← Daftar isi Rahasia Kristus · bab 1/11

RAHASIA KRISTUS

Pembacaan Alkitab:

Ef. 3:4-6: “Apabila kamu membacanya, kamu dapat mengetahui pengertianku tentang rahasia Kristus, yang pada zaman orang-orang dahulu tidak diberitahukan kepada anak-anak manusia, tetapi sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus, yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.”

Yoh. 12:32: “Dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.”

Luk. 12:50-52: “Aku harus dibaptis dengan suatu baptisan, dan betapa susah hati-Ku, sebelum hal itu terlaksana! Kamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. Karena mulai sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.”

RAHASIA YANG TERSEMBUNYI DARI ZAMAN KE ZAMAN

Dalam Efesus 3:4-6 Paulus berbicara tentang pengertiannya terhadap rahasia Kristus. Rahasia ini tidak diberitahukan kepada anak-anak manusia pada angkatan-angkatan terdahulu. Umat manusia di zaman yang lampau tidak mengetahui rahasia yang dinyatakan Allah melalui Paulus, yang melibatkan orang Yahudi dan bukan Yahudi menjadi satu manusia baru dalam Kristus Yesus. Inilah Kristus yang korporat, yaitu gereja. Efesus 3:6 adalah sebuah ayat yang mustika. Perkataan “anggota-anggota tubuh” mengacu kepada manusia baru dalam Efesus 2:15. Manusia baru ini berlawanan dengan manusia lama. Ada banyak manusia di dunia ini, tetapi hanya ada satu manusia lama. Demikian juga ada banyak orang Kristen, tetapi hanya ada satu manusia baru, yaitu gereja.

SATU MANUSIA BARU

Untuk dapat memahami apa manusia baru itu, kita harus terlebih dulu memahami apa manusia lama itu. Manusia lama adalah manusia ciptaan Allah yang telah jatuh karena dosa. Setiap orang di dalam Adam bukan hanya orang dosa di hadapan Allah, tetapi juga seorang manusia lama. Ketika orang dosa yang demikian, yaitu manusia lama, mendengar Injil dan percaya kepada Kristus dan diselamatkan, ia menjadi seorang manusia baru. Ia bukan hanya menjadi seorang manusia baru secara individual, tetapi juga dipersatukan dengan semua orang Kristen lainnya untuk menjadi satu manusia baru korporat. Efesus 1 berbicara mengenai gereja sebagai Tubuh Kristus; pasal 2 berbicara mengenai gereja sebagai manusia baru; pasal 3 berbicara mengenai rahasia Kristus; pasal 4 berbicara mengenai cara untuk membangun Tubuh Kristus; pasal 5 berbicara mengenai tanggung jawab gereja; dan pasal 6 berbicara mengenai peperangan gereja. Puncak dari karya Allah adalah gereja, yaitu manusia baru. Allah menyelamatkan kita agar kita menjadi satu manusia baru di dalam Kristus.

Satu kekurangan besar di antara orang-orang Kristen hari ini ialah setiap orang ingin menjadi orang Kristen individu. Setiap orang ingin menjadi baik dan bergairah; setiap orang ingin duduk dan mendengarkan khotbah-khotbah. Singkatnya, setiap orang ingin menjadi orang Kristen secara individual. Tetapi Allah tidak hanya menginginkan kita menjadi baik secara individual, lebih-lebih menginginkan sebuah bejana korporat yang akan menghancurkan Iblis dan menggenapkan rencana-Nya. Allah tidak ingin melihat orang-orang Kristen terpencar seperti pasir. Dia ingin orang-orang Kristen disatukan menjadi satu manusia baru korporat.

HAKIKI MANUSIA BARU

Efesus 2 berbicara mengenai Kristus menciptakan satu manusia baru dari dua kelompok orang, tetapi bagian tersebut tidak menjelaskan kepada kita seperti apa manusia baru itu. Menurut Kolose 3:10-12, manusia baru terus menerus diperbarui sampai kepada pengenalan yang penuh menurut gambar Pencipta-Nya. Di dalam manusia baru tidak ada orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Manusia baru bukanlah hal memiliki perbedaan atau tidak, melainkan hal menjadi manusia baru atau tidak. Manusia baru bukan berada dalam ruang lingkup menjadi orang Yunani atau Yahudi. Manusia baru itu adalah Kristus. Hakiki manusia baru adalah Kristus. Di dalam manusia baru, Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Kita bahkan dapat melangkah lebih jauh dan mengatakan bahwa Kristus adalah gereja dan gereja adalah Kristus, karena segala sesuatu di dalam manusia baru, yaitu gereja sesungguhnya, adalah Kristus. Susunan dari manusia baru tidak lain adalah Kristus itu sendiri.

GEREJA ADALAH KRISTUS

Karena hakiki manusia baru — yaitu gereja — adalah Kristus, maka kita dapat mengatakan bahwa gereja adalah Kristus. Mari kita membaca dua bagian Alkitab. Dalam Lukas 12:50-52 Tuhan berkata, “Aku harus dibaptis dengan suatu baptisan . . . .Kamu menyangka bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.” Mengapa Tuhan berkata demikian? Dia berkata demikian karena di ayat sebelumnya (ay. 49) Dia berkata bahwa Dia akan melemparkan api ke bumi. Api ini adalah api hayat Allah. Ini berarti, Dia akan membebaskan hayat-Nya ke bumi kepada setiap orang yang mau percaya kepada-Nya, agar mereka dapat dilahirkan kembali dan menerima hayat Allah. Meskipun demikian, perkara ini hanya dapat terlaksana setelah Dia menjalani baptisan-Nya, yaitu penyaliban-Nya. Yohanes 12 menyingkapkan bahwa gereja dihasilkan oleh kematian dan kebangkitan Kristus. Kristus adalah sebutir biji gandum yang jatuh ke dalam tanah, mati, dan menghasilkan banyak butir — gereja — dalam kebangkitan. Dari kedua bagian Alkitab ini kita dapat melihat bahwa gereja dihasilkan oleh hayat Kristus. Melalui kematian dan kebangkitan-Nya, Kristus membebaskan hayat-Nya dan menyalurkannya ke dalam kaum beriman. Kaum beriman ini kemudian disatukan menjadi gereja.

GEREJA ADALAH KRISTUS YANG KORPORAT

Dalam Perjanjian Baru ada dua aspek dalam menyinggung tentang Kristus. Pada satu aspek, Dia adalah Yesus Kristus orang Nazaret — ini adalah Kristus yang individual. Pada aspek yang lain, Dia adalah Kristus ditambah gereja — inilah Kristus yang korporat. Satu Korintus 12:12 mengacu kepada aspek yang kedua dari Kristus, yaitu potongan yang mengatakan, “dan semua anggota tubuh itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.” Segala sesuatu yang terpisah dari Kristus bukanlah gereja. Hanya ada satu hal di dalam orang Kristen yang menjadi bagian dari gereja — itulah Kristus. Gereja adalah Kristus yang korporat. Di dalam gereja hanya ada Kristus. Dalam sidang pemecahan roti, bagian roti yang kita pecahkan dan ambil itu adalah bagian dari Tubuh Kristus, yaitu gereja. Gereja bukanlah apa yang ditambahkan kepada diri Kristus, melainkan apa yang dihasilkan dari diri Kristus.

Hari ini ada perpecahan di antara anak-anak Allah karena ada perbedaan dalam cara berorganisasi, pandangan pribadi, konsepsi, pilihan, selera, dan doktrin. Tetapi dalam pandangan Allah gereja tidak dapat terpecah. Segala perbedaan itu hanyalah perbedaan luaran, bukan perbedaan realitas batini gereja. Gereja adalah susunan yang terdiri dari kaum beriman dengan Kristus. Gereja adalah Kristus yang korporat. Ketika semua orang kudus disatukan bersama dalam Kristus, itulah gereja. Oleh karena hanya ada satu Kristus, maka hanya ada satu gereja. Dengan demikian, gereja tidak dapat terpecah atau terpisah.