NUBUAT-NUBUAT PENDORONG (4)
Pembacaan Alkitab:
Za. 12:1-9; 14:1-7, 12-15
Kristus yang disingkapkan dalam kitab Zakharia adalah Kristus yang secara intim terlibat dengan sejarah manusia. Enam pasal pertama mewahyukan bahwa Dia terlibat dengan Kekaisaran Persia, dan enam pasal terakhir mewahyukan Dia yang terlibat dengan Kekaisaran Yunani dan Kekaisaran Romawi. Seperti yang akan kita lihat, inti nubuat-nubuat dalam pasal sembilan sampai sebelas adalah Kristus sebagai Mesias yang ditolak. Dalam pasal duabelas sampai empatbelas, Kristus disingkapkan sebagai Mesias yang kembali untuk bertakhta sebagai Raja bukan saja bagi orang Israel tetapi atas seluruh dunia. Kedatangan-Nya kali pertama, digambarkan dalam Zakharia 9---11, adalah merendah dan intim; kedatangan-Nya kembali, digambarkan dalam Zakharia 12---14, akan dengan kekuatan dan kekuasaan.
Zakharia 12---14 meliput nubuat mengenai nasib Israel dalam tiga perkara: dalam perang besar Harmagedon (12:1-9; 14:1-7, 12-15), dalam keselamatan seisi keluarga Israel (12:10---13:9), dan dalam milenium (14:8-11, 16-21). Dalam berita ini kita akan membahas nubuat pendorong mengenai nasib Israel dalam perang besar Harmagedon. Bagaimanapun, pertama-tama saya mau memberikan perkataan mengenai makna roh manusia seperti yang diwahyukan dalam 12:1.
Ayat ini mengatakan, “Ucapan ilahi. Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia.” Langit untuk bumi, bumi bagi manusia, dan manusia yang diciptakan Allah dengan roh sehinga dia dapat berkontak dengan Allah, menerima Allah, memperhidupkan Allah, menggenapkan tujuan Allah bagi Allah, dan menjadi satu dengan Allah. Ayat yang sangat menakjubkan seperti ini ada dalam kitab Perjanjian Lama yang menyingkapkan Kristus yang terlibat dengan sejarah dan politik manusia. Ini menunjukkan bahwa dalam ekonomi-Nya Allah merencanakan untuk memiliki Kristus sebagai sentralitas dan universalitas pergerakan-Nya di bumi. Allah yang sejati, Dia akan berkuasa atas seluruh umat manusia, mengatur situasi dunia dari zaman ke zaman selama ribuan tahun. Bagi umat pilihan-Nya, yang akan memperhatikan Dia sebagai Pencipta dan sebagai Penebus, ada keperluan bagi-Nya untuk menciptakan suatu penerima sehingga mereka dapat memiliki kemampuan untuk menerima semua yang telah direncanakan Allah bagi Kristus. Kristus adalah ajaib, tetapi bila kita tidak memiliki roh, bagaimanakah kita dapat menerima-Nya? Hari ini setiap lingkungan masyarakat, orang-orang tidak melatih rohnya. Bahkan dalam lingkungan agama, perkara roh insani diabaikan atau bahkan ditentang dan disangkal. Bila kita mengabaikan roh insani kita, tidak ada cara untuk mengontaki Allah.
Dalam Yohanes 4:24 Tuhan Yesus mengatakan secara jelas bahwa Allah adalah Roh dan siapa saja yang menyembah Dia harus menyembahnya dalam roh. Ini adalah prinsip dasar. Menyembah Allah adalah hanya mengontak Allah, untuk menerima Allah, menikmati Allah, dan mengalami Allah. Bagaimanapun, sangat sedikit di antara umat manusia hari ini mengenal bahwa Allah adalah Roh dan bahkan kita yang telah diciptakan Allah dengan memiliki roh. Allah telah menentukan bahwa kita harus mengontak Dia dan menerima Dia melalui melatih roh insani kita.
Dalam penciptaan Allah ada beberapa prinsip. Sebagai contoh, bila kita ingin melihat perbedaan warna, kita harus menggunakan mata kita. Andaikata saya buta. Dapatkah saya mendengar warna? Dapatkah saya mencium warna? Tentu saja tidak! Agar dapat melihat warna, kita harus menggunakan organ yang tepat. Prinsip ini adalah sama dalam hubungannya kita dan Allah. Allah adalah sejati, namun beberapa menentang dengan mengatakan bahwa tidak ada Allah. Sesungguhnya, bila kita tidak melatih roh kita, tentu saja tidak ada Allah bagi kita. Kita tidak dapat menjamah Allah oleh alat tubuh pisik kita. Tak ada yang dapat kita menyadari Dia oleh mentalitas kita, oleh pikiran kita, semua ini bukan organ yang tepat untuk mengontaki Allah. Allah adalah Roh. Bila kita akan menyembah Dia, mengontaki Dia dan menerima Dia, kita harus melatih roh kita. Terima kasih Allah bahwa dalam penciptaan-Nya Dia membuat tiga hal penting, perkara penting yang sama---langit, bumi, dan roh kita. Roh kita, adalah yang sangat penting, utama, seperti langit dan bumi.
Zakharia adalah satu kitab yang menyingkapkan Kristus sebagai inti dan lingkaran Allah, namun Kristus ini secara intim terlibat dengan sejarah manusia. Bukan saja setiap orang dapat mengenal Persona ini, tetapi umat pilihan Allah yang menyadari bahwa mereka memiliki roh dapat mengenal Dia. Dalam membaca kitab Zakharia dan mengontaki Kristus yang diwahyukan dalam kitab ini, kita pertama-tama harus mengenal bahwa kita memiliki roh. Kemudian kita perlu melatih roh kita untuk berdoa, mengatakan, “Tuhan, aku mau mendapatkan Kristus yang disingkapkan dalam Zakharia.” Bila kita melatih roh kita dalam cara ini, kita akan merasakan sesuatu yang hidup menjamah kedalaman batin kita. Inilah mengapa ada dalam kitab ini satu ayat seperti 12:1, satu ayat yang menyuruh kita untuk sangat memperhatikan penerima di dalam kita, roh insani kita, sehingga kita dapat menerima Kristus yang diwahyukan dalam kitab Zakharia.
Tujuan Allah adalah agar kita menerima Kristus. Namun, Kristus itu koplek dalam seluruh apa adanya Dia. Dia adalah almuhit, karena Dia begitu banyak item. Lebih jauh lagi, Kristus yang almuhit ini terlibat dengan sejarah, politik, dan pemerintah-pemerintah. Bagaimanakah kita dapat mengerti Persona sedemikian ini? Hanya satu cara, setelah membaca dan mempelajari, memalingkan diri kita untuk berdoa. Ketika kita memalingkan diri kita untuk berdoa, kita melatih roh kita. Pada saat itu, Kristus membagikan diri-Nya ke dalam kita. Inilah dispensi surgawi dan ilahi. Melalui dispensi ini kita menerima Kristus sebagai hayat kita, terang kita, kesabaran kita, kasih kita, segala sesuatu kita.
Walaupun Zakharia seorang pemuda, dia mengenal rahasia untuk mengontak Allah untuk menerima apa yang telah Allah wahyukan. Kita semua perlu belajar darinya untuk melatih roh kita untuk menerima Allah dan menerima apa yang telah Dia wahyukan.
Sekarang mari kita maju untuk membahas nubuat dalam pasal duabelas.
IV. NUBUAT MENGENAI NASIB ISRAEL DALAM PERANG BESAR HARMAGEDON, DALAM KESELAMATAN SEISI KELUARGA MEREKA DAN DALAM MILENIUM
A. Dalam Perang Besar Harmagedon
Pasal duabelas dan empatbelas memperlihatkan kepada kita banyak aspek dari nasib Israel dalam perang besar Harmagedon.
1. Perang Terbesar di antara Umat Manusia
Perang Harmagedon akan menjadi perang terbesar di antara umat manusia. Ini akan mengakhiri pemerintahan manusia di atas bumi pada akhir kesusahan besar yang akan datang, dalam waktu yang singkat akan menyelesaikan zaman ini.
2. Perang pada Akhir Kesusahan Besar
Perang ini akan terjadi pada akhir kesusahan besar tiga setengah tahun (Mat. 24:21; Dan. 7:25; 12:7; Why. 11:2; 13:5).
3. Perang yang Dimotivasi oleh Antikristus
Perang Harmagedon akan menjadi perang yang dimotivasi oleh Antikristus untuk menghancurkan Israel (Why. 16:12-16; 9:13-16; 19:19).
4. Peperangan oleh Satan melalui Pengikut-pengikutnya
Walaupun perang ini akan dimotivasi oleh Antikristus, ini akan menjadi peperangan oleh Satan melalui pengikut-pengikutnya melawan Allah dengan kaum saleh-Nya (Why. 16:13-14; 17:14; 19:14; Za. 14:5b). Satan memiliki pengikut-pengikutnya, dan Allah memiliki kaum saleh-Nya. Selama ribuan tahun, Satan telah melatih alat-alatnya untuk mendapatkan orang bagi tentaranya. Allah juga telah menggarap untuk mempersiapkan umat pilihan-Nya untuk menjadi tentara-Nya. Akhirnya, pada perang besar Harmagedon, akan ada dua tentara---tentara bumiah Satan dan tentara surgawi Allah.
5. Peperangan oleh Antikristus bersama Pengikut-pengikutnya Secara Langsung Memerangi Kristus bersama Para Pemenang-Nya
Perang Harmagedon akan menjadi peperangan oleh Antikristus bersama pengikut-pengikutnya secara langsung memerangi Kristus bersama para pemenang-Nya (Why. 19:19. 11, 14; 17:14). Antikristus, perwujudan Satan, akan menjadi pemimpin tentara Satan, dan Kristus, perwujudan Allah, akan menjadi Pemimpin tentara Allah. Karena itu, di satu pihak, ini akan menjadi perang yang jahat; di pihak lain, ini akan menjadi perang ilahi. Dalam perang ilahi ini, Kristus akan menghancurkan Antikristus “dengan menghembuskan nafas dalam mulut-Nya” dan membawa dia untuk ditiadakan “oleh manifestasi kedatangan-Nya” (2 Tes. 2:8). Inilah persenjataan Kristus yang akan digunakan untuk menghancurkan Antikristus.
6. Perang yang akan Menjadi Gilingan Anggur Besar Murka Allah, Diinjak-injak oleh Kristus
Perang ini akan menjadi gilingan anggur besar murka Allah, diinjak-injak oleh Kristus pada kedatangan-Nya kembali untuk menghakimi dunia (Why. 14:17-20; Yes. 63:1-6). Sangat banyak orang jahat yang membenci Allah akan bergabung dengan Antikristus dalam peperangan melawan Allah. Ketika orang-orang jahat ini berkumpul ke Harmagedon, mereka sesungguhnya akan menjadi anggur untuk diinjak-injak oleh Allah dalam gilingan murka-Nya. Membawa tentaranya dan begitu banyak orang jahat bersama-sama, Antikristus sebenarnya akan mengerjakan pekerjaan bagi Allah.
7. Bangsa-bangsa yang Berbagian
Dikumpulkan Juga oleh Allah Yehova
Bangsa-bangsa yang akan berbagian dalam perang internasional ini menyerang Yerusalem akan dikumpulkan juga oleh Allah. Setengah penduduk kota Yerusalem akan dibawa ke penawanan, sedangkan orang-orang yang tersisa akan diusir dari kota itu (Za. 14:2). Dalam rahmat-Nya Allah masih akan melindungi setengah umat pilihan-Nya.
8. Yehova Membuat Yerusalem sebuah Pasu Pembuat Pening dan Batu Pemberat bagi Semua Bangsa
yang Mengepung
Yehova akan membuat Yerusalem sebuah pasu pembuat pening dan batu pemberat bagi semua bangsa yang mengepung, yaitu, bagi tentara Antikristus dan semua orang jahat yang bersama dia. Allah menyebabkan kuda-kuda mereka bingung dan buta dan penungang-penungganya menjadi gila (12:2-4). Yerusalem akan memerlukan penjagaan ilahi bukan hanya melawan Antikristus dan tentaranya tetapi juga melawan Satan dan iblis-iblis dan roh-roh jahat. Kita mungkin tidak tahu bagaimana Allah akan membuat Yerusalem sebuah pasu pembuat pening dan batu pemberat, tetapi kita tahu bahwa Dia akan melakukan hal ini.
9. Yehova Menjebak Mereka Semua yang Mengepung Yerusalem selama Perang Ini
Yehova akan menjebak mereka semua yang mengepung Yerusalem selama perang Harmagedon. Daging mereka akan menjadi busuk, sementara mereka masih berdiri; mata mereka akan menjadi busuk dalam lekuknya dan lidah mereka akan menjadi busuk dalam mulut mereka. Maka pada waktu itu akan terjadi kegemparan besar dari pada Yehova di antara mereka, sehinga masing-masing memegang tangan temannya dan mengangkat tangannya melawan tangan temannya. Dan dikumpulkanlah harta benda segala bangsa di sekeliling mereka, yaitu emas, perak, dan pakaian dalam jumlah yang sangat besar. Tulah seperti itu akan menimpa kuda , bagal, unta, keledai dan segala hewan yang ada dalam perkemahan-perkemahan itu (14:12-15).
10. Yehova Semesta Alam akan menjadi Kekuatan Penduduk Yerusalem
Yehova semesta alam akan menjadi kekuatan penduduk Yerusalem dan akan membuat kaum-kaum Yehuda seperti anglo perapian di tengah-tengah tibunan kayu dan seperti suluh api di tengah-tengah timbunan bulir gandum; api keduanya akan menjilat ke kanan dan ke kiri segala bangsa di sekeliling, tetapi Yerusalem selanjutnya akan tetap tinggal di tempatnya yang dulu. Pertama-tama Yehova akan memberi kemenangan kepada kemah-kemah Daud dan penduduk Yerusalem jangan terlalu bermegah-megah terhadap Yehuda. Pada waktu itu Yehova akan melindungi penduduk Yerusalem, dan orang yang tersandung di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud, dan keluarga Daud akan menjadi seperti Allah, seperti Malaikat (Kristus) Allah yang mengepalai mereka. Maka pada waktu itu Aku akan berikhtiar untuk memusnahkan segala bangsa yang menyerang Yerusalem (12:5-9).
11. Yehova sebagai Kristus Datang
bersama Kaum Saleh-Nya
Zakharia 14:3-7 mewahyukan bahwa Yehova sebagai Kristus akan datang bersama kaum saleh-Nya dan keluar untuk berperang melawan Satan, yang diwujudkan dalam Antikristus, dan pengikut-pengikut-Nya, bangsa-bangsa.
a. Kaki Yehova sebagai Kristus Berdiri di Bukit Zaitun
Kaki Yehova sebagai Kristus akan berdiri pada hari itu di Bukit Zaitun, yang terletak di depan Yerusalem bagian timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan (ay. 4).
b. Penduduk Israel yang Tersisa Melarikan Diri
ke Lembah Gunung-gunung Yehova
Penduduk Israel yang tersisa melarikan diri ke lembah gunung-gunung Yehova (ay. 5).
c. Pada Hari itu Tidak Akan Ada Terang
Pada hari itu tidak akan ada terang; benda-benda penerang (matahari, bulan, dan bintang-bintang akan ditarik). Hari itu hanya akan diketahui oleh Yehova, demikian juga siang atau malamnya. Tetapi pada saat malam akan ada terang (ay. 6-7). Ini menunjukkan bahwa Allah akan mengganti banyak hal di dalam alam semesta untuk menghakimi manusia yang jahat dan menyelamatkan umat pilihan-Nya.