Daftar isi 2 Korintus · bab 19/174

Pembacaan Alkitab: 2 Kor. 2:1-17

Tulisan Paulus mengenai ministri perjanjian yang baru ini berada dalam satu

urutan yang baik. Pertama-tama ia memperlihatkan bahwa ministri perjanjian yang

baru ini menang dan berkhasiat. Ministri ini menang karena Kristus telah menang

dan mendapatkan kemenangan. Ministri ini menang juga karena para rasul telah

ditawan dan takluk kepada Kristus. Semua rasul yang sebermula telah ditaklukkan,

ditundukkan, dan ditawan oleh Kristus dan menjadi tunduk kepada-Nya. Pemberitaan

mereka adalah tanda ketundukan mereka. Lihatlah contoh Saulus dari Tarsus.

Betapa memberontaknya ia terhadap Tuhan Yesus, terhadap gereja, terhadap

administrasi Allah, dan terhadap ekonomi Perjanjian Baru Allah! Tetapi,

sekalipun ia telah begitu memberontak, ia telah ditaklukkan, ditundukkan, dan

ditawan. Kemudian ia menjadi sangat tunduk kepada Kristus hingga ia tidak ada

masalah dengan ekonomi Allah. Sebaliknya, ke mana saja ia pergi, ia memberitakan

ekonomi Perjanjian Baru Allah. Pemberitaan ini adalah satu bukti yang kuat bahwa

ia telah tunduk kepada pemerintahan dan administrasi Allah. Karena itu, Paulus

menjadi seorang tawanan Kristus yang tunduk. Ketundukannya adalah satu ekspresi

dari kemenangan Kristus.

Setiap tawanan dalam perarakan kemenangan Kristus adalah satu bukti dari

kemenangan Kristus. Perarakan ini merayakan kemenangan Kristus. Sewaktu para

rasul pawai dalam perarakan ini, mereka dapat berkata, "Hai orang Yahudi dan

orang Kafir, pandanglah kami dan sadarlah betapa menangnya Kristus ini." Inilah

konsepsi Paulus dalam 2:14. Sewaktu ia pergi melalui Efesus, Troas, dan

Makedonia, ia berada dalam perarakan kemenangan Kristus ini. Hari ini, Allah

juga sedang memimpin kita dalam satu perarakan kemenangan untuk merayakan

kemenangan Kristus. Kita semua adalah tawanan dalam perarakan ini. Kristus telah

menaklukkan kita, menundukkan kita, dan membuat kita menjadi tunduk kepada-Nya.

Puji Dia!

Ministri perjanjian yang baru ini bukan hanya menang, tetapi juga berkhasiat.

Ministri ini begitu berkhasiat hingga menghasilkan hayat kepada kehidupan, dan

bagi yang lainnya menghasilkan maut kepada kematian. Karena itu ministri ini

adalah perkara hayat dan maut.

Seperti yang telah kita tekankan, fungsi dari ministri perjanjian yang baru ini

adalah menulis, bahkan mengukir, surat-surat Kristus yang hidup. Dan kemampuan

ministri ini adalah Allah Tritunggal yang telah melalui proses sebagai Roh

pemberi-hayat. Kemuliaan ministri ini adalah pancarannya, ekspresinya.

Sumber: Pelajaran-Hayat 2 Korintus, Buku 1, Berita 7