← Daftar isi Yesaya · bab 1/54

KATA PENDAHULUAN

Pembacaan Alkitab:

Yes. 1:1; 2:1; 13:1; 15:1; 43:3; 49:26; 9:6; 7:14; 4:2; 53:2-3; 42:1-4; 53:7-12;

52:13; 40:10; 64:1; 9:1-7; 49:6; 12:2-3; 2:2-5; 11:6-9; 35:1-10; 30:26; 65:17

Kitab Yesaya adalah kitab pertama dari kitab nabi-nabi. Ministri Yesaya, yang dimulai pada tahun 760 SM, berakhir selama lebih dari enam puluh tahun. Ia melayani empat generasi raja-raja. Sejarah memberi tahu kita bahwa ia mati martir dengan cara yang sangat kejam yaitu digergaji menjadi dua bagian (Ibr. 11:37). Ia sangat setia.

Nubuat Yesaya mempunyai esens rohani, dan esensnya adalah ini: Kristus yang telah melalui proses bagi tujuan ilahi adalah sentralitas dan universalitas dari roda besar pergerakan Trinitas Ilahi bagi dispensi ilahi diri-Nya sendiri ke dalam umat pilihan-Nya. Meskipun istilah roda besar tidak ditemukan di dalam Yesaya, tetapi kitab ini sungguh membicarakan tentang roda besar pergerakan Trinitas Ilahi. Setiap kitab nubuat menyingkapkan satu bagian dari pergerakan universal Allah. Yehezkiel memakai kata roda untuk menggambarkan pergerakan universal Allah di bumi bagi penggenapan ekonomi kekal-Nya (Yeh. 1:15), sedangkan Yesaya mengambil pimpinan untuk menubuatkan tentang pergerakan Allah.

Kitab Yesaya penuh dengan aspek ekonomi kekal Allah. Kitab ini memperlihatkan kepada kita bagaimana Allah memilih satu umat, yaitu Israel, untuk menjadi umat pilihan-Nya dan umat yang dikasihi-Nya bagi penggenapan ekonomi kekal-Nya. Di sekeliling Israel ada bangsa-bangsa Kafir. Israel telah dipilih oleh Allah, dan bangsa-bangsa telah dikesampingkan oleh-Nya. Meskipun demikian, dalam pergerakan-Nya Allah tidak dapat mengabaikan bangsa-bangsa itu. Karena itu, baik Israel, umat pilihan Allah dan umat yang dikasihi-Nya, maupun bangsa-bangsa terlibat dalam nubuat Yesaya.

Tidaklah mudah bagi kita untuk mengenal kitab yang mana pun dari Alkitab. Dalam Perjanjian Baru, kitab yang paling sulit diselami dan dipahami adalah Efesus. Dalam Perjanjian Lama, kitab yang paling sulit diselami dan dipahami adalah Yesaya. Sebagai satu kitab tentang ekonomi Allah, Yesaya mempunyai penampilan, isi dan kedalaman-kedalamannya. Selain itu, kitab ini melibatkan penanggulangan Allah terhadap banyak bangsa untuk satu tujuan tertentu. Jadi, sulit bagi kita untuk masuk ke dalam kitab ini.

Kitab Yesaya yang mempunyai enam puluh enam pasal ini, adalah wakil dari Alkitab, yang mempunyai enam puluh enam kitab. Dalam berita-berita tentang kitab Yesaya ini, kita tidak akan meliput kitab ini pasal demi pasal dan ayat demi ayat, karena hal demikian akan membawa kita masuk ke dalam satu “hutan lebat.” Kita akan meliput Yesaya dengan cara pelajaran-hayat, yaitu bukan untuk pengetahuan atau teologi melainkan untuk hayat.

Cara yang paling baik untuk mempelajari Yesaya adalah mempelajari poin-poin rahasia dan misteri dari kitab ini. Banyak dari poin yang rahasia ini berhubungan dengan Kristus. Setiap aspek dari apa adanya Kristus dan apa yang telah dilakukan-Nya, yang sedang dilakukan-Nya dan yang akan dilakukan-Nya itu melibatkan satu rahasia. Beberapa dari rahasia ini ada di dalam Yesaya 7:14 dan 9:5; dan yang lainnya ada di dalam pasal lima puluh tiga. Dalam kitab ini, bahkan ada rahasia mengenai Babel. Bila kita masuk ke dalam semua poin rahasia dan misteri dalam Yesaya ini, maka seluruh kitab ini akan terbuka bagi kita.

I. KITAB YESAYA,

YANG ISINYA MENGENAI EKONOMI ALLAH DALAM KRISTUS,

ADALAH KITAB YANG MEMEGANG PERANAN PENTING

DI ANTARA SEMUA KITAB NABI-NABI

Kitab Yesaya, yang isinya mengenai ekonomi kekal Allah dalam Kristus, adalah kitab yang memegang peranan penting di antara semua kitab nabi-nabi. Kitab ini adalah penglihatan yang dilihat oleh Yesaya (1:1), dan firman yang dinyatakan kepada Yesaya (2:1), dan beban yang dinyatakan kepada Yesaya (13:1; 15:1). Penglihatan, firman, dan beban dalam Yesaya berkenaan dengan ekonomi kekal Allah dalam Kristus, yang diliput sepenuhnya dalam kitab ini.

II. SUBYEKNYA

Subyek kitab Yesaya adalah keselamatan Yehova melalui Kristus yang berinkarnasi, tersalib, bangkit, terangkat dan datang kembali. Ini bukan hanya keselamatan Allah; melainkan adalah keselamatan Yehova, yaitu, keselamatan dari Bapa, Putra, dan Roh. Ini adalah keselamatan yang penuh, keselamatan yang menyeluruh.

Isi kitab Yesaya adalah: Penanggulangan Allah dalam kasih terhadap umat Israel yang dikasihi-Nya dan penghakiman-Nya yang adil terhadap bangsa-bangsa yang membawa masuk Kristus, sang Penyelamat (43:3; 49:26), yang adalah Allah (9:5) berinkarnasi menjadi manusia (7:14), memiliki sifat ilahi dan sifat insani (4:2), hidup di bumi ini (53:2-3; 42:1-4), tersalib (53:7-10a, 12), bangkit (53:10b-11), terangkat (52:13), dan datang kembali (40:10; 64:1) untuk memenuhi keperluan umat pilihan Allah dan bangsa-bangsa (9:1-7; 49:6) dalam keselamatan Allah yang almuhit (12:2-30), agar pemulihan atas segala sesuatu (2:2-5; 11:6-9; 35:1-10; 30:26) dapat dibawa masuk, yang akan rampung dalam langit baru dan bumi baru sampai selama-lamanya (65:17). Maka, isi kitab Yesaya ini mencakup seluruh ekonomi Perjanjian Baru Allah, dari inkarnasi sampai langit baru dan bumi baru, dengan latar belakang Perjanjian Lama tentang penanggulangan Allah terhadap Israel dan penghakiman-Nya atas bangsa-bangsa.

III. POKOK PIKIRANNYA

Pokok pikiran kitab Yesaya adalah: Kristus adalah Allah yang berinkarnasi dalam keinsanian untuk menjadi Penyelamat manusia, agar seluruh alam semesta yang telah diciptakan Allah, dan yang telah jatuh ini, dapat dipulihkan dan rampung dalam langit baru dan bumi baru sampai selama-lamanya. Kitab ini, seperti Perjanjian Baru, meliput semua hal yang telah ditentukan oleh Allah menurut ekonomi-Nya dari awal sampai pada akhirnya. Awalnya adalah inkarnasi dan akhirnya adalah langit baru dan bumi baru. Perjanjian Baru dimulai dengan inkarnasi dan kelahiran Kristus dan berakhir dengan langit baru dan bumi baru. Karena Yesaya meliput perkara-perkara yang sama, maka sekali lagi kita melihat bahwa kitab Yesaya adalah wakil dari seluruh Alkitab, terutama Perjanjian Baru.

IV. BAGIAN-BAGIANNYA

Kitab Yesaya memiliki lima bagian.

A. Keselamatan Yehova terhadap Umat yang Dikasihi-Nya

dan terhadap Bangsa-bangsa

Bagian pertama, yang mencakup dua belas pasal yang pertama, adalah keselamatan Yehova terhadap umat yang dikasihi-Nya dan terhadap bangsa-bangsa.

B. Penghakiman Yehova atas Bangsa-bangsa

Bagian kedua mencakup pasal tiga belas sampai dua puluh tiga. Bagian ini berkenaan dengan penghakiman Yehova atas bangsa-bangsa yang menyingkapkan persatuan Satan dengan bangsa-bangsa, dan memperlihatkan kedaulatan Yehova memerintah atas bangsa-bangsa, yang menguntungkan Israel yang dikasihi Yehova, dan menyediakan Kristus yang ajaib sebagai Penyelamat untuk memenuhi keperluan Israel yang dikasihi-Nya dan keperluan bangsa-bangsa yang dihakimi. Bagian ini mewahyukan bahwa tindakan Allah dalam ekonomi-Nya terlebih dulu akan menguntungkan Israel kemudian akan membawa masuk Kristus yang ajaib untuk memenuhi keperluan setiap situasi. Dengan menggenapkan ekonomi Allah, Kristus akan memenuhi keperluan Allah, dan dalam keselamatan-Nya Dia akan memenuhi keperluan manusia. Kita harus menyimpan poin-poin ini dalam pikiran kita sewaktu kita membawa Yesaya.

C. Hasil dari Penanggulangan Yehova terhadap Israel yang Dikasihi-Nya

Pasal dua puluh empat sampai pasal tiga puluh lima mewahyukan bahwa penanggulangan Yehova terhadap Israel yang dikasihi-Nya itu menghasilkan kebangunan Israel dan berpalingnya Israel kepada Allah serta membawa masuk Kristus dengan pemulihan atas segala sesuatu.

D. Satu Teladan tentang Orang Mencari Yehova dan Bersandar kepada-Nya

Dalam bagian yang keempat (ps. 36-39) kita memiliki satu teladan (Raja Hizkia) dari orang yang mencari Yehova dan bersandar kepada-Nya.

E. Hamba Yehova dan Keselamatan yang Dibawa Masuk oleh-Nya

Bagian yang terakhir (ps. 40-66) berkenaan dengan Hamba Penyelamat dan keselamatan yang dibawa masuk oleh-Nya bagi Israel dan bangsa-bangsa, dengan pemulihan atas segala sesuatu, yang rampung dalam langit baru dan bumi baru.