Daftar isi Darah yang Lebih Indah · bab 1/1

Darah yang Lebih Indah

Kata Kain kepada Habel, adiknya, "Marilah kita pergi ke padang." Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia. Firman Tuhan kepada Kain, "Di mana Habel, adikmu itu?" Jawabnya, "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku?" FirmanNya, "Apakah yang telah kau perbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepadaKu dari tanah. Maka sekarang, terkutuklah engkau, terbuang jauh dan tanah yang mengangakan mulutnya untuk menerima darah adikmu itu dan tanganmu.

Kejadian 4:8-11

Dan kepada Yesus, Pengantara Perjanjian Baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat daripada darah Habel.

Ibrani 12:24

Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.... Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi.. Roh dan air dan darah, dan ketiganya adalah satu.

I Yohanes 5:6, 8

Dalam beberapa ayat Alkitab di atas dibicarakan tentang darah Tuhan dan darah Habel. Ibrani 12:24, memberitahu kita satu perkara yaitu, "darah pemercikan" (darah Tuhan) lebih kuat daripada darah Habel. Dengan kata lain, apa yang dibicarakan oleh darah Tuhan Yesus lebih baik (indah) daripada apa yang dibicarakan oleh darah Habel. Mengapa yang dibicarakan oleh darah Tuhan Yesus lebih indah daripada yang dibicarakan oleh darah Habel? Dalam berita. ini kita akan sedikit melihatnya.

Mengapa Habel terbunuh? Karena Kain iri pada Habel, lalu Kain membunuh Habel. Allah mengindahkan Habel dan korban persembahannya, tetapi tidak mengindahkan Kain dan korban persembahannya. Karena itu Kain iri, benci kepada Habel. Pada suatu hari, Kain membunuh Habel di padang. Mengapa orang-orang Yahudi membawa Tuhan Yesus ke wali negeri, membawa Yesus ke pengadilan pemerintah Roma? Dari perkataan Pilatus kita bisa mengetahui, bahwa "Mereka menyerahkan Yesus karena dengki" (Matius 27:18). Orang-orang Yahudi membunuh Tuhan Yesus bukan karena ada sebab yang lain; satu-satunya sebab adalah benci kepada Tuhan Yesus. Habel dibenci oleh Kain, lalu Kain membunuhnya. Tuhan Yesus dibenci oleh orang-orang Yahudi, lalu orang-orang Yahudi membunuhNya.

Mengapa yang dibicarakan darah Tuhan Yesus lebih indah daripada darah Habel? Darah Habel bersuara dari dalam tanah, mengaduh kepada Allah, meminta Allah menuntut balas menurut keadilan, menuntut dosa orang yang mengalirkan darahnya. Darah Tuhan Yesus juga bersuara, memohon agar Allah dengan kasih karunia memperlakukan manusia, mengampuni dosa-dosa manusia yang mengalirkan darahNya. Darah Habel memohon Allah melaksanakan keadilan. Begitu Allah melaksanakan keadilan, maka keturunan Adam yang berdosa, Kain, tidak mempunyai tempat untuk berteduh. Darah Tuhan Yesus juga menuntut Allah melaksanakan keadilan, tetapi begitu Allah melaksanakannya, Ia "mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." Tuhan Yesus mati untuk kita, Allah telah menghukumNya, maka Allah tidak bisa menghukum kita lagi. Allah bertanya kepada Kain, "Di manakah adikmu?" Jawab Kain, "Aku tidak tahu! Apakah aku penjaga adikku" Hari ini, kalau Allah bertanya kepada kita, di manakah 'Habel' saudaramu? Kita bersyukur kepada Allah, karena hari ini kita bisa menjawab, bahwa Dia telah kami bunuh, tetapi darahNya tidak menuntut kami. Darah Tuhan Yesus tidak mendakwa kita. Inilah kasih karunia keselamatan yang ajaib!

Mengapa Alkitab mengatakan, bahwa darah bisa berbicara? Inilah yang disebut oleh surat kiriman 1 Yohanes, "kesaksian darah". Darah mempunyai dua fungsi : yang pertama di depan Allah menebus dosa kita, yang kedua di depan Allah menjamin kita. Banyak orang hanya tampak, darah Tuhan Yesus di depan Allah menebus dosa-dosa kita, tetapi tidak tampak darah Tuhan Yesus di depan Allah menjamin kita. Darah Tuhan Yesus di bumi adalah untuk penebusan dosa, di surga adalah untuk kesaksian, menyaksikan bahwa penebusan telah dirampungkan di bumi. Di bumi, Tuhan berdarah, menjadi Juruselamat kita; di surga Tuhan selamanya tetap adalah Juruselamat kita.

Bagaimanakah pelaksanaan hari raya Pendamaian (penebusan dosa) dalam kitab Imamat 16? Darah, di satu pihak mengalir dari mezbah ke bumi, di pihak lain dibawa oleh Imam Besar ke ruang mahakudus untuk dipercikkan ke tabut. Darah yang teralir ke bumi, setelah lewat beberapa hari akan kering, menjadi debu. Tetapi darah yang dibawa ke ruang mahakudus, selamanya akan berbicara untuk kita. Darah yang teralir ke tanah untuk penebusan dosa, darah yang dibawa ke ruang mahakudus untuk berbicara di depan Allah, bersaksi di depan Allah. Tuhan mengucurkan darah, selain untuk mengampuni dosa kita, menebus dosa kita, juga untuk diletakkan di depan Allah, berbicara untuk kita, bersaksi untuk kita. Percikan darah di surga menyaksikan pengaliran darah (penebusan dosa di bumi).

Darah menyaksikan apa? Darah di depan Allah, berarti fakta penebusan dosa ada di hadapan Allah. Darah tanpa suara bersaksi di depan Allah menjamin damai sejahtera kita yang kekal. Kalau di bumi tidak ada pengaliran darah (penebusan dosa), dari manakah asalnya darah yang dipercikkan di depan Allah? Darah bersaksi bagi Allah, menyatakan Allah mengasihi Anda. Kalau tidak, dari mana asalnya darah ini? Bersamaan dengan itu, darah bersaksi bagi Anda, menyatakan bahwa Anda sudah beroleh selamat.

Kalau tidak, untuk apa darah ini teralir? Darah, di satu pihak menyaksikan "kasih Allah", di pihak lain menyaksikan "keselamatan Anda". Selain itu, darah juga bersaksi terhadap Iblis, sehingga Iblis tidak bisa menuduh kita lagi. Puji syukur kepada Allah! Apa yang dibicarakan oleh darah Tuhan Yesus lebih indah daripada apa yang dibicarakan oleh darah Habel. Darah ini untuk pengampunan, bukan untuk membalas dendam; untuk pendamaian bukan untuk penuduhan.

Sekali Tuhan kita berdarah, genaplah sudah. Hari ini, di depan Allah kita mempunyai bukti keselamatan. Ada orang berkata, "Aku beroleh selamat berdasarkan adanya penyesalan pada kali itu." Ada juga orang berkata, "Pada suatu kali, setelah aku berdoa, aku merasa sangat gembira, sebab itu aku beroleh selamat." Tetapi perasaan-perasaan itu tidak dapat diandalkan. Kita adalah karena darah Tuhan di depan Allah bersaksi, "Aku adalah orang yang beroleh selamat". Apa yang dibicarakan oleh darah Tuhan Yesus lebih indah daripada apa yang dibicarakan oleh darah Habel. Darah Habel di dalam tanah bersuara mengatakan, "Aku menuntut darah orang yang membunuh aku". Darah Tuhan di surga juga bersuara mengatakan, "Aku mengampuni orang-orang yang membunuh Aku". Darah Tuhan di surga selamanya bersaksi bagi kita. Saudara-saudari, kita bersyukur kepada Tuhan, karena darah Tuhan di surga bersaksi! Kita jarang mengetahui bagaimana darah Tuhan berbicara, kalau kita tahu, kita akan mendapatkan makna yang baru. Cawan yang terbentang di depan kita, bukan hanya satu wakil, melainkan memberitahu kita, darah Tuhan di sini "sedang berbicara". Kita bersyukur kepada Allah, darah Kristus mencuci bersih segala dosa kita. Bersamaan dengan itu, darah Kristus di depan Allah bersaksi bagi kita. Dengan adanya kesaksian ini, Allah tidak bisa menolak kita lagi. Kristus telah mati dan bangkit, siapa yang bisa menuduh kita lagi? Syukur kepada Allah!