← Daftar isi Pandangan Menyeluruh dari Jalan yang Ditetapkan Allah Prinsip-prinsip Dasar · bab 29/31

PEMBENTUKAN SIDANG KELOMPOK KEMAJUAN DALAM MEMPELAJARI JALAN BARU TUHAN

Pada musim gugur tahun 1984, ketika kita mulai mempelajari jalan baru Tuhan, saya mulai berbicara tentang sidang kelompok. Waktu itu saya tidak membedakan antara sidang keluarga dengan sidang kelompok, karena saya menganggap keluarga sebagai sinonim. Lambat laun, melalui belajar dan melaksanakan selama beberapa tahun belakangan ini, kita telah belajar bahwa seharusnya kita membedakan kedua jenis sidang ini. Sidang keluarga adalah untuk merawat dan mengasuh orang-orang yang baru dibaptis di rumah-rumah mereka. Merawat dan mengasuh demikian adalah seperti pekerjaan seorang ibu setelah melahirkan seorang anak.

Sebaliknya sidang kelompok, bersifat lebih maju karena sidang ini untuk menggenapi orang-orang baru. Kami tidak begitu jelas tentang dua jenis sidang ini sewaktu mulai mempelajarinya pada tahun 1984. Sekarang, kami mengetahuinya dengan jelas. Kami juga mengharapkan akan ada beberapa perbaikan pada hari-hari mendatang.

SIDANG KELOMPOK ADALAH KEKUATAN GEREJA

Sidang kelompok sangat penting bagi kehidupan gereja. Tanpa sidang kelompok, gereja tidak mungkin menjadi sangat kuat atau berkembang sangat cepat. Jika gereja lokal ingin kuat, harus dibangun di atas sidang kelompok. Tanpa sidang kelompok, sangatlah sulit memiliki buah yang tetap. Sidang keluarga adalah untuk merawat dan mengasuh orang-orang yang baru percaya di rumah-rumah mereka. Tetapi sidang keluarga ini hanya baik untuk waktu yang singkat pada tingkat awal merawat orang-orang yang baru percaya. Jika Anda membaptis beberapa orang baru hari ini, minat orang-orang baru untuk dirawat dan diasuh di rumah-rumah mereka hanya bertahan sekitar enam bulan. Jika Anda melanjutkan sidang keluarga tanpa sidang kelompok, orangorang baru tersebut akan mulai kehilangan minat mereka bersidang bersama Anda.

SIDANG KELOMPOK BERLAWANAN

DENGAN PEMBICARA-PEMBICARA YANG BAIK

Gereja harus dibangun di atas sidang kelompok. Menurut sejarah dalam kekristenan dan juga sejarah di tengah-tengah kita, kekuatan suatu sidang sepertinya tergantung pada para pembicara. Jika suatu sidang memiliki pembicara yang kuat, selama pembicara itu hidup, sidang tersebut sepertinya kuat. Tetapi ketika pembicara itu pergi atau meninggal, sidang tersebut mulai lemah. Hal ini sangat umum dalam kekristenan, kita juga memiliki pengalaman yang sama. Ketika gereja memiliki seorang saudara sebagai pembicara yang baik dan dia tinggal di dalam gereja untuk sejangka waktu, berbicara secara teratur, gereja sepertinya naik sampai ke bulan. Tetapi ketika saudara itu pergi ke tempat lain, gereja secara cepat turun sampai ke bumi lagi. Kelihatannya gereja itu kuat, tetapi melalui sejumlah pengalaman, kita tahu bahwa bukan gereja itu yang kuat, melainkan. pembicara atau pembawa beritanya yang kuat. Pembicaraan yang ada tidak terlalu berhubungan dengan kekuatan gereja yang sebenarnya.

Kekuatan gereja yang sesungguhnya tergantung pada sidang kelompok, bukan pada pembicara yang kuat. Asal sidang kelompok terbangunkan, apakah ada pembicara yang kuat atau tidak, itu tidak begitu besar perbedaannya terhadap kekuatan gereja yang sesungguhnya. Pembicara yang baik dengan pembicaraan. yang bagus hanya menambah "mahkota" lain untuk gereja. Jika gereja kuat, maka dengan atau tanpa pembicara yang baik sebagai mahkota, gereja akan tetap kuat.

Ketika saya berada di Taipei pada tahun 1949-1955, saya berbicara hampir dalam. setiap sidang. Sepertinya gereja di Taipei kuat, tetapi akhimya saya menemukan bahwa pembicaraan saya yang terus-menerus itu melemahkan gereja di sana. Di Shanghai, Saudara Nee juga memiliki pengalaman yang sama. Saudara Watchman Nee adalah pembicara yang kuat, dan semakin banyak dia berbicara di gereja di Shanghai, gereja menjadi semakain lemah. Faktor dari kelemahan itu adalah kurangnya sidang kelompok yang didirikan. Kita mungkin berpikir, semakin banyak pembicara yang baik berbicara, gereja akan semakin dikuatkan. Ini mungkin demikian ketika gereja baru dibangun. Tetapi setelah sejangka waktu, pembicaraan seperti ini akan melemahkan gereja. Pembicaraan yang baik dari seorang pembicara seperti makanan lezat yang dihidangkan di restoran. Jika Anda setiap hari makan makanan yang sedemikian. lezat tiga kali sehari, setelah sejangka waktu, Anda tidak akan sehat. Penekanan yang harus diperhatikan bukan pada pembicara-pembicara yang baik, melainkan pada sidang kelompok. Ini karena kekuatan gereja sebenarnya terletak pada sidang kelompok, dan kekuatan sidang kelompok tergantung pada jerih lelah kita.

MEMBAWA ORANG BARU

KE DALAM SIDANG KELOMPOK

Pada permulaan pelatihan ini, kita mendorong kalian pergi ke rumah-rumah orang-orang yang baru dibaptis untuk bersidang di rumah mereka guna merawat dan mengasuh mereka. Kita juga mendorong kalian agar setelah sejangka waktu lamanya, kalian membawa orang-orang baru itu ke dalam sidang kelompok; namun kita belum membicarakannya secara konkrit. Akan tetapi pada permulaan periode ini, kita tidak mendorong Anda membentuk sidang kelompok dengan orang-orang baru. Tetapi setelah melalui pelaksanaan beberapa akhir bulan ini, kini kita menyadari bahwa hal yang terbaik adalah berusaha. sesegera mungkin membawa orangorang yang baru dibaptis ke sidang kelompok. Jika sidang kelompok belum dibangun, Anda harus membentuknya dengan orang percaya yang baru dibaptis dan anggota lain dalam tim Anda. Jika orang yang baru dibaptis adalah seorang saudara (laki-laki), paling baik jika ada satu saudara yang kembali bersama Anda dalam tim. Anda. Dalam makna tertentu, kembahnya Anda mengunjungi orang-orang baru adalah dasar dari sidang keluarga, tetapi setelah sejangka waktu sidang keluarga itu bisa menjadi sidang kelompok.

Pertama, Anda harus mulai merawat dan mengasuh orang baru. Kemudian, Anda harus mulai melaksanakan hal-hal dalam sidang kelompok, seperti persekutuan, doa syafaat, pemehharaan, dan penggembalaan. Jika Anda membaptis beberapa orang di rumah-rumah mereka, Anda harus berusaha secepat mungkin mengumpulkan mereka bersama ke dalam kelompok ini. Jika Anda tidak membawa mereka ke dalam sidang kelompok, setelah beberapa bulan, mereka akan kehilangan cita rasa dan minat mereka terhadap sidang keluarga dalam rumah mereka. Sidang kelompok akan sekali lagi menggerakkan minat mereka. Kembalinya kita merawat mereka dalam sidang keluarga dapat disamakan dengan rawatan yang teratur dari seorang ibu. Setelah beberapa bulan secara teratur merawat seorang anak, ketika sang ibu hendak merawat anaknya, anak itu mungkin nakal dan menolak untuk makan. Anak itu lebih senang bermain daripada makan. Tetapi, jika mendatangkan beberapa anak lagi, minat dari anak itu akan digugah kembali. Sama halnya dengan orang-orang baru dalam sidang keluarga. Jika Anda mengunjungi mereka berulang kali, setelah beberapa bulan, mereka akan kehilangan cita rasa untuk sidang tersebut. Jalan yang terbaik merawat orang-orang baru pada saat ini adalah membawa orang-orang baru lain bersama dengan mereka dalam sidang kelompok. Mereka akan mulai bercakap-cakap, dan minat mereka akan diperbaharui kembah. Dengan mengumpulkan mereka bersama, mereka akan mulai dibangun bersama dengan yang lain. Mereka akan menjadi batu-bara yang dibakar, ditempatkan bersama, dan membuat suatu perapian yang kuat. Dengan demikian, kelompok ini akan membawa faedah yang besar bagi mereka. Karena itu, jika kita bersungguh-sungguh menempuh jalan baru, kita harus berusaha sesegera mungkin mengumpulkan orang-orang baru, dan membentuk sidang kelompok.

MASALAH KEUSANGAN

DALAM SIDANG KELOMPOK

Masalah di antara kita hari ini ialah adanya kelompok-kelompok yang setelah bersidang selama beberapa bulan, penuh dengan keusangan. Saya menasihati kalian, orang-orang yang mengunjungi orang lain, jangan membawa orang-orang baru ke dalam, sidang-sidang kelompok yang usang itu. Sidang-sidang kelompok yang usang itu sepertilah rumah tangga orang-orang China yang berimigrasi ke Amerika Serikat. Orang-orang yang tua di dalam keluarga tersebut hanya bisa berbicara bahasa Mandarin, tetapi anak-anak dalam keluarga tersebut telah belajar berbicara bahasa Inggris. Sulit bagi orangorang tua untuk merubah bahasa mereka dari bahasa Mandarin ke bahasa Inggris. Tetapi orang-orang muda sangat mudah melakukannya. Walaupun orang-orang muda mencoba mengajar orang- orang tua berbicara bahasa Inggris, akhirnya, orang-orang tua tetap lebih suka berbicara dengan bahasa Mandarin. Demikian juga dengan sidang-sidang kelompok. Orang-orang yang tua telah terbiasa menempuh jalan lama, namun orang-orang yang muda hanya tahu menempuh jalan baru; tetapi, mereka mungkin terpengaruh oleh orang-orang yang tua. Orang-orang yang tua tidak terlalu bisa dipengaruhi oleh kesegaran dari orang-orang baru, tetapi orang-orang baru mungkin sangat terpengaruh oleh keusangan orang-orang yang tua. Pengaruh ini adalah masalah dalam sidang kelompok. Karena itu, adalah lebih baik memiliki dua jenis sidang kelompok.

BERUBAH DARI JALAN LAMA KE JALAN BARU

Kesimpulan dari jalan baru dalam pernahaman kita adalah kita harus mendirikan sidang kelompok. Keperluan mendirikan sidang kelompok sangat mendesak. Tetapi dalam mendirikan sidang kelompok, saya mendorong Anda memiliki dua kelompok, kelompok yang lama dan kelompok yang baru. Karena kita berada dalam masa peralihan, berubah dari jalan lama ke jalan baru, maka lebih baik dan perlu untuk memiliki dua jenis sidang kelompok ini. Jenis sidang kelompok yang pertama terdiri dari kaum saleh yang telah bersidang di dalam kelompok untuk waktu yang lama. Jenis sidang kelompok yang lain dibentak dengan orang-orang yang baru dibaptis. Jenis sidang yang pertama terdiri dari kaum saleh yang sangat setuju dengan jalan baru, tetapi karena kebiasaan mereka dalam jalan lama, mereka mengambil jalan baru sesuai dengan langkah-langkah jalan lama. Mereka mengambil bentuk jalan baru, tetapi dengan kebiasaan jalan lama. Akhirnya, jenis pelaksanaan ini hanya pengulangan dari jalan lama. Dalam beberapa sidang kelompok yang ada, jalan lama secara tidak sadar diulangi. Kita tidak seharusnya mengabaikan kelompok yang sudah ada ini; kita harus mencoba membantu mereka. Perlahan-lahan, mereka akan mengambil beberapa aspek dari jalan baru.

Jenis sidang kelompok kedua adalah hasil dari kita keluar seperti anak domba di tengah-tengah serigala (Luk. 10:3) untuk menemukan anak-anak damai (ayat 6). Jika kita keluar secara teratur, kita akan menemukan orang-orang terpilih. Karena kita nampak keperluan untuk mengunjungi sanak famili, teman-teman, dan kenalan kita, kita tidak perlu mengetuk "pintu-pintu yang dingin". Kita dapat membuat janji mengunjungi sanak famili, teman-teman, tetangga, dan kenalan kita, dan dari antara orang-orang tersebut, kita pasti akan menemukan beberapa orang yang Allah pilih. Ketika kita menemukan orang-orang yang telah dipilih ini, kita harus membentuk mereka dalam kelompok-kelompok secepat mungkin.

MEMBENTUK ORANG-ORANG YANG BARU

PERCAYA KE DALAM KELOMPOK-RELOMIPOK

Dalam membentuk orang-orang yang baru percaya ke dalam kelompok- kelompok, Anda tidak perlu menunggu sampai mendapatkan delapan atau sembilan orang. Anda dapat membentuk sidang kelompok hanya dengan satu orang percaya yang baru dibaptis dan satu atau dua orang lain yang mengunjunginya. Kemudian, secara perlahan-lahan, sidang kelompok akan bertumbuh sampai mencapai jumlah yang cukup untuk dibagi. Seharusnya tidak ada sidang kelompok yang tetap selarna lebih dari satu tahun tanpa dibagi, maka setiap tahun sidang kelompok harus ada dua. Dengan jalan ini, gereja akan bertumbuh dan berkembang. Sewaktu kita berjerih lelah di jalan ini, kita akan menemukan banyak hal secara mendetail yang akan membantu bertumbuh dan memperbaiki pelaksanaan kita. Dalam tiga sampai lima tahun, dasar yang baik untuk pertumbuhan dan perluasan akan diletakkan dalam semua gereja.

SIDANG KELUARGA BERKEMBANG

MENJADI SEDANG KELOMPOK

Ketika kita merawat orang-orang baru, kita harus belajar melakukan dua hal dalam waktu yang sama. Sewaktu kita merawat orang-orang baru di rumah mereka, kita juga berusaha membawa mereka mengenal dan. melaksanakan sidang kelompok. Sidang keluarga terutama untuk mengasuh, memelihara, dan merawat orang-orang baru. Tetapi sidang kelompok memiliki unsur lain, seperti persekutuan, doa syafaat, perhatian, penggembalaan, dan saling mengajar. Sewaktu kita bersama mereka, kita harus mencoba menambahkan unsur-unsur dari sidang kelompok ke dalam sidang keluarga. Ketika unsur-unsur tersebut dibawa ke dalam sidang, sidang keluarga berubah menjadi sidang kelompok. Tetapi ini bukan berarti sidang keluarga ini telah meninggalkan pengasuhan, pemeliharaan, dan. perawatan. Kita harus tetap memperhatikan orang-orang baru sebagai dasar dari sidang keluarga. Tetapi sewaktu kita berjerih lelah dalam sidang-sidang keluarga, kita juga harus beijerih lelah membangun sidang kelompok. Sebenarnya, sidang kelompok juga bisa memenuhi kebutuhan atas perawatan orang-orang baru. Sidang kelompok sebenarnya adalah miniatur dari kehidupan. gereja, karena sidang kelompok terdiri dari unsur-unsur persekutuan, doa syafaat, saling memperhatikan, menggembalakan, dan saling mengajar, juga untuk pernberitaan Injil.

BERJERIH LELAH DI TEMPAT YANG BARU

BERLAWANAN

DENGAN BERJERIH LELAH DI TEMPAT YANG LAMA

Jika istri saya dan saya dengan empat saudara dan keluarga mereka pergi ke suatu tempat yang sama sekali baru seperti Mongolia, saya percaya dalam satu tahun, kita mampu mendapatkan sedikitnya tiga puluh orang yang baru percaya melalui pelaksanaan jalan baru. Hal ini dapat terjadi terutama karena orang-orang Mongolia tidak mengetahui tentang pelaksanaan kekristenan, dan kita tidak membawa apa pun tentang hal itu kepada mereka. Kita hanya akan memberitakan Injil kepada mereka, membaptis mereka, dan bertemu dengan mereka dalam sidang-sidang keluarga dan sidang-sidang kelompok. Kita akan sama sekah baru dan menjauhkan apa pun milik kekristenan yang usang dari mereka. Tanpa hambatan dari opini dan keusangan, mungkin lebih dari lima ratus orang bisa didapatkan dalam waktu lima tahun.

Karena hambatan dari perbedaan opini, hasil pelaksanaan jalan baru banyak berkurang. Karena perbedaan opini dan perpecahan, sewaktu kita berjerih lelah menurut jalan yang Allah tetapkan, kita harus membangun dengan satu tangan dan melawan musuh dengan tangan yang lain, seperti Nehemiah membangun kembali tembok-tembok kota Yerusalem (Neh. 4:17). Kadang-kadang, hanya bagian kecil daii kekuatan kita yang dapat diterapkan ke dalam pekerjaan positif melaksanakan pergerakan Allah, dan bagian yang lebih besar dari kekuatan kita harus dipergunakan untuk peperangan. Inilah sifat pekerjaan di tempat yang usang.

HAYAT DAN KEHIDUPAN YANG KUDUS

UNTUK IMAMAT INJIL

Penyegaran Pagi

Sebagai imam Injil Perjanjian Baru, kita harus memiliki hayat dan kehidupan yang kudus. Hayat dan kehidupan yang kudus ini dipelihara melalui disegarkan setiap pagi. Setiap pagi kita harus memiliki permulaan baru. Memiliki sejangka waktu dengan Tuhan setiap pagi bukan berarti kita menghabiskan banyak sekah waktu dengan Tuhan. Saya telah berlatih cukup banyak dan mengetahui bahwa memiliki waktu kira-kira sepuluh menit dengan Tuhan setiap pagi adalah waktu yang cukup. Pada saat bersama dengan Tuhan, kita harus menolak semua pikiran yang mengganggu tentang aktivitas kita. Cobalah semampu Anda untuk tidak menuruti emosi, pikiran, atau tekad Anda. Juga sangat baik untuk tidak memikirkan bagian-bagian yang berbeda dalam Alkitab. Hanya konsentrasikan seluruh diri Anda pada Tuhan, dan coba melatih roh Anda dengan menyeru nama-Nya. Kita harus belajar menyeru nama-Nya di pagi hari. Juga sangat membantu untuk mendoa-bacakan dua atau tiga ayat, menggunakannya untuk doa Anda. Tidak perlu menyusun sebuah doa; doakan ayat-ayat tersebut. Dalam waktu sepuluh menit itu, lebih baik menghindari berdoa untuk hal-hal lain. Dalam waktu itu, kita berbicara secara langsung dengan Tuhan. Ini adalah doa yang sejati. Waktu Anda berkontak dengan Tuhan dalam jalan ini, sesuatu di dalam diri Anda akan disegarkan, roh Anda akan digerakkan, dan Anda akan dikuatkan untuk menempuh hidup yang kudus. Inilah penyegaran pagi.

Jika Anda memiliki waktu lebih daii sepuluh menit, Anda dapat menggunakan sepuluh menit pertama berkontak dengan Tuhan untuk disegarkan, dan waktu yang lebih dapat digunakan untuk membaca dan mempelajari Alkitab. Pada waktu mempelajari Alkitab, sangatlah membantu jika menggunakan buku-buku lain agar lebih tuntas memahami Alkitab. Bagian kedua dari waktu Anda di pagi hari dapat kita sebut sebagai munajad pagi. Biasanya, dalam pembicaraan kita, kita menggabungkan penyegaran pagi dengan munajad pagi. Tetapi lebih baik memisahkan keduanya, karena jika Anda hanya memiliki sedikit waktu setiap pagi, Anda harus mencoba memiliki penyegaran setiap pagi.

Kehidupan Sehari-hari yang Berkemenangan

Setelah penyegaran pagi, kita harus melatih menjaga diri kita di dalam roh sepanjang hari. Kita harus mengerjakan dan mengatakan segala hal di dalam roh kita. Inilah menang. Sepanjang hari kita bisa mengalami banyak kegagalan, karena, kita sangat getas, tidak stabil, tidak dapat diandalkan, dan tidak teguh. Kita mungkin membubung tinggi dan kuat pada pagi hari, tetapi setelah pukul sepuluh pagi, kita mungkin sudah turun. Kita tidak boleh terus turun; kita dapat selalu melatih roh kita untuk kembali kepada Tuhan. Kemudian kita dapat melanjutkan berlatih tinggal di dalam roh kita selama sisa hari itu. Ini adalah memiliki penyegaran pagi dan hidup sehari-hari yang berkemenangan.

Kita seharusnya tidak hanya melatih memiliki hayat dan kehidupan yang sedemikian, tetapi kita harus juga membantu setiap orang baru untuk memiliki hayat dan kehidupan yang sama. Kita telah menemukan satu cara yang sangat praktis untuk membantu orang-orang baru disegarkan setiap pagi, yaitu mengeluarkan waktu dengan mereka melalui telepon setiap pagi. Hal yang paling baik adalah membuat janji dengan mereka sebelum menelepon. Karena begitu praktis menghubungi orang-orang baru melalui telepon, maka jika kita bangun sedikit lebih awal setiap pagi, kita akan memiliki cara dan dengan sangat mudah merawat tiga atau empat orang setiap pagi hari.

KESIMPULAN DAN RINGKASAN

Kita harus melaksanakan jalan alkitabiah untuk memberitakan Injil sebagai imam Injil (Rm. 15:16). Imamat Injil ini dirampungkan melalui latihan. Para sekerja dan pemuka di dalam gereja harus mengerti hal ini dan beijerih lelah untuk melatih kaum saleh melaksanakan imamat Injil Perjanjian Baru. Kita harus sedemikian memberitakan Injil. Jika kita melaksanakan imarnat ini dengan tuntas, kita dapat memiliki pertambahan sebesar seratus persen setiap tahun. Tetapi, sedikitnya, kita harus dapat merealisasikan pertambahan sebesar tiga puluh persen setiap tahun.

Hal yang paling penting dari jalan yang Allah tetapkan adalah sidang kelompok. Seberapa besarnya keberhasilan yang kita miliki tergantung pada berapa banyak perhatian dan jerih lelah kita untuk sidang kelompok. Karena itu, kita harus sekuatnya mendirikan sidang kelompok. Ketika sidang kelompok didirikan dengan kuat, gereja akan menjadi sangat kuat.