Daftar isi Efesus · bab 88/288

Pembacaan Alkitab : Ef. 1:23; 3:10-11

Seluruh kekayaan Kristus adalah untuk menghasilkan gereja. Hal ini terjadi melalui penyaluran ilahi Kristus ke dalam kaum beriman. Gereja bukan dihasilkan oleh ajaran atau dengan berorganisasi, melainkan oleh penyaluran Kristus. Semakin banyak Kristus disalurkan ke dalam kita, semakin banyak hayat yang kita miliki, dan kita akan semakin banyak memiliki hayat yang perkasa dan kaya, kehidupan gereja pun akan semakin dipertinggi. Saya mengasihi ministri yang menyalurkan kekayaan Kristus ke dalam kaum beriman. Melalui ministri yang sedemikian, kita memiliki kehidupan gereja yang wajar, perkasa, dan yang dipertinggi.

Kekayaan Kristus menghasilkan gereja melalui pengalaman dan kenikmatan kaum beriman atas Kristus. Di pihak Kristus, adalah masalah penyaluran; tetapi di pihak kita, itu adalah suatu masalah pengalaman dan kenikmatan. Apabila kita mengalami dan menikmati Kristus yang disalurkan ke dalam kita, kita akan menjadi bagian dari kehidupan gereja yang wajar.

Kekayaan Kristus juga mengekspresikan berbagai ragam hikmat Allah (3:10). Hikmat Allah itu beraneka ragam, memiliki banyak aspek dalam banyak arah. Hikmat ini diekspresikan di depan para pemerintah dan penguasa di surga, terutama di depan kuasa jahat Iblis. Allah damba untuk mendemonstrasikan kehebatan hikmat-Nya kepada kuasa-kuasa Iblis itu. Maka, kekayaan Kristus memamerkan aneka ragam hikmat-Nya. Ini sesuai dengan kehendak kekal Allah (3:11).

Pengalaman atas kekayaan Kristus menghasilkan kepenuhan Kristus, Tubuh, sebagai ekspresi Kristus (1:23). Kitab Efesus membicarakan tentang kekayaan Kristus maupun kepenuhan Kristus. Seorang Amerika yang tinggi besar adalah kepenuhan Amerika, sebab ia menikmati kekayaan bahan makanan Amerika. Sepanjang tahun pertumbuhan dan perkembangannya, ia telah menghabiskan banyak daging sapi, ayam, sayur-mayur dan buahbuahan. Karena itu, sebagai manusia yang dewasa, ia menjadi kepenuhan Amerika. Kekayaan bahan makanan Amerika tidak dapat membuatnya menjadi kepenuhan sebelum ia memakan, mencerna, dan menyerapnya. Melalui menyerap kekayaan itu sedemikian rupa, maka kekayaan itu menjadi bagiannya. Demikian pula, semua aspek kekayaan Kristus tidak dapat menjadi kepenuhan Kristus sebelum dimakan, dinikmati, dicerna, dan diserap oleh kita. Melalui menyerap kekayaan ini sedemikian rupa, kita menjadi Tubuh Kristus, yaitu kepenuhan-Nya yang mengekspresikan Dia. Jadi, Tubuh Kristus tersusun dari kekayaan Kristus yang telah kita nikmati dan serap. Karena itu, Tubuh merupakan hasil dari pengalaman dan kenikmatan atas kekayaan Kristus.

Sumber: Pelajaran-Hayat Efesus, Buku 2, Berita 30