← Daftar isi Hubungan antara Situasi Dunia dengan Pergerakan Allah DI Bumi · bab 1/7

HUBUNGAN ANTARA SITUASI DUNIA DENGAN PERGERAKAN ALLAH DI BUMI (1)

Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka, supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.

Kisah Para Rasul 17:24-27

Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian.

Daniel 2:21

Titah ini adalah menurut putusan para penjaga dan hal ini menurut perkataan orang-orang kudus, supaya orang-orang yang hidup tahu, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendakiNya, bahkan orang yang paling kecil sekalipun dapat diangkatNya untuk kedudukan itu.

Daniel 4:17

Doa : Tuhan Yesus, kami mengasihiMu. Kami senang menyatakan kepadaMu betapa kami mengasihiMu. Engkaulah Allah kami. Engkaulah Allah dan Engkau juga manusia. Kami mengasihiMu karena hal ini. Di dalamMu kami melihat Allah, kami menemukan Allah, dan kami mendapatkan Allah. Di dalamMu kami juga melihat manusia, seorang manusia yang tepat. Kami menyembahMu, karena hari ini Engkau ada di atas takhta. Betapa kami menyembahMu! Kami menyembahMu sebagai manusia yang ditinggikan di atas takhta Allah. Betapa kami berterima kasih kepadaMu, sehingga hari ini kami memberitakan diriMu, mendeklarasikan diriMu, dan meministrikan diriMu kepada semua orang yang memerlukan! Terima kasih, Tuhan Yesus. Kami menjunjungMu dalam sidang kami. Engkaulah Kepala yang dijunjung Allah dan juga Tuan di atas segala tuan. Kami memberikan kepadaMu segala kemuliaan. Terima kasih atas penebusanMu. Terima kasih atas hayatMu. Terima kasih atas segala hakikiMu. Dalam namaMu yang mustika kami menyembahMu. Amin.

DARI SATU DARAH

Gereja berasal dari umat manusia. Untuk memiliki hidup gereja yang tepat, kita harus mengenal situasi dunia. Situasi ini di bawah pengaturan kedaulatan Allah. Saya senang Kisah Para Rasul 17:26, "Dari satu darah saja, Ia telah menjadikan semua bangsa manusid untuk mendiami seluruh muka bumi, dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka sebelumnya, dan batas-batas kediaman mereka" ( Tl. ).

Allah menjadikan semua bangsa dari satu darah. Walaupun warna kulit manusia berbeda-beda, Allah menjadikan semua ras dari darah yang Dia ciptakan di dalam Adam. Satu darah berarti satu orang, yaitu Adam. Dalam satu aspek, kita tidak seharusnya memandang orang berdasarkan warna kulit mereka; kita semua berasal dari darah yang sama.

MUSIM-MUSIM

DAN BATAS-BATAS KEDIAMAN

Allah menentukan musim-musim dan batas-batas kediaman. Benua Arnerika ditemukan oleh Colombus, tetapi itu bukanlah rencananya. Allah menakdirkan benua ini di diami oleh bangsa Indian; bagian lain dari dunia tidak mengetahuinya sampai sekitar 500 tahun yang lalu. Apakah yang mengilhami Colombus untuk berlayar ke barat? Apakah dia telah bermimpi? Ketika saya masih sekolah, saya belajar puisi tentang Colombus, yang berjudul "Berlayarlah!"

Para awak kapal merasa marah (tidak tahan) terhadap, perjalanan yang nampaknya tidak ada habisnya, tanpa melihat daratan, dan mereka ingin pulang. Colombus tetap mengatakan kepada mereka, "Berlayarlah!" Pada waktu lampau, banyak orang besar. Salomo adalah orang yang paling bijaksana. Bagaimanapun, sebelum Colombus, tak seorangpun mempunyai gagasan untuk mencapai daratan di sebelah timur dengan berlayar ke barat.

Waktu telah ditetapkan sebelumnya. Allah telah menetapkan, kapan Amerika harus disingkapkan kepada keturunan Yafet. Ingatlah nubuat Nuh, "Allah meluaskan kiranya tempat kediaman Yafet ..." (Kejadian 9:27). Sekarang tiba waktunya bagi Yafet untuk meluas dan tersebar ke luar negeri. Contoh penemuan benua Arnerika hanyalah satu gambaran tentang bagaimana penyebaran bangsa-bangsa, batasbatas kediaman mereka, dan musim-musim mereka, semuanya ditentukan oleh penetapan Allah.

Karena Allah telah menjadikan manusia menurut gambarNya dan menjadikan semua orang dari satu darah, Dia tentu juga memperhatikan wilayah berbagai bangsa dan musim-musim kekuasaan mereka. Beruang, singa, dan harimau tidaklah terlalu diperhatikanNya; tetapi manusia, yang dijadikan menurut gambarNya dan karena itu seperti Dia (seperti fotoNya), tentu saja telah memiliki musim-musim dan batas-batas kediamannya yang ditetapkan oleh Allah (lihat Daniel 2:21;4:17).

PERAMPUNGAN ALLAH

Setelah Adam menerima si jahat dan matanya terbuka, yang ia lihat bukanlah hal-hal yang baik, tetapi ketelanjangannya. Sebab itu ketika kemudian Allah datang dan memanggilnya, "Adam, di manakah engkau?" (Kejadian 3:9), Adam menyembunyikan diri karena malu dan takut. Ia menutupi dirinya dengan daun-daun ara yang layu. Allah mengatakan bahwa Allah akan mengganjarnya, tetapi Allah juga memberinya janji bahwa keturunan perempuan akan meremukkan kepala ular itu (ayat 15). Inilah cara ular dihancurkan kelak.

Empat ribu tahun berlalu. Sementara itu umat manusia semakin merosot. Mereka merosot ke Babel yang menyembah berhala, mencoba membangun menara untuk menyebarluaskan nama mereka sendiri. Ini menyebabkan Allah rnemanggil seorang manusia, Abraham, dan berjanji kepadanya, bahwa Dia akan memberkati seluruh bumi melalui dia (Kejadian 22:18). Janji ini, terjadi pada pertengahan empat ribu tahun ini, lebih kuat dan lebih tegas daripada yang diberikan kepada Adam. Tetapi umat manusia masih harus menunggu penggenapannya.

Akhirnya Tuhan Yesus datang. Allah datang! Waktu itu bukan dalam. bentuk seorang manusia seperti dalam kunjunganNya kepada Abraham (Kejadian 18). Sekarang Dia datang dengan cara kehamilan. Dia datang dengan cara inasuk ke dalam darah manusia, daging manusia. Dia tinggal di dalam rahim seorang perawan selama 9 bulan dan kemudian lahir sebagai seorang bayi biasa. Dia dilahirkan, bukan di rumah sakit ataupun di sebuah penginapan, karena tak ada tempat bagi Dia di sana; Dia ditempatkan di dalam sebuah palungan. Dernikianlah Allah mengenakan sifat manusia.

Kemudian Dia hidup sebagai manusia selama tiga puluh tiga setengah tahun. Dia tidak hidup dalam keluarga kaya, atau menempuh hidup yang nyaman. Akhirnya Dia mati tersalib. Dia dikuburkan, dan Dia bangkit kembali.

Mengapa Dia mengambil jalan ini? Semua yang Dia alami adalah untuk merampungkan satu sasaran : membawa Allah ke dalam manusia melalui penebusan dan kebangkitan.

SITUASI YANG TEPAT

Untuk Penebusan

Untuk perampungan hal-hal besar itu, hams ada situasi yang tepat. Ambil saja masalah penyaliban sebagai satu contoh. Dalam Perjanjian Lama ada nubuat yang mengisyaratkan, bahwa Tuhan Yesus akan digantung di atas sebuah kayu (Ulangan 21:22-23; Galatia 3:13). Dalam perlambangan, ada ular tembaga yang ditinggikan di atas sebuah tiang (Bilangan 21:8-9; Yohanes 3:14). Kekaisaran Romawi memakai penyaliban untuk melaksanakan hukuman mati bagi penjahat-penjahat kelas terendah dan budak-budak yang bersalah karena memberontak. Dengan memakai sarana ini untuk membunuh Tuhan Yesus, kekaisaran Romawi adalah alat atau sarana untuk penggenapan nubuat-nubuat mengenai kematian Kristus.

Agar perampungan besar Kristus terlaksana, perlu ditegakkan kekaisaran Romawi. Setelah saya diselamatkan, saya tertarik mempelajari sejarah dunia dan membandingkannya dengan Alkitab sehingga saya dapat mengetahui lebih banyak mengenai hal-hal rohani. Saya mempelajari arti banyak hal dengan membaca dan mempelajari sejarah dunia. Munculnya bangsa-bangsa dimulai setelah Babel. Bangsa Yahudi, dikarenakan menyakiti hati Allah, mereka kehilangan tanah air sekitar 600 SM ketika Nebukadnezar menghancurkan Yerusalem dan mengangkut mereka sebagai tawanan ke Babilon. Tak lama kemudian, kejayaan Babilon beralih ke Media-Persia. Persia adalah Iran hari ini. Kekaisaran Media-Persia menguasai negeri-negeri yang semula dibawah kekuasaan Babilon, termasuk tanah Israel. Kemudian kurang lebih 300 tahun SM Aleksander Agung dari Makedonia menaklukkan Media-Persia dan menguasai negeri-negeri itu. Dia meninggal pada waktu bare berumur sekitar 30 tahun.

Menyusul kematian Aleksander, kerajaannya terpecah-pecah. Dalam selang waktu sebelum munculnya kekaisaran Romawi, tidak ada kekaisaran yang menguasai bangsa-bangsa sekitar Laut Tengah. Peperangan dan kekacauan sudah biasa. Perlahan-lahan bangsa Roma, khususnya di bawah Julius Caesar, menaklukkan semua bangsa yang ada di sekelilingnya. Oktavianus, cucu keponakan Julius Caesar, menaklukkan Mesir. Dengan penaklukkan ini, seluruh tanah sekitar Laut Tengah berada di bawah kuasa Romawi. Oktavianus adalah ahli waris Julius Caesar. Dalam tahun 27 SM Oktavianus mengambil gelar Agustus dan menjadi kaisar pertama.

Semasa pemerintahan Agustus itulah Kristus lahir. Lukas 2:1 mengatakan, "Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia." Tuhan Yesus dilahirkan di bawah pemerintahan Kaisar resmi pertama dari kekaisaran Romawi. Allahlah yang menetapkan, bahwa kekaisaran Romawi hams menguasai wilayah Laut Tengah selama zaman Kristus.

Ketenteraman yang dibawa Romawi ke wilayah yang sering berperang itu memungkinkan Tuhan Yesus dilahirkan dengan damai ke dalam umat manusia. Cara hukuman mati Romawi, penyaliban, memungkinkan penggenapan nubuat mengenai kematianNya.

Untuk Penyebaran Injil

Setelah kebangkitan dan kenaikan Kristus, penyebaran Injil sangat dimudahkan oleh bahasa-bahasa yang umum, pemerintahan tunggal, jalan-jalan, dan peraturan-peraturan dalam negeri yang ditetapkan bangsa Romawi.

Yunani, adalah bahasa dari kelas terpelajar. Meskipun Perjanjian Baru hampir seluruhnya ditulis oleh orang Yahudi (kecuali Lukas), tetapi ditulis dalam bahasa Yunani, bukan bahasa Ibrani. Bahkan sebelum bangkitnya kekaisaran Romawi, sekitar 3 abad sebelum Kristus, Perjanjian Lama bahasa Ibrani diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani. Versi yang disebut Septuagin ini diterjemahkan oleh 70 sarjana di Aleksandria, Mesir. Ketika Tuhan Yesus di bumi, sering kali ayat Kitab Suci yang dikutipNya berasal dari Septuagin.

Bangsa Romawi menyebut tanah-tanah atau negeri-negeri yang ditaklukkannya propinsi, contohnya Galatia, Asia, Akhaya, dan Makedonia. Dengan disatukannya semua propinsi ini di bawah Roma, orang-orang dengan bebas menyeberangi perbatasan tanpa hambatan. Situasi semacam ini sangat sesuai bagi orang yang berkeliling menyebarkan Injil. Di samping itu, kapal-kapal tersedia untuk menyeberangi Laut Tengah; untuk perjalanan lewat darat, jalan-jalan dibangun bangsa Romawi melintasi seluruh kekaisaran.

Kedamaian dan keteraturan yang berlaku lebih lanjut mendorong perjalanan, dengan demikian membantu penyebaran Injil. Perampokan bisa dikuasai. Sebab itu bepergian cukup aman, tanpa takut dirampok atau dibunuh. Warga negara Roma berada di bawah perlindungan hukum sepenuhnya. Paulus sendiri menuntut hal ini. Ketika dia disesah, dia protes kepada perwira yang bertugas, "Bolehkah kamu menyesah seorang warga negara Roma, apalagi tanpa diadili?" (Kisah Para Rasul 22:25). Kepala pasukan itu takut "setelah ia tahu, bahwa Paulus, yang ia suruh ikat itu, adalah orang Roma" (ayat 29). Terakhir ketika orang-orang Yahudi, bangsanya sendiri, menuduh dia di hadapan Festus, dia menuntut haknya sebagai seorang warga negara Roma dan naik banding kepada Kaisar (Kisah Para Rasul 25:11). Dengan demikian dia terlindung.

Jadi, kekaisaran Romawi ditetapkan oleh Allah untuk menyediakan situasi di mana penebusan dapat terampung dan Injil dapat disebarkan.

TINDAKAN BALASAN IBLIS

Iblis menyusul. Apa yang Allah pakai, Iblis juga ikut memakainya untuk menyebabkan kerusakan. Kaisar-kaisar mulai menyiksa orang-orang Kristen, dan tak terhitung yang menjadi martir. Penganiayaan, seperti kita ketahui, tidak mengakhiri orang-orang Kristen; sebaliknya, membantu mereka. Kemudian Iblis mengubah siasatnya. Di bawah pemerintahan Konstantin Agung, kekaisaran Romawi mengabsahkan Kekristenan, dan orang-orang Kristen mempunyai kebebasan penuh untuk beribadah. Karena kebaikan hati yang dia berikan kepada orang-orang Kristen, ribuan penyembah berhala dibaptis dan menjadi orang-orang Kristen sebutan. Inilah perumparnaan lalang yang dibicarakan dalam Matius 13:24-30. Hal itu merusak Kekristenan.

Konstantin adalah seorang politikus yang pandai. Dia ingin menyatakan semua golongan yang sedang berperang dalam kekaisarannya. Menyadari bahwa Kekristenan dapat memberi pengaruh damai, dia memutuskan bahwa terlebih dulu konflik-konflik yang berkecamuk di antara ahli-ahli teologi harus diselesaikan. Karena itu dia mengadakan satu konsili yang bersidang di Nicea untuk membicarakan masalah-masalah Kristologi dan Trinitas. Dua hal utama inilah yang diributkan, bahkan sampai hari ini. Konstantin sendiri mengatur atau memimpin konsili itu. Di bawah pengaruhnya disusun Pengakuan Iman Nicene (325 M). Dia bertindak terang-terangan sebagai kepala gereja, yang dalam pernerintahannya untuk kali pertama disebut Katolik; di samping itu, dia mempertahankan gelarnya sebagai imam besar penyembah berhala atau kafir.

Kehancuran ini berkembang dari abad keempat sampai keenam. Pada masa itu sistem kepausan didirikan sepenuhnya. Dengan ini Gereja Katolik Roma mencapai perkembangannya yang penuh. Ia menyatakan diri sebagai satu gereja universal (Katolik berarti universal) dan menjalankan kekuasaan duniawi atas orang-orang dan bangsa-bangsa. Tidak ada sanggahan atau bantahan yang dibiarkan/diperbolehkan. Berabad-abad lamanya, saat ia memegang kekuasaan, Gereja Katolik Roma membunuh lebih banyak orang-orang Kristen sejati daripada yang telah dibunuh kekaisaran Romawi penyembah berhala. Di bawah Gereja yang gelap semacam ini, muncul yang disebut Zaman Kegelapan, berlangsung sekitar 10 abad, dari kira-kira tahun 500 M.

REFORMASI

Sekitar tahun 1.500 terjadi Reformasi. Allah memakai pemerintah Jerman untuk melindungi Martin Luther. Tetapi sekali lagi, apa yang dipakai atau digunakan Allah, juga dipakai oleh Iblis. Luther dengan gagah mempertahankan pembenaran oleh iman. Akan tetapi, ketika tiba pada masalah gereja, dia lemah. Iblis memakai Jerman untuk mencampuri ministri Luther. Gereja negara pertama. dibentuk di Jerman; ini dikarenakan kelemahan Luther. Bahkan hari ini, gereja negara ini ada di Jerman, didukung oleh pajak masyarakat.

Gereja negara yang lain bermunculan. Ada gereja Denmark, Norwegia, dan Swedia. Bangsawan-bangsawan dari negara-negara tersebut adalah kepala-kepala gereja negara-negara itu. Demikian juga di Britania Raya (Inggris). Ratu Elizabeth adalah kepala Gereja Anglikan. Sungguh satu kehancuran bagi gereja Allah, yang adalah Tubuh Kristus! Latar belakang sejarah ini menampakkan bagaimana Allah rnemakai situasi dunia dalam melaksanakan ekonomiNya dan kemudian bagaimana Iblis mengikuti, memakai alat atau sarana yang sama, untuk menghancurkan pekerjaan Allah.

Sekitar waktu Reformasi, ada hal lain yang terjadi : Penemuan tanah atau daratan baru oleh Colombus. Dua hal ini, Reformasi dan penemuan daratan baru, memerdekakan inentalitas umat manusia. Ilmu pengetahuan dan pengetahuan ilmiah benumbuh, mengarah kepada penemuan mesin-mesin modern dan senjata. Kebebasan berpikir ditambah penemuan daratan baru banyak mengubah dunia.

Ini adalah zaman Spanyol berkuasa dengan dominan. Spanyollah yang memberikan dukungan untuk perjalanan Colombus. Ini memberi Spanyol hak untuk menguasai wilayah yang luas atas Amerika. Bahkan hari ini, di sebelah barat daya Amerika Serikat, pengaruh Spanyol jelas kelihatan. Banyak kota di sepanjang pantai barat Amerika Serikat, seperli Los Angeles dan San Francisco, memiliki nama Spanyol, Spanvol bahkan mencapai Timur Jauh dan memiliki Filipina. Akibatnya, pengaruh Katolik di sana masih kuat. Seluruh Amerika Tengah dan Selatan, kecuali Brazil, menggunakan bahasa Spanyol karena penaklukan orang-orang Spanyol.

Sampai akhir abad 16, Spanyol memegang kekuasaan di bumi. Jika Spanyol tetap di atas, seluruh dunia akan berada di bawah Katolikisme, seperti halnya dengan Amerika Latin. Allah tidak dapat membiarkan ini. Karena itu Dia membangkitkan pulau kecil Britania, dan dalam tahun 1588 angkatan laut Britania memberi pukulan yang fatal kepada kejayaan Spanyol dengan mengalahkan Armada Spanyol yang lebih besar dan lebih lengkap.

PERKEMBANGAN PENGHIDUPAN GEREJA

Dengan adanya Reformasi, Alkitab dibebaskan. Alkitab yang terbuka, dan kebebasan berpikir yang berkembang begitu pengekangan pikiran oleh Katolikisme dipatahkan, memimpin orang-orang Kristen menemukan banyak kebenaran baru di dalam Alkitab. Seolah-olah setiap orang yang menemukan satu kebenaran menjadi pendiri satu denominasi baru. Mulai abad 17 dan 18 ada beberapa gereja Brethren (Kaum Saudara), di antaranya Grace Brethren (Kaum Saudara Kasih Karunia) dan Menonit (Gereja Protestan yang didirikan Menno Simons). Semua denominasi yang baru terbentuk ini dianiaya oleh gereja Katolik dan gereja-gereja negara. Inipun terjadi pada gereja-gereja negara yang di Eropa utara. Dengan demikian, orang-orang Kristen yang berpikiran bebas ini hidup dalam bahaya.

Saudara-saudara Moravia

Pada saat itulah Allah membangkitkan bangsawan Zinzendorf, seorang Jerman yang kaya yang memiliki tanah yang luas di Saxon. Dia mengundang orang-orang Kristen vang teraniaya untuk datang dan tinggal di sana. Mereka datang dari banyak tempat, tetapi sebagian besar dari Moravia. Dengan latar belakang denominasi mereka yang berbeda-beda, mereka segera bertengkar mengenai ajaran presbiferian, baptis, dan doktrin-doktrin lain. Akhirnya, Zinzendorf memanggil pernimpin-pernimpin itu. Dia menginsyafkan mereka, betapa mereka telah datang bersama-sama sebagai Saudara-saudara untuk melarikan diri dari penganiayaan. Dia berkata, mereka harus menghentikan perbedaan-perbedaan pendapat mereka, menandatangani sebuah perjanjian atau kontrak untuk berhenti berdebat, dan dengan sederhana bersatu di dalam Kristus. Mereka setuju. Setelah itu mereka memecahkan roti. Terjadi pencurahan Roh Kudus yang hebat. Akhirnya ratusan orang yang disebut saudara-saudara. Moravia pergi ke negara-negara lain, khususnya ke daratan yang baru ditemukan di Amerika. Bahkan hari ini ada sejumlah gereja Moravia di Amerika Serikat.

Dalam salah satu kapal yang menuju Amerika ada John Wesley. Satu badai besar mengamuk, menyebabkan penumpang-penumpang takut mati. Wesley, seorang tokoh kebangunan rohani, tetapi tidak yakin akan keselamatannya. Dia mengamati sekelompok penumpang yang berdoa bersama. Akibat dari kontaknya dengan saudara-saudara Moravia ini, akhirnya Wesley menerima kepastian beroleh selamat. Setelah sejangka waktu di Amerika, dia kembali ke Inggris dan kemudian meneruskan ke Saxon, tinggal bersama orang-orang Moravia. Kalau saja dia tidak berbeban untuk Inggris, dia ingin tetap tinggal bersama mereka. Saat itu terjadi revolusi Perancis. Gagasan revolusioner itu mendapat tempat di Inggris, dan ditakutkan dapat menggulingkan pemerintah. Melalui pemberitaan John Wesley dan George Whitefield, penginjil-penginjil lapangan yang sangat kuat itu, Injil menang atas kecenderungan revolusioner dan Inggris selamat. Masyarakat Inggris berubah karena pekerjaan mereka.

Praktik kehidupan gereja dengan bangsawan Zinzendorf itu menandai satu permulaan. Itu baik, tetapi tidak cukup. Terang mereka terbatas, tetapi kita menganggap bahwa itulah praktik pertama dari kehidupan gereja dalam pemulihan Tuhan setelah Reformasi.

Kaum Saudara ( The Brethren )

Kira-kira satu abad kemudian, dalam. tahun 1820-an, Allah membangkitkan Kaum Saudara di Inggris, di bawah pimpinan John Nelson Darby Terang membanjir! Luther telah membuka kunci Alkitab dari penjara, tetapi Darby dan kawan-kawannyalah yang membukakan Alkitab. Bahkan hari ini seminari-seminari teologia yang terbaik mengikuti ajaran the Brethren (Kaum Saudara). Namun, mereka tidak mau mengambil jalan Kaum Saudara dalam hal kehidupan gereja.

Gerakan Kaum Saudara, menurut tulisan D.M. Panton, lebih kuat dan lebih besar daripada Reformasi oleh Luther. Akan tetapi, terhadap dunia, ia tak dikenal. Hal itu disebabkan sejak semula Kaum Saudara tidak ada hubungan dengan cara-cara duniawi yang ditempuh Reformasi. Martin Luther rnemperoleh dukungan pangeran-pangeran dan pemerintah-pemerintah dunia yang lainnya untuk memajukan kasus Reformasi. Surat-surat kabar dicetak pertama kali pa(lit talitin 1500-an, ini digunakan untuk menyebarkan propaganda bagi Reformasi. Kaum Saudara tidak melakukan publikasi. Segala sesuatu tentang mereka tertutup rapat. Tidak mudah menemukan sebuah foto J.N. Darby, misalnya. Mereka tidak memiliki biografi atau otobiografi. Beberapa di antara mereka yang sebagai orang ningrat menanggalkan gelar mereka.

Ketika Jamaika di India Barat (jajahan Inggris) menderita badai yang merusak dalam abad yang lalu, Kaum Saudara di Inggris mengirim bantuan kepada kaum imani di sana. Jumlah yang mereka kirim jauh melampaui apa yang disediakan oleh pernerintah Inggris.

KEBANGKITAN BRITANIA

Injil masih perlu disebarkan ke Afrika dan Asia. Terang yang dilihat oleh Kaum Saudara juga perlu disebarkan ke setiap bagian bumi. Bagaimana penyebaran ini terjadi?

Setelah kekalahan armada Spanyol, kekuatan Spanyol menurun sedangkan kekuatan Inggris bangkit. Berangsur-angsm Inggris menjadi satu, kekaisaran, dengan daerah jajahan di seluruh bumi. Ia disebut kekaisaran tanpa matahari terbenam, Selania lebih dari 2 abad daerah jajahan itu adalah ladang yang memberikan barang-barang yang dia perlukan dan menjadikannya kaya.

Selama zaman kejayaan Inggris, pengaruh Protestan mencapai setiap benua. Kebanyakan misionaris pada waktu lampau adalah orang Inggris. Uang yang dipakai untuk menyebarkan Injil kebanyakan berupa ponsterling bukan dolar Amerika Serikat. Di Inggris banyak raksasa rohani dibangkitkan. Guru-guru besar di antara Kaum Saudara menulis ratusan kitab untuk menyampaikan kebenaran. Terang disampaikan oleh para pembicara di Konvensi (pertemuan) Keswick.

Akan tetapi sekarang, khususnya sejak Perang Dunia 11, Britania raya telah kehilangan daerah jajahannya, sumber kekayaannya. Kalau pulau-pulaunya tidak menjadi taman-taman, mereka harus menjadi kebun-kebun. Inggris tidak setia kepada Allah ataupun kepada manusia. Pada Perang Dunia I ia berjanji kepada bangsa Yahudi untuk memberikan Palestina sebagai tanah air mereka jika mereka membantu Inggris dalam perang melawan Jerman. Pada saat yang sama diam-diam ia berjanji kepada bangsa Yordania, yaitu orang-orang Arab, bahwa Palestina akan menjadi milik mereka jika mereka bergabung dalam pertempuran melawan Turki. Ketika perang berakhir, bangsa Yahudi dan Yordania, sakit hati dengan sikap bermuka dua ini.

AMERIKA SERIKAT

SEBAGAI SATU KEKUATAN DUNIA

Amerika Serikat menyusul Inggris sebagai satu kekuatan dunia. Sebelum Amerika ditemukan, pusat penghubung seluruh dunia adalah Tanah Kudus. Meskipun ia terletak di bagian barat Asia, ia menghubungkan Asia, Eropa, dan Afrika. Allah secara berdaulat menjadikan Tanah Kudus fokus atau pusat dari dunia kuno yang berpenduduk, sehingga Injil dapat dibentuk dan disebarkan dari sana.

Sejak Perang Dunia II, Amerika Serikat telah menjadi jantung dari penduduk dunia. Iklimnya sedang, terletak di antara 2 lautan besar, yang seperti sayap seekor elang.

Apapun yang dikerjakan oleh Amerika Serikat, seluruh dunia mengikutinya. Ini berlaku atas hal-hal keuangan, industri, ilmu pengetahuan, politik, militer, agama, Alkitab, dan rohani! Bahkan bahasa, yang umum adalah Inggris Amerika bukan Inggris British.

Mengapa Allah menetapkan ini? Ini adalah untuk gerakanNya di burni untuk melaksanakan pemulihanNya. Kekaisaran Romawi adalah untuk Injil. Jerman adalah untuk Reformasi. Inggris adalah untuk penyebaran Injil dan kebenaran. Sekarang Amerika Serikat telah menjadi pusat bagi pemulihan. Dari sini pemulihan dapat menyebar ke semua benua dalam bahasa yang dipakai di seluruh dunia. Dari manapun kita berasal, kita harus menghargai Amerika. Allah akan memakai Amerika untuk menyebarkan pemulihanNya sehingga Tuhan dapat kembali.