Daftar isi Efesus · bab 95/288

Pembacaan Alkitab : Ef. 3:16-19

Dalam pasal 3 Paulus berdoa agar kita dikuatkan. Jika kita telah dikuatkan ke dalam manusia batiniah, Kristus akan dapat berumah di dalam hati kita dan hasilnya, kita dapat dengan penuh kekuatan memahami lebarnya, panjangnya, tingginya dan dalamnya Kristus bersama semua orang kudus, serta mengenal kasih Allah yang melampaui segala pengetahuan. Hasil dari semua ini ialah kita dipenuhi kepada seluruh kepenuhan Allah. Di sini kita tampak beberapa langkah: dari doa Paulus kita maju kepada hal dikuatkan, dari dikuatkan kita maju kepada hal Kristus berumah di dalam hati kita, dan dari sini kita maju kepada memahami dan mengenal, dan terakhir kita dipenuhi kepada seluruh kepenuhan Allah. Melalui langkah-langkah inilah kita dapat memahami dimensi-dimensi Kristus serta mengenal kasih Kristus yang melampaui segala pengetahuan

Kepenuhan Allah ialah ekspresi Allah. Kita telah menunjukkan bahwa Tubuh bukan kekayaan Kristus, melainkan kepenuhan Kristus (1:23). Tatkala kekayaan Kristus dicerna dan diserap ke dalam kita, terjadilah metabolisme. Melalui proses metabolis inilah kita dijadikan kepenuhan Kristus sebagai ekspresi-Nya. Banyak orang Kristen mengira kekayaan bersinonim dengan kepenuhan. Kekayaan Kristus ialah berbagai aspek Kristus untuk kenikmatan kita, sedang kepenuhan ialah hasil dari kenikmatan atas kekayaan-kekayaan itu. Sebagai contoh: ketika kita makan dan mencerna kekayaan bahan makanan Amerika, kita pun menjadi kepenuhan Amerika. Sebagai kepenuhan Amerika, kita adalah ekspresi Amerika. Efesus 3:19 tidak mengatakan kita dipenuhi kekayaan Allah, melainkan kita dipenuhi kepada kepenuhan Allah. Ini berarti kita dipenuhi sehingga mengakibatkan kita menjadi ekspresi Allah. Ekspresi Allah hari ini ialah gereja, yaitu Tubuh, kepenuhan Dia yang memenuhi semua di dalam segala sesuatu. Maka kepenuhan Allah dalam Efesus 3:19 adalah kepenuhan Kristus, yakni Tubuh dalam Efesus 1:23. Tubuh ini tersusun melalui kenikmatan kita atas kekayaan Kristus.

Pasal 1 dan 2 membahas wahyu gereja, pasal 3 membahas susunan gereja. Dalam pasal 3 kita tampak Paulus, seorang pemimpin dan teladan, menerima wahyu dan menikmati kekayaan Kristus. Kekayaan-kekayaan ini tersusun secara metabolis ke dalam dirinya, membuatnya menjadi satu bagian dari Tubuh. Semua orang yang mau mengikutinya menjadi rasul dan nabi hari ini harus serupa dengan Paulus dalam hal-hal tersebut. Kemudian gereja akan tersusun menjadi kepenuhan Kristus dan kepenuhan Allah. Untuk mewujudkan hal ini, Paulus berdoa agar kita dikuatkan ke dalam insan batiniah kita, yang menghasilkan Kristus berumah di dalam hati kita, sehingga insan batiniah kita ditempati, dimiliki, dipenuhi, dan diresapi oleh diri-Nya sendiri. Dengan cara inilah kita dipenuhi Kristus, menjadi kuat untuk memahami dimensi-dimensi Kristus, dan mengenal kasih-Nya yang melampaui segala pengetahuan. Terakhir, kita akan dipenuhi Kristus sampai ke suatu tingkat, yaitu kita menjadi kepenuhan Allah.

Sumber: Pelajaran-Hayat Efesus, Buku 2, Berita 33