← Daftar isi Nubuat tentang 4 “tujuh” dalam Alkitab · bab 5/6

TIGA SETENGAH TAHUN YANG TERAKHIR DARI ZAMAN INI DAN TIGA SETENGAH TAHUN KESUSAHAN BESAR

Pembacaan Alkitab:

Why. 12:14; Dan. 7:25; 12:7; Why. 11:2; 13:5; 11:3; 12:6;

Mat. 28:20; 13:39, 40, 49; 24:3; Dan. 12:13; Why. 20:11-15; 11:15;

Dan. 9:24; Why. 3:10; 6:12-17; 7:1-8, 9-17; 8:7-13; 9:1-11;

12:9, 11-12; 9:12-21; 10:1-7; 11:1-13; 20:4-6; 14:14-16;

1 Kor. 15:22; 1 Tes. 4:16-17; Why. 11:18c; 2 Kor. 5:10;

Why. 19:5-10; 11:14; 15:1, 7-8; 16:1-16; 17:12-14; 19:11-21;

14:17-20; 16:17-21; 20:1-3; 14:6-7, 9-11; Mat. 25:31-33, 41-46;

Why. 12:13-17; 13:1-18; 14:8, 12; 15:2-4; Dan. 12:11-12; Yl. 2:14

Dalam persekutuan kita sampai saat ini, kita telah nampak nubuat mengenai empat "tujuh" dalam Alkitab -- tujuh tahun terakhir dari zaman ini (minggu terakhir dari ketujuh puluh minggu), tujuh meterai, tujuh sangkakala, dan tujuh cawan. Minggu terakhir dari ketujuh puluh minggu, tujuh tahun terakhir dari zaman ini, sangatlah penting, tetapi sebenarnya hampir semua perkara penting berkumpul dalam tiga setengah tahun terakhir. Itulah sebabnya kita perlu nampak peristiwa-peristiwa dalam tiga setengah tahun terakhir dari zaman ini dan tiga setengah tahun kesusahan besar.

I. TIGA SETENGAH TAHUN TERAKHIR DARI ZAMAN INI

A. TIGA SETENGAH TAHUN,

DISEBUT "SATU MASA, DAN DUA MASA, DAN SETENGAH MASA" DALAM WAHYU 12:14 SEBAGAI SUATU KUTIPAN DARI DANIEL 7:25 DAN 12:7,

SAMA DENGAN EMPAT PULUH DUA BULAN

ATAU SERIBU DUA RATUS ENAM PULUH HARI

Tiga setengah tahun, disebut "satu masa, dan dua masa, dan setengah masa" dalam Wahyu 12:14 sebagai suatu kutipan dari Daniel 7:25 dan 12:7, sama dengan empat puluh dua bulan (Why. 11:2; 13:5) atau seribu dua ratus enam puluh hari (Why. 11:3; 12:6).

B. SEBAGAI PERAMPUNGAN (AKHIR) ZAMAN INI

Tiga setengah tahun yang disinggung dalam Kitab Daniel dan Kitab Wahyu akan menjadi perampungan (akhir) zaman ini (Mat. 28:20; 13:39, 40, 49; 24:3; Dan. 12:13). Kata perampungan berarti ada suatu proses yang akan membawa kelengkapan atau penggenapan.

C. BAGI TUHAN, DI BAGIAN NEGATIF,

MEMBERSIHKAN SEMUA PERSONA DAN HAL YANG NEGATIF,

HANYA MENINGGALKAN ORANG YANG TIDAK PERCAYA YANG TELAH MATI DAN ROH-ROH JAHAT UNTUK DIBERSIHKAN

MELALUI PENGHAKIMAN DI TAKHTA PUTIH BESAR

SETELAH KERAJAAN SERIBU TAHUN

Tiga setengah tahun terakhir adalah bagi Tuhan, di bagian negatif, membersihkan semua persona dan hal yang negatif, hanya meninggalkan orang yang tidak percaya yang telah mati dan roh-roh jahat untuk dibersihkan melalui penghakiman di takhta putih besar setelah Kerajaan Seribu Tahun (Why. 20:11-15). Dunia akan lebih jahat dari masa ke masa, penuh dengan persona dan hal yang jahat. Pada tiga setengah tahun terakhir, Tuhan akan menggunakan "sapu yang universal" untuk menyapu semua hal yang negatif di bumi. Hanya orang yang tidak percaya dan roh-roh jahat akan ditinggalkan untuk dihakimi setelah Kerajaan Seribu Tahun di takhta putih besar dan dilemparkan ke dalam lautan api.

D. BAGI TUHAN, DI BAGIAN POSITIF,

MENDATANGKAN KERAJAAN KEKAL DAN KEBENARAN KEKAL-NYA

Tiga setengah tahun terakhir adalah bagi Tuhan, di bagian positif, mendatangkan kerajaan kekal dan kebenaran kekal-Nya (Why. 11:15; Dan. 9:24). Ketika Tuhan kembali dan zaman dirampungkan, tidak akan ada lagi ketidakbenaran. Bumi hari ini betul-betul telah bejat. Tidak ada obat hari ini untuk mengatasi situasinya yang tidak adil dan jahat. Namun, akhirnya Tuhan akan menyapu semua persona dan hal yang jahat itu ke dalam lautan api. Kemudian akan ada kerajaan kekal Kristus dengan kebenaran-Nya, yang adalah kebenaran dari zaman ke zaman, kebenaran kekal.

II. TIGA SETENGAH TAHUN KESUSAHAN BESAR

A. MENURUT JANJI TUHAN KEPADA PARA PEMENANG DALAM WAHYU 3:10 -- MEREKA AKAN DILINDUNGI PADA SAAT PENCOBAAN YANG AKAN DATANG ATAS SELURUH BUMI -- PENGANGKATAN PARA PEMENANG, BAIK ANAK LAKI-LAKI DALAM WAHYU 12 MAUPUN BUAH SULUNG DALAM WAHYU 14, TENTU TERJADI SEBELUM METERAI KEENAM,

MALAPETAKA YANG ADIKODRATI DI BUMI DAN DI LANGIT

Menurut janji Tuhan kepada para pemenang dalam Wahyu 3:10 -- para pemenang akan dilindungi pada saat pencobaan yang akan datang atas seluruh bumi -- pengangkatan para pemenang, baik Anak Laki-laki dalam Wahyu 12 maupun buah sulung dalam Wahyu 14, tentu terjadi sebelum meterai keenam, malapetaka yang adikodrati di bumi dan di langit (Why. 6:12-17). Setelah mempelajari lebih lanjut, saya percaya bahwa tidak ada alasan untuk percaya bahwa Tuhan akan meninggalkan para pemenang-Nya mengalami malapetaka adikodrati dari meterai keenam. Selanjutnya, menurut Yoel 2:30-31, tidak akan banyak perbedaan dalam waktu antara meterai keenam dengan lima sangkakala yang pertama (Why. 9:1-11). Yoel 2:30-31 pertama-tama menyinggung "darah" dari sangkakala yang pertama dan kedua, "api" dari sangkakala pertama, kedua, dan ketiga (Why. 8:7-10), "asap" dari sangkakala kelima (Why. 9:1-3), dan kemudian "matahari" dan "bulan" pada meterai keenam (Why. 6:12). Wahyu 9:4 dibandingkan dengan 7:3 menunjukkan bahwa sangkakala kelima sangat dekat dengan meterai keenam. Lima sangkakala yang pertama adalah kelanjutan langsung dari meterai keenam. Karena itu, meterai keenam adalah permulaan kesusahan besar dan harus dianggap sebagai suatu bagian dari "masa pencobaan". Para pemenang akan diangkat sebelum meterai keenam.

B. PERMULAAN KESUSAHAN BESAR,

SEBAGAI MALAPETAKA YANG ADIKODRATI TERJADI DALAM METERAI KEENAM, TERJADI SEGERA SEBELUM TIGA SETENGAH TAHUN

ATAU MENJELANG PERMULAAN TIGA SETENGAH TAHUN

Permulaan kesusahan besar, sebagai malapetaka yang adikodrati terjadi dalam meterai keenam, terjadi segera sebelum tiga setengah tahun atau menjelang permulaan tiga setengah tahun.

C. SERATUS EMPAT PULUH EMPAT RIBU ORANG ISRAEL PILIHAN ALLAH DIMETERAI SEBELUM METERAI KETUJUH DIBUKA,

UNTUK MEMELIHARA MEREKA DARI MALAPETAKA KETUJUH SANGKAKALA

Seratus empat puluh empat ribu orang Israel pilihan Allah dimeterai sebelum meterai ketujuh dibuka, untuk memelihara mereka dari malapetaka ketujuh sangkakala (Why. 7:1-8; 9:4b). Allah terus-menerus memelihara bangsa Israel walaupun sekarang mereka tidak percaya. Dalam pemulihan bangsa Israel, yang dimulai tahun 1948, orang-orang Yahudi dikembalikan ke tanah nenek moyang mereka dalam ketidakpercayaan. Mereka menjadi penuh dosa seperti "Sodom" (lihat Yes. 1:9-10; 3:9; Yer. 23:14) dan duniawi seperti "Mesir" (Why. 11:8; lihat Yeh. 23:3, 8, 19, 27) sampai kembalinya Kristus, Mesias mereka. Saat itu "semua orang Israel akan diselamatkan" (Rm. 11:26). Sebelum meterai ketujuh dibuka, Allah akan memeteraikan semua orang Israel yang hendak Dia pelihara.

D. CATATAN BAHWA SUATU KUMPULAN BESAR ORANG BANYAK YANG BERDIRI DI HADAPAN TAKHTA DAN DI HADAPAN ANAK DOMBA DALAM WAHYU 7:9-17, DICANTUMKAN DENGAN SEGERA SETELAH METERAI KEENAM, MENYIRATKAN BAHWA PENGANGKATAN KAUM BERIMAN TENTU DIMULAI SEBELUM METERAI KEENAM DIBUKA

Catatan bahwa suatu kumpulan besar orang banyak yang berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba dalam Wahyu 7:9-17, dicantumkan segera setelah meterai keenam, menyiratkan bahwa pengangkatan kaum beriman tentu dimulai sebelum meterai keenam dibuka. Catatan ini menyajikan suatu gambaran secara umum dari seluruh umat Allah yang diangkat ke langit pada masa sebelum meterai keenam kepada kenikmatan mereka dalam kekekalan. Ini adalah suatu visi sisipan di antara meterai keenam dengan meterai ketujuh.

E. EMPAT SANGKAKALA YANG PERTAMA,

TERDIRI ATAS EMPAT ASPEK MALAPETAKA YANG ADIKODRATI

YANG LEBIH HEBAT ATAS BUMI DAN ATAS LANGIT,

TERJADI PADA PERMULAAN TIGA SETENGAH TAHUN,

SEBAGAI KELANJUTAN METERAI KEENAM

Empat sangkakala yang pertama, terdiri atas empat aspek malapetaka yang adikodrati yang lebih hebat atas bumi dan atas langit (Why. 8:7-12), akan terjadi pada permulaan tiga setengah tahun, sebagai kelanjutan meterai keenam, permulaan malapetaka yang adikodrati, dan semuanya mungkin akan ditiup pada hari yang sama.

F. TIGA SANGKAKALA TERAKHIR ADALAH TIGA CELAKA

Tiga sangkakala terakhir adalah tiga celaka (Why. 8:13). Malapetaka dari empat sangkakala yang pertama hanya akan menjamah bumi dan langit, sedangkan celaka dari tiga sangkakala terakhir akan menyakiti tubuh manusia.

G. SANGKAKALA KELIMA, SEBAGAI CELAKA PERTAMA,

YANG DIDATANGKAN OLEH IBLIS, YANG SEPERTI BINTANG JATUH DARI LANGIT KE BUMI PADA PERMULAAN TIGA SETENGAH TAHUN AKAN BEKERJA SAMA DENGAN ANTIKRISTUS, MALAIKAT DARI JURANG TAK BERDASAR, UNTUK MENYIKSA MANUSIA DENGAN BELALANG-BELALANG YANG DIRASUK ROH-ROH JAHAT SELAMA LIMA BULAN

Sangkakala kelima, sebagai celaka pertama, akan didatangkan oleh Iblis, yang seperti bintang jatuh dari langit ke bumi pada permulaan tiga setengah tahun dan akan bekerja sama dengan Antikristus, malaikat dari jurang tak berdasar, untuk menyiksa manusia dengan belalang-belalang milik roh-roh jahat selama lima bulan (Why. 9:1-11; 12:9, 11-12).

H. SANGKAKALA KEENAM, SEBAGAI CELAKA KEDUA,

ADALAH MALAPETAKA DARI EMPAT MALAIKAT YANG DILEPASKAN DARI IKATAN MEREKA DI SUNGAI BESAR EFRAT UNTUK MEMBUNUH SEPERTIGA UMAT MANUSIA SELAMA TIGA BELAS BULAN, SATU HARI, DAN SATU JAM, OLEH DUA RATUS JUTA PASUKAN BERKUDA

Sangkakala keenam, sebagai celaka kedua, adalah malapetaka dari empat malaikat yang dilepaskan dari ikatan mereka di Sungai besar Efrat untuk membunuh sepertiga umat manusia selama tiga belas bulan, satu hari, dan satu jam, oleh dua ratus juta pasukan berkuda (Why. 9:12-21). Tiga belas bulan ini ditambah lima bulan dari sangkakala kelima akan menjadi satu setengah tahun dari tiga setengah tahun kesusahan besar. Belalang-belalang dari sangkakala kelima hanya menyiksa manusia selama lima bulan, sedangkan dua ratus juta pasukan berkuda membunuh sepertiga umat manusia. Ini berarti celaka pada sangkakala keenam lebih hebat daripada sangkakala kelima.

I. KRISTUS DATANG KE ANGKASA

MUNGKIN SEBELUM SANGKAKALA KETUJUH DITIUP,

AGAR DIA DATANG DAN MENGAMBIL ALIH BUMI MENJADI MILIKNYA

Kristus akan datang ke angkasa mungkin sebelum sangkakala ketujuh ditiup (Why. 10:7a), agar Dia datang dan mengambil alih bumi menjadi milik-Nya (Why. 10:1-7). Dia akan turun ke angkasa dan menyiapkan segala sesuatu sehingga Dia dapat langsung datang ke bumi untuk mengambil alih bumi menjadi milik-Nya.

J. KOTA YERUSALEM DIINJAK OLEH ANTIKRISTUS

SELAMA EMPAT PULUH DUA BULAN,

YAITU, SERIBU DUA RATUS ENAM PULUH HARI, SELAMA KESUSAHAN BESAR,

DAN DUA SAKSI TUHAN BERNUBUAT SELAMA PERIODE WAKTU ITU

Kota Yerusalem akan diinjak oleh Antikristus selama empat puluh dua bulan, yaitu, seribu dua ratus enam puluh hari, selama kesusahan besar, dan dua saksi Tuhan akan bernubuat selama periode waktu itu dan akan dibunuh oleh Antikristus dan dibangkitkan untuk diangkat pada parousia (kehadiran) Kristus di angkasa (Why. 11:1-12).

K. ADA GEMPA BUMI YANG DAHSYAT,

SEPERSEPULUH BAGIAN KOTA YERUSALEM RUNTUH

KARENA GEMPA BUMI ITU,

DAN TUJUH RIBU ORANG MATI DALAM GEMPA BUMI ITU

Ada gempa bumi yang dahsyat, sepersepuluh bagian Kota Yerusalem runtuh karena gempa bumi itu, dan tujuh ribu orang mati dalam gempa bumi itu (Why. 11:13).

L. SANGKAKALA KETUJUH KEMUNGKINAN DITIUP

PADA HARI TERAKHIR DARI TIGA SETENGAH TAHUN

Sekarang kita perlu nampak isi dari sangkakala ketujuh, yang mungkin akan ditiup pada hari terakhir dari tiga setengah tahun.

1. Pada Segi Positif

a. Penyelesaian Rahasia Allah

Butir pertama pada segi positif adalah penyelesaian rahasia Allah. Ini dinyatakan dalam Wahyu 10:7. Daniel 9:24 mengatakan bahwa tujuh puluh minggu telah ditetapkan untuk memeteraikan visi dan nubuat. Pemeteraian visi dan nubuat adalah penyelesaian rahasia Allah. Dalam zaman gereja, zaman anugerah, segala sesuatu mengenai Kristus dan gereja adalah satu rahasia (Ef. 5:32), tetapi ketika sangkakala ketujuh ditiup, zaman rahasia akan berlalu.

b. Pengangkatan Mayoritas Kaum Beriman --

Orang-orang yang Dibangkitkan dan yang Masih Hidup --

ke Dalam Parousia (Kehadiran) Kristus di Angkasa

Sangkakala ketujuh mencakup pengangkatan mayoritas kaum beriman -- orang-orang yang dibangkitkan dan yang masih hidup -- ke dalam parousia (kehadiran) Kristus di angkasa (Why. 20:4-6; 14:14-16; 1 Kor. 15:52; 1 Tes. 4:16-17).

c. Pengangkatan Dua Saksi ke Dalam Parousia (Kehadiran) Kristus di Angkasa

Yang tercakup dalam sangkakala ketujuh adalah pengangkatan dua saksi ke dalam parousia (kehadiran) Kristus di angkasa (Why. 11:12). Kedua saksi itu mungkin akan diangkat pada saat yang sama seperti mayoritas orang kudus. Wahyu 12:6 mengatakan bahwa perempuan itu, yang melambangkan mayoritas orang kudus, akan dipelihara di suatu tempat yang telah disediakan Allah selama seribu dua ratus enam puluh hari, atau tiga setengah tahun. Karena itu, pengangkatan mereka tentu terjadi pada hari terakhir tiga setengah tahun. Kedua saksi itu bernubuat selama seribu dua ratus enam puluh hari (Why. 11:3), maka tentunya mereka diangkat pada hari terakhir dari tiga setengah tahun. Jadi, baik mayoritas orang kudus maupun kedua saksi itu akan diangkat pada hari terakhir kesusahan besar.

d. Memberikan Upah kepada Orang-orang Kudus di Takhta Penghakiman Kristus

Kemudian akan ada pemberian upah kepada orang-orang kudus di takhta penghakiman Kristus di angkasa (Why. 11:18c; 2 Kor. 5:10). Kristus akan menghakimi kaum beriman-Nya, bukan menurut keselamatan kekal mereka, tetapi menurut upah mereka yang bersifat zaman.

e. Hari Pernikahan Anak Domba

Setelah memberi upah kepada orang-orang kudus, akan ada hari pernikahan Anak Domba (Why. 19:5-10). Kristus akan menikahi para pemenang sebagai mempelai perempuan-Nya.

Butir-butir di atas adalah segi positif dari sangkakala ketujuh. Sekarang kita perlu nampak segi negatifnya.

2. Pada Segi Negatif

a. Tujuh Cawan -- Celaka Ketiga,

Tujuh Malapetaka Terakhir untuk Mengakhiri Murka Allah,

sebagai Penghukuman Allah yang Paling Hebat atas Manusia,

Bagian Utama Malapetaka dari Sangkakala Ketujuh

Tujuh cawan adalah celaka ketiga (Why. 11:14), tujuh malapetaka terakhir untuk mengakhiri murka Allah (Why. 15:1), sebagai penghukuman Allah yang paling hebat atas manusia, bagian utama malapetaka dari sangkakala ketujuh (Why. 15:7--16:1). Setelah tujuh cawan, murka Allah akan berakhir.

1) Empat Cawan yang Pertama

Berisi Empat Aspek dari Malapetaka Adikodrati yang Paling Hebat atas Bumi dan Langit

Empat cawan yang pertama berisi empat aspek dari malapetaka adikodrati yang paling hebat atas bumi dan langit (Why. 16:2-9). Jadi, malapetaka yang adikodrati akan terjadi tiga kali: pada meterai keenam, empat sangkakala yang pertama, dan empat cawan yang pertama. Meterai keenam adalah awal malapetaka yang adikodrati, empat sangkakala yang pertama adalah malapetaka yang adikodrati yang lebih hebat, dan empat cawan yang pertama adalah malapetaka yang adikodrati yang paling hebat. Malapetaka ini akan merusak bumi dan langit, membuat bumi menjadi tempat yang tidak nyaman untuk ditinggali.

2) Cawan Kelima -- Kerajaan Antikristus Menjadi Gelap

Ketika cawan kelima ditumpahkan, kerajaan Antikristus akan menjadi gelap (Why. 16:10-11).

3) Cawan Keenam --

Sungai Besar Efrat Akan Kering,

dan Jalan Disiapkan bagi Raja-raja yang Datang dari Sebelah Timur

Ketika cawan keenam ditumpahkan, Sungai besar Efrat akan kering dan jalan disiapkan bagi raja-raja yang datang dari sebelah timur (Why. 16:12). Dalam wahyu 9:14-16 dikatakan bahwa empat malaikat yang terikat di Sungai besar Efrat akan dilepaskan untuk menggerakkan raja-raja agar mengirim pasukan mereka, dua ratus juta pasukan berkuda, dan dalam Wahyu 16:12 dikatakan bahwa ketika cawan keenam ditumpahkan, air Sungai Efrat akan kering sehingga raja-raja ini dan pasukannya dapat melaluinya. Jadi, sangkakala keenam dan cawan keenam saling berhubungan.

4) Dikumpulkan untuk Perang Harmagedon

Kemudian akan ada suatu perkumpulanm untuk perang Harmagedon. Perang ini akan dikorbankan oleh Antikristus, nabi palsunya, sepuluh raja, dan pasukannya (Why. 16:13-16), yang akan dikalahkan oleh Kristus dan para pemenang-Nya (Why. 17:12-14; 19:11-21), dengan menginjak kilang anggur besar dari murka Allah (Why. 14:17-20; Yes. 63:2-3).

5) Cawan Ketujuh --

Gempa Bumi yang Dahsyat dan Hujan Es yang Besar dari Malapetaka yang Dahsyat

Cawan ketujuh adalah gempa bumi yang dahsyat dan hujan es yang besar dari malapetaka yang dahsyat (Why. 16:17-21).

a) Kota Yerusalem dan Kota-kota Bangsa-bangsa Runtuh

Kota Yerusalem dan semua kota bangsa-bangsa akan runtuh (Why. 16:19a).

b) Babel Besar Materi, Kota Roma, Dihancurkan

Babel besar materi, Kota Roma, akan dihancurkan (Why. 16:19b).

c) Setiap Pulau Lenyap dan Gunung-gunung Tidak Ditemukan Lagi

Setiap pulau akan lenyap, dan gunung-gunung tidak akan ditemukan lagi (Why. 16:20).

d) Berat Setiap Batu Es Adalah Satu Talenta

Berat setiap batu es adalah satu talenta (Why. 16:21). Satu talenta sama dengan kira-kira seratus pon.

(Semua butir positif dan negatif dari sangkakala ketujuh di atas terjadi pada masa yang sama, yaitu, akhir kesusahan besar).

b. Mengikat dan Memenjarakan Iblis di Jurang Tak Berdasar Selama Seribu Tahun

Segi negatif dari sangkakala ketujuh juga mencakup pengikatan dan pemenjaraan Iblis di jurang tak berdasar selama seribu tahun (Why. 20:1-3). Setelah Antikristus dikalahkan, Iblis akan diikat dan dipenjarakan untuk membersihkan pemberontakan di bumi sehingga Kerajaan Kristus dapat datang (Why. 20:4-6).

c. Pelemparan "Kambing-kambing"

yang Menyembah Antikristus dan Tidak Menerima Injil Kekal, ke Dalam Lautan Api

Butir lainnya pada segi negatif dari sangkakala ketujuh adalah pelemparan "kambing-kambing" yang menyembah Antikristus dan tidak menerima Injil kekal, ke dalam lautan api (Why. 14:6-7, 9-11; Mat. 25:31-33, 41-46a). Ini akan terjadi setelah bangsa-bangsa dikumpulkan dan dihakimi di takhta kemuliaan Kristus.

M. BUTIR-BUTIR SELANJUTNYA JUGA TERJADI

SELAMA TIGA SETENGAH TAHUN KESUSAHAN BESAR

1. Pada Permulaan Tiga Setengah Tahun Kesusahan Besar,

Iblis dan Malaikatnya Dilemparkan ke Bumi dan Menganiaya "Perempuan" Itu

Pada permulaan tiga setengah tahun kesusahan besar, Iblis dan malaikatnya akan dilemparkan ke bumi dan akan menganiaya "perempuan" itu, yang terdiri atas mayoritas kaum beriman, (orang-orang yang masih hidup, dan memiliki kesaksian Yesus dan bangsa Yahudi yang memelihara perintah-perintah Allah), sampai akhir kesusahan besar (Why. 12:9, 12-13, 15-17).

2. Kaum Beriman yang Masih Hidup, "Perempuan" Itu,

Dijaga dan Dipelihara Selama Seribu Dua Ratus Enam Puluh Hari

Kaum beriman yang masih hidup, "Perempuan" itu, akan dijaga dan dipelihara selama seribu dua ratus enam puluh hari, yaitu, tiga setengah tahun kesusahan besar, di tempat yang disediakan oleh Allah, di mana mereka akan mengemban kesaksian Yesus (Why. 12:6, 14, 17). Para pemenang akan diangkat, dan mayoritas orang kudus yang hidup akan ditinggalkan untuk melalui kesusahan besar. Tetapi Allah dalam belas kasihan-Nya akan membawa mereka ke tempat yang disediakan oleh Dia, "Padang belantara," di mana mereka akan dipelihara sampai kesusahan besar berlalu kemudian mereka akan diangkat ke parousia (kehadiran) Kristus di angkasa. Saya percaya bahwa karena kesaksian mereka, ada orang yang akan percaya kepada Tuhan Yesus. Kesaksian mereka tidak akan sia-sia. Kata "dipelihara" berarti mereka akan digembalakan dan dipelihara oleh Tuhan dan dipelihara dari malapetaka kesusahan besar.

3. Antikristus, sebagai Binatang yang Keluar dari Laut,

Memberontak Melawan Allah dan Menganiaya Orang-orang Kudus

Selama Empat Puluh Dua Bulan, Selama Kesusahan Besar,

dan Nabi Palsu, sebagai Binatang Lainnya yang Keluar dari Bumi,

Bekerja Sama dengan Antikristus

Antikristus, sebagai binatang yang keluar dari laut, akan memberontak melawan Allah dan menganiaya orang-orang kudus selama empat puluh dua bulan, selama kesusahan besar (Why. 13:1-10). Laut ini adalah Laut Tengah, dari situlah Antikristus datang. Dalam Wahyu 9:11; 11:7; dan 17:8, dikatakan bahwa Antikristus akan keluar dari jurang tak berdasar. Ini menunjukkan bahwa laut adalah mulut jurang tak berdasar, sebab jurang tak berdasar berada dalam jantung bumi (Rm. 10:7; Mat. 12:40), dan laut itu berada di atas bumi. Antikristus adalah orang yang sangat kejam, jahat, dan luar biasa. Rohnya, yang berada dalam jurang tak berdasar sebelum ia dilahirkan, akan keluar dari jurang maut (lihat catatan 81, 101, dan 111 dalam Wahyu 17, Versi Pemulihan). Tubuhnya akan datang dari bangsa kafir di sekitar Laut Tengah. Dalam gambaran alkitabiah daratan melambangkan bangsa Israel, dan laut melambangkan bangsa kafir (Why. 17:15).

Nabi palsu, sebagai binatang lainnya yang keluar dari bumi, akan bekerja sama dengan Antikristus dan membujuk bangsa-bangsa di bumi untuk menyembah Antikristus dan patungnya, dan siapa pun yang tidak menyembahnya akan dibunuh (Why. 13:11-18). Binatang ini akan "keluar dari bumi". Karena bumi, daratan, melambangkan bangsa Israel, "binatang lain" ini, nabi palsu, akan datang dari bangsa Yahudi. Dia mungkin Yudas Iskariot (Yoh. 6:70-71), karena setelah dia mati dia pergi ke "tempatnya sendiri" (Kis. 1:25), bukan kepada "leluhurnya" seperti yang lainnya (Kej. 25:17; 35:29).

4. Malaikat Lain Terbang di Angkasa

dan Memberitakan Injil yang Kekal kepada Orang-orang yang di Bumi

Malaikat yang lain akan terbang di angkasa dan memberitakan Injil kekal kepada orang-orang yang di bumi bahwa mereka harus takut akan Allah, memuliakan-Nya, dan menyembah-Nya sebagai Pencipta langit, bumi, laut, dan semua mata air. Pada penghakiman Kristus di takhta kemuliaan-Nya, orang-orang yang menerima Injil kekal ini akan dianggap sebagai "domba" dan akan masuk ke dalam Kerajaan Seribu Tahun menjadi rakyatnya, dan mereka yang tidak menerima Injil ini akan dianggap sebagai "kambing-kambing" dan akan dilemparkan ke dalam lautan api (Why. 14:6-7; Mat. 25:31-46).

5. Malaikat Lain Menyusul dan Mengumumkan Kejatuhan Babel Besar Agamawi

pada Awal Tiga Setengah Tahun Kesusahan Besar

Malaikat lain akan menyusul dan mengumumkan kejatuhan Babel besar agamawi pada awal tiga setengah tahun kesusahan besar (Why. 14:8).

6. Yang Lain, Malaikat yang Ketiga, Menyusul Dua yang Pertama

dan Mengingatkan Orang-orang Selama Kesusahan Besar

untuk Tidak Menyembah Antikristus dan Patungnya,

supaya Mereka Tidak Disiksa di Dalam Lautan Api

Yang lain, malaikat yang ketiga, akan menyusul dua yang pertama dan mengingatkan orang-orang selama kesusahan besar untuk tidak menyembah Antikristus dan patungnya, supaya mereka tidak disiksa di dalam lautan api. Ini akan menguji ketekunan orang-orang kudus: bangsa Yahudi yang memelihara perintah Allah, dan kaum beriman, yang memelihara iman dari Yesus (Why. 14:9-12).

7. Kaum Beriman, Para Pemenang yang Belakangan,

Yang Menang atas Penyembahan terhadap Antikristus dan Patungnya

dan Akan Dibangkitkan dan Diangkat ke Angkasa Melampaui Lautan Api,

Dilambangkan dengan Lautan Kaca, Menyanyikan Nyanyian Musa dan Nyanyian Anak Domba yang Memuji Allah dan Memuliakan Nama-Nya

Kaum beriman, para pemenang yang belakangan, yang menang atas penyembahan terhadap Antikristus dan patungnya dan akan dibangkitkan dan diangkat ke angkasa melampaui lautan api, dilambangkan dengan lautan kaca, menyanyikan nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba yang memuji Allah dan memuliakan nama-Nya (Why. 15:2-4).

N. DALAM DANIEL 12:11-12

DISEBUTKAN SERIBU DUA RATUS SEMBILAN PULUH HARI

DAN SERIBU TIGA RATUS TIGA PULUH LIMA HARI

Dalam Daniel 12:11-12 disebutkan seribu dua ratus sembilan puluh hari dan seribu tiga ratus tiga puluh lima hari. Seribu dua ratus sembilan puluh hari mengacu kepada waktu sejak Antikristus menghentikan kurban dan persembahan dan menggantinya dengan berhala-berhala sampai akhir dia membinasakan dan mencemarkan bait, yang akan berlangsung seribu dua ratus enam puluh hari lamanya (Dan. 12:11; Why. 11:2-3), ditambah tiga puluh hari untuk membersihkan Bait yang tercemar. Bangsa Israel perlu tiga puluh hari untuk membersihkan bait yang rusak dan cemar itu. Seribu tiga ratus tiga puluh lima hari, adalah empat puluh lima hari lebih dari seribu dua ratus sembilan puluh hari, dan keempat puluh lima hari itu adalah untuk mempersiapkan pelayanan imam untuk persembahan dan kurban, sehingga berkat dari persembahan dan kurban dapat dipulihkan untuk bangsa Israel. Daniel 12:2 mengatakan, "Berbahagialah orang yang tetap menantikan dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari." Yoel 2:14 mengatakan, "Siapa tahu, ia mungkin berbalik dan menyesal, dan ditinggalkannya berkat, menjadi kurban sajian dan kurban curahan bagi Yehova Allahmu" (ASV). Menurut ayat ini, berkat adalah persembahan-persembahan. Berdasarkan ayat ini, dapat dikatakan bahwa empat puluh lima hari adalah untuk mempersiapkan pelayanan imam untuk memulihkan persembahan kurban-kurban yang selalu menjadi berkat besar bagi bangsa Israel.