menjadi racun dan buah kebenaran menjadi ipuh, sukacita dalam hal yang sia-sia, dan bermegah karena mengambil tanduk-tanduk untuk dirinya sendiri melalui kekuatannya sendiri (ay. 1-6, 12-13). Mereka bermegah bahwa mereka menikmati segala sesuatu dan memiliki segala sesuatu oleh kekuatan-Nya dan melalui kemampuannya sendiri.

2. Penghukuman TUHAN

Karena ini, penghukuman TUHAN akan ditimpakan melalui dianiaya, ditawan, dibunuh, dan dihancurkan musuh (ay. 7-11, 14).

B. Bencana dari Tanda Pertama–Belalang-belalang Memakan Tumbuhan di Ladang

Bencana dari tanda pertama adalah belalang-belalang memakan tumbuhan di ladang (7:1-3). Belalang melambangkan pasukan musuh.

1. Nabi Berdoa supaya TUHAN ALLAH Mau Mengampuni Karena Yakub adalah Kecil dan tidak dapat Bertahan

Ketika nabi melihat bahwa tanaman di ladang di makan habis, dia berdoa, ‘‘TUHAN ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakud dapat bertahan? Bukankah ia kecil?” (ay. 2). Beberapa penghukuman ditetapkan Allah belum terjadi karena orang-orang yang dikasihi Allah, nabi-nabi, berdoa untuk Israel, mengingatkan Allah bahwa tidak dapat bertahan.

2. TUHAN Menyesal dan Menghentikan Bencana

Ketika TUHAN mendengar doa Amos, Dia menyesal dan menghentikan bencana (ay. 3).

C. Bencana dari Tanda Kedua–Api untuk Memakan Habis Samudera Raya dan Ladang

Bencana ke dua adalah api memakan habis samudera raya dan ladang (ay. 4).

1. Nabi Berdoa supaya Tuhan Mau Menghentikannya

Nabi berdoa supaya Tuhan mau mengentikannya, sebab Yakub adalah kecil dan tidak dapat bertahan (ay. 5).

2. TUHAN Menyesal dan Menghentikan Bencana Ini

TUHAN menyesal dan menghentikan bencana ini (ay. 6).

D. Bencana dari Tanda Ketiga–Tali Sipat di Tangan Tuhan

Bencana dari tanda ketiga yaitu tali sipat di tangan Tuhan (ay. 7).

1. Tuhan Memberi Tahu Amos bahwa Dia Sekarang Meletakkan Tali Sipat di Tengah-tengah Bani Israel

Tuhan memegang tali sipat untuk mengukur Israel supaya ditentukan bagian yang yang telah dihancurkan dan bagian yang telah ditahan. Di sini Tuhan seperti seorang ahli bedah, tahu apa yang seharusnya dipotong dan apa yang harus disissakan.

Tuhan memberi tahu bahwa Dia sekarang menaruh tali sipat di tengah-tengah umat-Nya Israel (ay. 8a). Dia berkata, ‘‘Bukit-bukit pengorbanan dari pada Ishak akan dilicintandaskan, / Dan tempat-tempat kudus Israel akan diruntuhkan; / Dan Aku akan bangkit melawan keluarga Yerobeam dengan pedang’’ (ay. 9). “Bukit-bukit pengorbanan’’ adalah tempat di mana Israel menyembah berhala di atas gunung. Ekspresi ‘‘tempat-tempat kudus Israel’’ mengacu bukan kepada tempat kudus di kota Yerusalem tetapi terutama tempat-tempat kudus di Betel, di kerajaan Israel di utara. Allah akan meruntuhkannya; Dia mau menyerang keluarga Yerobeam (salah satu raja Israel) dengan pedang.

2. Tuhan tidak akan Memaafkan Bangsa Israel Lagi

Tuhan berkata bahwa Dia tidak akan memaafkan Israel lagi (ay. 8b).

E. Dihalangi oleh Amazia Imam di Betel

Dalam ayat 10 sampai 17 kita nampak dihalangi oleh Amazia imam di Betel, imam palsu. Di Betel, di kerajaan Israel di utara, mereka telah membangun sejenis kuil dan memiliki imamnya sendiri.

1. Perkataan Penghalangan Amazia

Amazia berbicara kepada Amos, mencoba untuk menghalangi dia bernubuat (ay. 10-13).

2. Jawaban Amos kepada Amazia

Amos menjawab, ‘‘TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel’’ (ay. 15b), dan bernubuat melawan Amazia dan melawan Israel (ay. 16-17).

F. Bencana dari Tanda Keempat–Buah Musim Panas

Bencana dari tanda keempat, tanda buah musim panas, di bahas dalam pasal delapan. Buah musim panas melambangkan bahwa waktu itu matang dan masa akhir telah datang ke atas Israel. Buah dari pohon ara matang untuk seseorang yang memetiknya.

1. Tuhan tidak akan Memaafkan Bangsa Israel Lagi

Tuhan tidak akan memaafkan bangsa Israel lagi (ay. 2b).

2. Tragedi di antara Israel

Ayat 3 sampai 10 menunjukkan bahwa akan ada tragedi di antara Israel.

3. Kekurangan Firman TUHAN

Ayat 11 sampai 13 menunjukkan bahwa akan ada kekurangan firman TUHAN. Kita kekurangan firman TUHAN adalah sejenis penghukuman dari TUHAN. Sebagai contoh, setelah Abraham mengambil Hagar untuk melahirkan Ismael, Allah tidak berbicara kepada dia selama tiga belas tahun (Kej. 16:15–17:1). Di kerajaan Israel di utara, hal yang sama terjadi. Karena dosa-dosanya melawan Tuhan, Dia tidak berbicara kepada mereka.

4. Menyembah Anak Lembu di Samaria dan Berhala di Dan dan Bersyeba Runtuh dan tidak Bangkit Lagi

Amos 8:14 berkata bahwa penyembah anak lembu di Samaria dan berhala di Dan dan Bersyeba akan runtuh dan tidak akan bangkit lagi.

G. Bencana dari Tanda Kelima–Tuhan Berdiri di atas Mezbah

Bencana dari tanda pertama adalah belalang-belalang; bencana dari tanda yang kedua, api; bencana dari tanda yang ketiga, tali sipat; dan bencana dari tanda yang keempat, buah musim panas. Sekarang tanda dari tanda yang kelima Tuhan berdiri di atas mezbah (9:1-10), melambangkan bahwa Tuhan siap menghancurkan destroy Israel.

1. Menggoncang dan Membunuh

Ayat 1 sampai 4 berbicara mengenai menggoncang dan membunuh.

2. Sang Hakim

Dalam ayat 5 dan 6 kita nampak TUHAN sebagai Sang hakim.

3. Tuhan Menghancurkan Israel tidak sampai Menghancurkan Kaum Yakub

Ayat 7 sampai 10 mewahyukan bahwa Tuhan menghancurkan Israel, kerajaan yang berdosa tidak akan sampai menghancurkan kaum Yakub. Tuhan akan menyebabkan mereka menderita tetapi tidak akan dibiarkan mereka dihabisi karena Dia memiliki tujuan. Jika tidak ada orang Israel yang tertinggal di bumi, bagaimana Kristus dapat dilahirkan dati mereka? Untuk tujuan inkarnasi Allah telah disiapkan sisa orang Israel.

III. PEMULIHAN KAUM ISRAEL DENGAN PEMBANGUNAN KEMBALI PONDOK DAUD YANG TELAH ROBOH UNTUK KERAJAAN KRISTUS

Pemulihan kaum Israel dengan pembangunan kembali pondok Daud yang telah roboh dicakup dalam ayat 11 sampai 15.

A. Mendirikan Kembali Pondok Daud yang telah Roboh supaya Israel Dapat Memiliki Sisa-sisa Bangsa Edom dan Segala Bangsa Disebut Milik TUHAN

‘‘Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali / Pondok Daud yang telah roboh; / Aku akan menutup pecahan dindingnya, / Dan akan mendirikan kembali reruntuhannya / Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala; / Supaya mereka mengusai sisa-sisa bangsa Edom dan segala bangsa yang Kusebut milik-Ku, demikianlah dirman TUHAN yang melakukan hal ini’’ (ay. 11-12). Bagian Amos ini dikutip oleh Yakobus dalam Kisah Para Rasul, ketika para rasul dan para penatua berkumpul bersama untuk membereskan masalah sunat.

Pondok Daud adalah kerajaan dan keluarga rajani Daud. Di waktu dulu sulit memisahkan keluarga raja dari kerajaan. Sebenarnya dua hal ini satu. Kerajaan Daud adakag keluarga rajani Daud. Kerajaan ini, keluarga rajani, roboh ketika Nebukadnezar datang menawan bangsa Israel, menghancurkan negeri itu, membakar kota, merusak bait, dan menawan raja. Ini adalah robohnya kerajaan Daud dan keluarga rajani Daud. Namun, dalam Kitab Amos Allah datang berjanji bahwa suatu hari Dia akan datang kembali untuk memulihkan kerajaan Daud yang telah roboh. Pada hari itu kerajaan Daud dan keluarga Daud akan dipulihkan, dan segala bangsa akan disebut milik TUHAN.

Nubuat dalam Kitab Amos ini menunjukkan bahwa satu hari Kristus akan datang kembali menjadi Daud yang sejati. Ketika Kristus datang kembali, dalam penampakkan-Nya yang terakhir Dia akan menjadi Daud yang sejati untuk memulihkan Kerajaan-Nya dan keluarga rajani-Nya. Ini akan menjadi Kerajaan Seribu Tahun, yang di dalamnya segala bangsa akan disebut milik TUHAN, yaitu, segala bangsa akan dimiliki Allah. Berdasarkan perkataan ini, dalam Kisah Para Rasul 15 Yakobus memberi tahu kaum beriman Yahudi untuk pergi ke bangsa kafir dibebankan kepada Petrus dan Paulus, karena dalam pemulihan semua bangsa kafir akan dimiliki Allah, seperti orang Yahudi.

Kristus akan datang dan memulihkan kerajaan Daud yang telah roboh untuk mendirikan Kerajaan-Nya untuk memulihkan seluruh alam semesta. Pada masa itu segala bangsa akan menjadi umat Allah. Ini adalah butir besar dalam nubuat Amos.

B. Pembajak akan Menyusul Penuai, dan Mengirik Buah Anggur, Dia Yang Menabur Benih

Amos 9:13 berkata bahwa hari itu akan datang ketika pembajak akan menyusul penuai, dan pengirik buah anggur, dia yang menaburkan benih. Gunung-gunung akan mendiriskan anggur baru, dan segala bukit akan kebanjiran (cf. Yoel 3:18a). Ini menunjukkan bahwa dalam pemulihan hasil panen dari bumi akan berlimpah. Ini akan menjadi banyak makanan untuk setiap orang.

C. TUHAN Mengembalikan Umat-Nya yang Tertawan

Amos 9:14 bemberi tahu kita bahwa TUHAN akan mengembalikan umat-Nya Israel yang tertawan. Mereka akan membangun kota yang hancur dan tempat kediaman mereka. Juga, mereka akan menanami kebun anggur dan minum anggur dari mereka, dan membuat kebun-kebun dan makan buah-buahan dari mereka.

D. TUHAN Menanam Bangsa Israel di atas Tanahnya

Amos menyimpulkan nubuatnya bahwa TUHAN akan menanam bangsa Israel di atas tanahnya, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah mereka, yang Dia berikan kepada mereka (ay. 15).

Pelajaran Hayat